TRIBUNNEWSWIKI.COM - Film horor Indonesia berjudul Kafir: Bersekutu dengan Setan akan tayang malam ini nanti, Kamis (17/12/2020), pukul 21.30 WIB di Trans7.
Kafir: Bersekutu dengan Setan merupakana film yang melibatkan artis-artis seperti Putri Ayudya, Sujiwo Tejo, Indah Permatasari, Rangga Azof, dan Nadya Arina.
Meskipun juga diperkuat oleh Sujiwo Tejo yang juga berperan sebagai tokoh dukun, film ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan film Kafir tahun 2002.
Film horor ini pertama kali tayang pada 2 Agustus 2018.
Azhar Kinoi Lubis dipercayakan untuk menjadi sutradara film Kafir: Bersekutu dengan Setan.
Baca: Sinopsis Gods of Egypt, Pemberontakan Budak pada Penguasa Takhta Mesir Kuno, Malam Ini di TransTV
Baca: Sinopsis Johnny English, Mr Bean Alih Peran Jadi Detektif Konyol, Malam Ini di GTV Pukul 23.00 WIB
Pengambilan syuting dilakukan di Banyuwangi, Jember, dan Bromo selama satu bulan penuh.
situs IMDb memberinya rating 7 dari 10.
Sinopsis Kafir: Bersekutu dengan Setan
Suatu ketika saat sedang makan malam, Herman tiba-tiba mengeluh kesakitan.
Sesaat sebelum meninggal, mulutnya memuntahkan beling kaca.
Pasca kematian Bapak, keluarga kecil tersebut mulai terusik.
Sang Ibu, Sri merasa terus mendapat teror-teror gaib dan menangis merasa tidak nyaman tinggal di rumah.
Dari hari ke hari, sikapnya pun mulai aneh dan seringkali teriak-teriak ketakutan.
Merasa butuh pertolongan, Sri pun pergi menemui seorang dukun yang bernama Jarwo.
Si bungsu Dina pun ikut terbawa-bawa menelusuri misteri yang pelan-pelan merasuki ibunya.
Sementara sang kakak, Andi, justru sedang sibuk bercinta dengan kekasih barunya dan mencoba tidak terbawa-bawa dengan keluhan sang adik.
Pertentangan terjadi, ketika Andi merasa bahwa hal-hal mistis yang terkait dengan dukun sebenarnya bukanlah hal nyata.
Sementara itu, Dina, mencoba memecahkan misteri-misteri tersebut melalui sebuah foto rahasia yang sengaja disimpan oleh ibunya, Sri.
Kemudian, Jarwo, dukun di kampung mereka tiba-tiba mati secara misterius dan rumahnya hangus terbakar.
Seketika itu Andi dan Dina pun berusaha mencegah agar kejadian yang menimpa Bapak tidak menimpa Ibu.