Update Banjir di Medan: 5 Orang Tewas, Ratusan Rumah Terendam Lumpur

Sejumlah korban lainnya dilaporkan hanyut dan belum berhasil ditemukan sampai Jumat petang.


zoom-inlihat foto
banjir-di-medan-5656464.jpg
Kompas.com / Istimewa
Sejumlah korban lainnya dilaporkan hanyut dan belum berhasil ditemukan sampai Jumat petang., FOTO: Sejumlah warga dievakuasi oleh personil Brimob Polda Sumut bersama warga lainnya di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun pada Jumat (4/12/2020). Banjir di Sungai Deli membuat ribuan rumah terendam banjir.


"Semua sudah terendam dan gak ada yang bisa diselamatkan. Kalau kerugian saya hanya mobil merek Agya," sambil menunjuk mobil yang tengah diderek itu.

Atas kejadian tersebut, Nora berharap tidak terulang lagi.

Dia mengharapkan pemimpin ke depan dapat mengatasi persoalan banjir hingga tidak mengakibatkan korban.

Nora juga mendoakan seluruh warga yang terdampak diberikan kesehatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

"Semoga ini untuk terakhir kalinya kejadian di sini. Semoga juga warga komplek sini baik-baik saja dan selamat, yang penting diri udah selamat, kalau harta bisa dicari," pungkasnya.

SAR Kesulitan

Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono menyebutkan bahwa awalnya tim evakuasi kesulitan untuk menembus ke lokasi banjir karena ketinggian air.

"TIM pada saat awal menerima informasi pada 00.20 WIB, memang ketinggian sangat tinggi bahkan di jalan raya saja sudah satu meter. Ketinggian di dalam lokasi banjir hingga 4 sampai 6 meter. Sampai ke lokasi kita harus pakai perahu rafting Basarnas, Polri dan Arhanud," tuturnya.

Ia mengakui bahwa tim evakuasi kurang menguasai lokasi banjir sehingga rawan.

"Menjangkau ke lokasi agak sulit, tim tidak menguasai medan. Risiko rafting sangat rentan," tuturnya.

Hisar menuturkan perkiraan ada total 500 keluarga yang terkena bencana ini.

"Ini di Perumahan De Flamboyan, taffsiran 500 KK, karena dari 1 jam yang lalu enggak ada berhentinya telepon saudara-saudara dari luar Medan juga. Diprediksi 500 KK, perumahan itu aja," tuturnya.

Ia menerangkan bahwa penyebab banjir ini karena tanggul yang jebol di Sungai Tanjung Selamat aliran Sungai Belawan.

"Ini akibat tanggul jebol di Sungai Belawan alirannya. Dua tahun lalu udah pernah jebol cuma ini beda karena setiap telfon itu seluruh yang kena dampak itu minta tolong," tuturnya.

Saat ini ia menjelaskan tim Basarnas masih mengevakuasi warga. Dan hingga saat ini belum ada korban jiwa.

"Sementara belum ada info korban jiwa, katanya ketinggian air 2 meter. Saya dapatkan langsung dari tim 2-3 meter tinggi airnya. Saat ini warga semua mengungsi, masih proses evakuasi. Sudah ada yang naik ke atap. Sementara negatif korban jiwa," pungkas Hisar.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar/TribunMedan)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul NGERINYA Banjir di Tanjung Selamat, Mobil sampai Nyangkut di Pagar, Ini Foto-Foto Mobil Terendam





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved