TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto marah besar dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang selama ini menjadi orang kepercayaannya.
Kasus korupsi benih lobster yang menyeret Edhy membuat amarah Prabowo meledak.
Hal itu diungkapkan oleh sang adik, Hashim Djojohadikusumo, dalam sebuah konferensi pers yang sedianya bertujuan mengkarifikasi bahwa perusahaan Hashim tak mendapat izin ekspor dari Edhy.
Namun dalam konferensi pers yang berlangsung di salah satu kafe di Jakarta Utara itu, Hashim justru blak-blakan menceritakan kemarahan kakaknya kepada Edhy Prabowo yang merupakan eks ajudan pribadi sekaligus orang kepercayaan Prabowo.
Saking murkanya kepada Edhy, Prabowo menyebut Menteri Kelautan dan Perikanan itu sebagai anak yang ia pungut dari selokan namun kini mengkhianatinya.
Baca: Gerindra Minta Maaf pada Jokowi dan Maruf Amin Atas Penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo
“Pak Prabowo sangat marah, sangat kecewa, ia merasa dikhianati,” ungkap Hashim sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (4/12/2020).
"I picked him up from the gutter, and this is what he does to me (saya memungutnya dari selokan, dan sekarang ini yang dia (Edhy Prabowo) lakukan kepada saya)."
Tutur Hashim menirukan ucapan Prabowo saat menyatakan kemarahannya kepada Edhy.
Orang kepercayaan Prabowo
Kemarahan Prabowo kepada Edhy Prabowo bukan tanpa alasan.
Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut dulunya merupakan orang yang sangat dipercaya mantan Danjen Kopassus itu sebagai ajudan pribadi.
Edhy bahkan pernah mengaku sebagai tukang pijat Prabowo untuk menunjukkan kedekatannya dengan mantan Pangkostrad itu.
Kedekatan Edhy dengan Prabowo bahkan telah terjalin saat Prabowo masih berpangkat perwira menengah di TNI, yakni letnan kolonel.
Edhy yang baru saja dikeluarkan dari kedinasan TNI akhirnya ditampung oleh Prabowo.
Tak tanggung-tanggung, Prabowo bahkan menyekolahkan Edhy di Universitas Moestopo.
Tahu bakat Edhy sebagai juara silat nasional, Prabowo pun tak mau menyia-nyiakannya.
Ia lantas memfasilitasi Edhy untuk berlatih silat secara rutin setiap pekan.
Hingga akhirnya Edhy benar-benar menjadi orang dekat dan kepercayaan Prabowo.
Edhy pun terus mendampingi Prabowo hingga karier Prabowo menanjak menjadi Danjen Kopassus dan Pangkostrad.
Baca: Edhy Prabowo Ditetapkan Sebagai Tersangka, Minta Maaf dan Sebut Hal Ini Adalah Kecelakaan
Baca: Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Nama Susi Pudjiastuti Menjadi Trending di Twitter, Ada Apa?
Demikian pula saat Prabowo diberhentikan dari TNI pada 1998 lantaran dinilai oleh Dewan Kehormatan Perwira (DKP) terlibat dalam serangkaian peristiwa penculikan aktivis saat ia menjabat Danjen Kopassus, Edhy tetap setia sebagai ajudan pribadi.