TRIBUNNEWSWIKI.COM - Satu unit bus wisata terjun dari jembatang setinggi 15 meter di sebuah kota di Brasil, Jumat (4/12/2020) waktu setempat atau Sabtu (5/12/2020) WIB.
Sedikitnya 10 penumpang dilaporkan tewas dan sebanyak 30 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Belum diketahui berapa banyak orang yang berada di dalam kendaraan tersebut, yang dianggap sebagai bus wisata, ketika bus tersebut jatuh di dekat jalur kereta api di Kota Brasil Joao Monlevade sekitar pukul 01.30 siang waktu setempat.
Layanan darurat saat ini berada di tempat kejadian, dengan setidaknya 30 orang dilaporkan terluka, lapor Daily Star.
Pihak berwenang mengatakan belum semua penumpang telah diselamatkan.
Sebuah truk mungkin juga terlibat dalam tabrakan tersebut.
Baca: Kronologi Lengkap Sopir Bus di Lamongan Dihajar dan Dikepung Massa, Dipicu karena Serobot Jalan
Korban luka saat ini sedang dibawa ke rumah sakit daerah.
Juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Minas Gerais Pedro Aihara mengatakan kepada CNN:
"Tidak ada informasi tentang rencana perjalanan. Belum semua (korban) telah diselamatkan."
Baca: Kesaksian Sopir Truk Tronton, Sebut Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali Bukan Tabrakan Beruntun
Bulan lalu, sebuah bus yang dikemas menabrak sebuah truk di Brasil dan menewaskan sedikitnya 41 orang termasuk puluhan pekerja tekstil, Yahoo Noticias melaporkan.
Gambar insiden fatal di pinggiran Taguai, 347 km barat Sao Paulo, sekitar jam 7 pagi pada Rabu pagi adalah oleh G1 GloboNews.
Petugas pemadam kebakaran mengatakan kepada outlet media bahwa setidaknya 40 karyawan dari sebuah perusahaan tekstil bepergian dengan bus tersebut.
Juru bicara Kepolisian Militer São Paulo Letnan Alexandre Guedes mengatakan lokasi kecelakaan itu membuat layanan darurat sulit dijangkau.
Baca: Bus Wisata Gletser di Kanada Terguling, 3 Orang Tewas, Lainnya Terluka
Korban yang selamat dari tabrakan dengan luka serius dilarikan ke beberapa rumah sakit berbeda di wilayah tersebut untuk perawatan medis segera, menurut pejabat setempat.
Balai Kota Taguai, di pedalaman São Paulo, mengumumkan periode berkabung tiga hari resmi untuk wilayah tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dan Polisi Jalan Raya Piraju (SP) yang merupakan kota terbesar di wilayah Taguai, menanggapi kejadian tersebut.
(tribunnewswiki.com/hr)