Masuk Bui Akibat Putar Radio Bervolume Kencang, Kakek Ini Meninggal Dunia di Dalam Penjara

Trainer memainkan musik klasik dengan volume yang 'luar biasa' kencang, menurut tetangganya.


zoom-inlihat foto
ian-trainer-dan-radio-456478.jpg
Kolase Foto Merseyside Police dan Unsplash
Trainer memainkan musik klasik dengan volume yang 'luar biasa' kencang, menurut tetangganya., FOTO: Ian Trainer dan Radio


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang kakek berusia 83 tahun yang pernah dipenjara karena memutar radio dengan suara kencang berulang kali di Inggris ini dikabarkan meninggal dunia.

Ian Trainer, pensiunan yang berasal dari Aintree, Merseyside ini telah dipenjara selama 24 minggu pada Februari 2020.

Adapun pelanggan yang menjeratnya adalah lantaran melanggar perintah peringatan aparat yang melarangnya memutar "segala jenis audio dengan volume di atas normal antara pukul 9 pagi dan 10 malam.

Diketahui laporan masuk ke polisi setelah seorang tetangga mengeluh terganggu selama bertahun-tahun.

Trainer memainkan musik klasik dengan volume yang 'luar biasa' kencang, menurut tetangganya.

Baca: Meski Capai Defisit Anggaran, Kanada Berkomitmen Keluarkan Miliaran Dollar untuk Atasi Pandemi

Ian Trainer
Ian Trainer (Merseyside Police by News Au)

Baca: Dituding Jadi Pemeran Pria di Video Syur Mirip Gisel, Josua March Angkat Bicara

Trainer meninggal di sebuah penjara di Liverpool, Inggris pada 23 November 2020.

Peringatan

Sebelumnya pada 2019, Trainer telah diperingatkan untuk tidak memutar radio dengan audio di atas 65 desibel antara pukul 9 pagi dan 10 malam.

Pengadilan mendengar kesaksian tetangganya, Thomas Michael Thompson bahwa ada "polusi suara" yang mengganggu selama bertahun-tahun.

"Ini bukan hanya satu hari dalam seminggu, tetapi setiap hari dalam seminggu", kata Thompson.

"Saya sampai pergi ke luar rumah pagi-pagi sekali dan pulang sore hari untuk menghindari kebisingan", ujarnya.

"Benar-benar sulit dipercaya," ujar Thompson, dikutip dari The Sun, Sabtu (29/11/2020).

Baca: Gelaran Pilkada Brazil Selesai, Wilayah Terpadat Sao Paulo Ketatkan Pembatasan Sosial

Hari Radio Nasional diperingati setiap 11 September untuk memperingati hari radio dan kelahiran Radio republik Indonesia (RRI)
Hari Radio Nasional diperingati setiap 11 September untuk memperingati hari radio dan kelahiran Radio republik Indonesia (RRI) (www.kpi.go.id)

Baca: Teka-teki Tes Swab Rizieq, MER-C Sebut Hasilnya Sudah Keluar Tapi Tak Bisa Publikasikan

Sanggahan

Meski demikian, Trainer pernah menyanggah bahwa apa yang dilakukannya adalah berdasarkan kesukaannya.

"Saya suka memainkan musik pada tingkatan (suara) yang saya nikmati," kata Trainer.

Dia bersikeras menderita flu parah yang membuat telinga sebelahnya terganggu.

Sempat dibebaskan setelah masuk bui pada Februari, Trainer dijebloskan ke penjara lagi lantaran tetap memutar radio dengan volume besar.

Baca: Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic Positif Virus Corona

FOTO: Ilustrasi Radio Klasik
FOTO: Ilustrasi Radio Klasik (Unsplash - Erik Mclean @introspectivedsgn)

Baca: Besaran Gaji dan Tunjangan yang Diterima Oleh Tenaga Honorer yang Diangkat PPPK, Segini Rinciannya

Di Pengadilan Liverpool, Trainer mengklaim memiliki masalah kesehatan dan mencap dakwaan kepadanya adalah 'kebohongan yang jahat'.

Beberapa orang juga mempertanyakan mengapa dia dipenjara dan sebaliknya menawarkan dukungan kesehatan mental.

Pada Senin (23/11), Juru Bicara Layanan Penjara berkata: "Tahanan HMP Liverpool, Ian Trainer meninggal di rumah sakit pada 23 November" kepada surat kabar Liverpool Echo.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved