Osgood Schlatter Disease

Osgood Schlatter Disease adalah penyebab umum sakit lutut pada remaja yang sedang mengalami pertumbuhan


zoom-inlihat foto
osgood-schlatter-disease-adalah-penyebab-umum-sakit-lutut.jpg
halodoc
Osgood Schlatter Disease adalah penyebab umum sakit lutut pada remaja yang sedang mengalami pertumbuhan

Osgood Schlatter Disease adalah penyebab umum sakit lutut pada remaja yang sedang mengalami pertumbuhan




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Osgood Schlatter Disease adalah penyebab umum sakit lutut pada remaja yang sedang mengalami pertumbuhan.

Kondisi ini disebabkan oleh peradangan pada area tepat di bawah lutut di mana tendon dari tempurung lutut (patellar tendon) menempel pada tulang kering (tibia).

Kondisi ini biasa dialami pada remaja yang aktif berolahraga atletik karena aktivitas fisik memberi tekanan tambahan pada tulang dan otot.

Osgood Schlatter Disease 2
Untuk mendiagnosa pengidap dengan Osgood Schlatter Disease, dokter akan melakukan anamnesa secara terpadu dan kemudian akan melakukan pemeriksaan fisik

 Saat anak aktif bergerak, otot paha depan menarik tendon patela yang kemudian menarik tuberkulum tibialis, yaitu tonjolan tulang pada tulang kering bagian atas.

Pada beberapa anak, tarikan berulang ini menyebabkan pembengkakan atau tonjolan pada area ini

Baca: Neuropati Diabetik

  • Gejala


Gejala yang sering dikeluhkan oleh pengidap biasanya adalah nyeri pada tuberkulum tibialis.

Nyeri ini biasanya memburuk ketika pengidap meluruskan kaki.

Penyakit Osgood-Schlatter 3
Penyakit Osgood-Schlatter adalah kondisi yang biasanya mereda ketika tuberkulum tibialis berhenti bertumbuh pada akhir masa remaja

Tuberkulum tibialis terasa lembut ketika disentuh dan dari waktu ke waktu mulai menonjol karena peradangan kronis merangsang tulang untuk tumbuh.

Terkadang pengidap juga akan mengeluh kesakitan ketika berlari, melompat, atau melakukan olahraga lainnya.

Baca: Neuropati Perifer

  • PenyebabPenyebab penyakit ini adalah apabila seseorang melakukan kegiatan olahraga yang terlalu keras sehingga mengganggu sistem otot dan tulang padahal keduanya belum berkembang cukup kuat.


Kegiatan tersebut menyebabkan luka pada lutut.

Baca: Neurofibromatosis Tipe 1

  • Pengobatan


Penyakit Osgood-Schlatter adalah kondisi yang biasanya mereda ketika tuberkulum tibialis berhenti bertumbuh pada akhir masa remaja ( usia 17 tahun pada laki-laki dan usia 15 tahun pada wanita).

Untuk mengobati penyakit lutut ini, kamu bisa melakukan perawatan PRICE, yang terdiri dari :

- Protection. Protection yakni melindungi daerah yang cedera, bisa dengan menggunakan alat, perban elastis, atau dekker.
- Rest. Rest yaitu mengistirahatkan daerah yang sakit.
- Icing. Icing yaitu mengompres daerah yang cedera dengan menggunakan es batu. Perawatan ini penting karena biasanya cedera akut mengalami peradangan hingga bengkak dan terasa panas. Kompres pakai es selama 5 menit tiap 4 jam sekali. Daerah cedera yang membengkak sebaiknya tidak dioles balsem atau parem, karena justru akan membuat daerah yang cedera makin panas. Mengingat balsem bersifat panas dan bisa melebarkan pembuluh darah. Namun, bila bagian tubuh yang pegal-pegal dioles balsem, hal tersebut tidak masalah.
- Compression. Yang dimaksud dengan compression adalah beri tekanan sedikit ketika kamu sedang mengompres daerah yang cedera dengan es.
- Elevation. Elevation yaitu mengangkat bagian yang cedera lebih tinggi dari jantung sampai bengkak kempes.

Pengidap juga bisa diberikan obat-obatan NSAID untuk meminimalkan nyeri akut karena aktivitas.

Terapi fisik juga bisa dilakukan untuk mengidentifikasi keterbatasan agar pengidap bisa mengurangi tekanan pada tuberkulum tibialis.

Terapi ini biasanya mencakup latihan kekuatan pinggul. Pada kasus yang parah, splinting lutut selama beberapa minggu dapat membantu mengurangi rasa sakit dan menghentikan siklus peradangan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Penyakit Osgood Schlatter Disease
Menyerang Lutut
Faktor Risiko Penyakit yang menyerang lutut ini biasanya terjadi pada usia pubertas
Penyakit ini lebih sering terjadi pada remaja pria


Sumber :


1. www.halodoc.com


Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved