Panic Buying Kembali Terjadi di Amerika Serikat, Dipicu Jam Malam Akibat Covid-19 Semakin Parah

Keadaan semakin parah sehingga diberlakukan jam malam untuk mengurangi penyebaran Covid-19, warga AS langsung lakukan panic buying.


zoom-inlihat foto
panic-buying-di-inggris-2.jpg
Official Twitter London Ambulance - North West London/LAS_NorthWest
Panic buying di Inggris


1. Amerika Serikat, 12.435.885 kasus, 261.746 orang meninggal, total sembuh 7.396.968

2. India, 9.095.908 kasus, 133.263 orang meninggal, total sembuh 8.520.039

3. Brasil, 6.052.786 kasus, 169.016 orang meninggal, total sembuh 5.422.102

4. Perancis, 2.127.051 kasus, 48.518 orang meninggal, total sembuh 149.521

Panic buying di Inggris
Panic buying di Inggris (Daily Star)

5. Rusia, 2.064.748 kasus, 35.778 orang meninggal, total sembuh 1.577.435

6. Spanyol, 1.589.219 kasus dan 42.619 orang meninggal.

7. Inggris, 1.493.383 kasus dan 54.626 orang meninggal

8. Italia, 1.380.531 kasus, 49.261 orang meninggal, total sembuh 539.524

9. Argentina, 1.366.182 kasus, 36.902 orang meninggal, total sembuh 1.187.053

10. Kolombia, 1.240.493 kasus, 35.104 orang meninggal, total sembuh 1.144.923

(TribunnewsWiki.com/Restu, Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wabah Tak Terkendali, Panic Buying Kembali Melanda Amerika





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved