TRIBUNNEWSWIKI.COM - Barcelona kini sedang dalam kondisi yang suram,
Konflik di tubuh manajemen yang sudah menganga sejak tiga tahun terakhir, mengalami puncak eskalasi dengan pengunduran diri Presiden Josep Maria Bartomeu dari Barcelona pada beberapa hari lalu.
Manajemen Barcelona yang dipimpin oleh Bartomeu memang sedang dalam tekanan hebat dalam beberapa momen terakhir.
Paling menyita perhatian tentu saja konflik mereka dengan ikon klub, Lionel Messi, yang membuat situasi Barcelona sangat menegangkan pada musim panas 2020 lalu.
Lantas, apakah hanya persoalan Lionel Messi? Ternyata tidak.
Performa buruk Barcelona di lapangan disebut sebagai imbas terlalu mengandalkan Lionel Messi sebagai dinamo utama tim.
Padahal, mereka memiliki salah satu penyerang top dunia, Antoine Griezmann.
Namun, pemain Timnas Prancis itu pun masih belum kunjung menunjukkan tajinya hingga kini.
Antoine Griezmann sendiri datang ke Barcelona dari Atletico Madrid pada awal musim 2019-2020.
Barca kala itu harus merogoh kocek hingga 120 juta euro (sekitar Rp 2 triliun) untuk menebus mantan pemain Real Sociedad tersebut.
Baca: Setelah Konflik Messi dan Krisis Manajemen, Barcelona Terpaksa Jual 5 Pemain Demi Sehatkan Finansial
Pada musim perdananya, Griezmann tampil kurang menggigit dengan hanya mencetak 15 gol dari 48 penampilan di seluruh kompetisi.
Griezmann dianggap tak mampu mengatasi masalah lini depan Blaugrana yang sempat kehilangan taringnya pada musim lalu.
Hubungan buruk dengan Lionel Messi disebut-sebut menjadi penyebab utama Griezmann sulit beradaptasi di Barcelona.
Namun, Philippe Montanier menyebut buruknya penampilan Griezmann di Barcelona tak cukup hanya karena disebabkan keberadaan Lionel Messi.
Dia menjelaskan striker berusia 29 tahun itu merupakan tipe pemain yang rela mengorbankan posisinya untuk tim.
Hal itu terlihat dari keputusannya untuk merubah posisinya ketika Kylian Mbappe dipanggil oleh timnas Prancis.
Griezmann bermain lebih ke belakang, membuka ruang untuk Kylian Mbappe dengan kecepatan larinya untuk lebih bermain di depan sebelah kanan.
Kala membawa Prancis juara Piala Dunia 2018, Griezmann juga berperan sebagai penyerang bayangan di belakang striker jangkung, Olivier Giroud.
Di klub berjuluk El Barca, Griezmann beberapa kali rela dipasang sebagai sayap kanan.
Padahal, posisi favoritnya adalah di belakang penyerang utama atau second stiker.
Baca: Meski Bertahan di Barcelona, Lionel Messi Tak Bakal Perpanjang Kontrak, Tergoda Tawaran Inter Milan?
Montanier menganggap bahwa krisis yang sedang dialami oleh Barca merupakan penyebab Griezmann kesusahan untuk berkembang.
Ditambah lagi, klub asal Catalunya itu masih sering bergantung dengan Messi.
"Semua orang menyukai Antoine (Griezmann),"
"Terlepas dari bakatnya yang luar biasa, dia seorang pejuang sejati, dia bekerja keras, dia selalu menempatkan dirinya untuk melayani tim."
"Dia tidak pernah memiliki masalah ego selama saya mengenalnya dan saya rasa dia tidak akan pernah."
"Kami telah melihat seperti apa dia dengan Prancis. Ketika Kylian Mbappé muncul, dia segera melangkah ke satu sisi untuk memberinya kesempatan untuk masuk ke samping."
"Dia mengalami kemalangan karena tergelincir ke dalam momen sulit Barcelona yang berada di tengah krisis dan bergantung pada Messi," kata Montanier dilansir dari Goal International.
TRIBUNNEWSWIKI.COM -
Barcelona dikabarkan sedang dalam kondisi hutang menggunung dan ditambah pandemi Covid-19, semakin menipislah income yang diperoleh klub berjuluk El Azulgrana tersebut.
Pertandingan minim dan bahkan kosong penonton, perununan revenue dari berbagai macam lini ekonomi yang dialami oleh banyak klub-klub olahraga juga dialami Barcelona.
Kini, dengan mundurnya Josep Bartomeu dan kroninya, Barcelona pun dinantikan oleh pekerjaan rumah yang tak kalah besar dari sekedar menahan kepergian Lionel Messi, finansial klub.
Barcelona dikabarkan siap menjual lima pemainnya pada bursa transfer musim dingin Januari 2021 nanti karena kondisi finansial klub masih tidak sehat.
Kabarnya, Barcelona masih belum mampu menemukan solusi untuk memulihkan kondisi keuangannya yang sedang berada di ambang krisis.
Baca: Meski Rezim Josep Bartomeu Telah Tumbang, Nasib Lionel Messi di Barcelona Masih Abu-Abu, Mengapa?
Hal itu tidak lepas dari proses negosiasi sangat alot dengan para pemain soal pemotongan gaji.
Selain itu, banyak pemain yang ternyata tidak mau pergi dari Barcelona demi mengurangi beban gaji klub.
Menurut laporan keuangan klub terbaru, Barcelona mengalami kerugian mencapai 97,42 juta euro atau Rp1,65 triliun.
Alhasil, El Barca berupaya mengambil jalan tegas dengan berniat melego sejumlah pemain pada Januari nanti.
Menurut laporan Mundo Deportivo, setidaknya ada lima pemain yang diproyeksikan akan segera meninggalkan Barcelona pada musim dingin nanti.
Mereka adalah Ousmane Dembele, Samuel Umtiti, Junior Firpo, Carles Alena, dan Martin Braithwaite.
Dembele menjadi prioritas utama Barcelona untuk pergi dari Camp Nou pada Januari nanti.
Hal itu dikarenakan harga Dembele yang berpotensi tinggi bisa membantu menyehatkan kondisi keuangan Barcelona.
Manchester United dan Liverpool dikabarkan menjadi klub yang meminati jasa penyerang muda asal Prancis itu.
Baca: Masa Depannya Belum Jelas di Barcelona, Kini Lionel Messi Bersiap Dapat Tawaran dari Manchester City
Sementara itu, Firpo dan Umtiti sudah dipastikan kehilangan tempat mereka di lini belakang Barcelona.
Pelatih Ronald Koeman pun berupaya mencarikan klub baru untuk dua bek tersebut demi mengurangi beban gaji Barcelona.
Braithwaite dan Alena juga sepertinya tidak memiliki masa depan cerah di Barcelona.
Sampai saat ini Barcelona masih mengupayakan untuk memotong gaji para pemain tim intinya.
Rencananya, Barcelona hanya akan memberikan gaji sebesar 70 persen dari gaji awal kepada seluruh pemain.
Kabar paling terbaru, baru ada empat pemain yang mendukung kebijakan itu, yakni Frenkie De Jong, Marc-Andre ter Stegen, Clement Lenglet, dan Gerard Pique.
Tugas Barcelona sangat berat jika berbicara Lionel Messi.
Selain menjadi pemain dengan gaji terbesar, Messi masih lah menjadi magnet bagi penonton untuk menyaksikan Barcelona dan Liga Spanyol secara keseluruhan.
(Tribunnewswiki.com/Ris)
Sebagian artikel tayang di Bolasport.com berjudul Bukan karena Lionel Messi, Mantan Pelatih Ungkap Penyebab Antoine Griezmann Gagal di Barcelona