Barack Obama Sebut Demokrasi di AS di Ambang Krisis

Setidaknya itu yang dikatakan Obama di kata pengantar buku barunya yang berjudul 'A Promise Land'.


zoom-inlihat foto
mantan-presiden-as-barack-obama-berbicara-dari-philadelphia.jpg
KONVENSI NASIONAL DEMOKRATIK / AFP
Pengambilan video ini dibuat pada 19 Agustus 2020 dari siaran online Konvensi Nasional Demokrat, yang diadakan secara virtual di tengah pandemi virus korona baru, menunjukkan mantan Presiden AS Barack Obama berbicara dari Philadelphia, Pennsylvania, pada hari ketiga konvensi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama memperingatkan bahwa demokrasi di Amerika Serikat "tampaknya sedang tertatih-tatih di ambang krisis."

Setidaknya itu yang dikatakan Obama di kata pengantar buku barunya yang berjudul 'A Promise Land'.

Dalam kutipan, Obama mengatakan dirinya belum berhasil "sepenuhnya mengantisipasi .. hal-hal yang belum terungkap", setelah lengser jabatannya.

Kalimat tersebut mengacu pada pada hadirnya pandemi Covid-19, krisis ekonomi dan protes atas ketidakadilan rasial yang meletus di AS tahun ini.

Buku yang akan dirilis pada Selasa depan (17/11) oleh penerbit Atlantic ini menuliskan argumentasi Obama perihal tantangan yang dihadapi AS ke depan.

Baca: Selain Cupang, Ini 7 Jenis Ikan Hias Populer yang Bisa Kamu Pelihara

Pengambilan video ini dibuat pada 19 Agustus 2020 dari siaran online Konvensi Nasional Demokrat, yang diadakan secara virtual di tengah pandemi virus korona baru, menunjukkan mantan Presiden AS Barack Obama berbicara dari Philadelphia, Pennsylvania, pada hari ketiga konvensi.
Pengambilan video ini dibuat pada 19 Agustus 2020 dari siaran online Konvensi Nasional Demokrat, yang diadakan secara virtual di tengah pandemi virus korona baru, menunjukkan mantan Presiden AS Barack Obama berbicara dari Philadelphia, Pennsylvania, pada hari ketiga konvensi. (AFP / KONVENSI NASIONAL DEMOKRAT)

Baca: 3 Akun Medsos yang Dilaporkan Terkait Kasus Video Syur Mirip Gisel Dihapus Pemiliknya

Ia mengatakan bahwa tantangan atas keberlangsungan demokrasi-lah yang menurutnya "mungkin paling mengganggu semua".

Obama menyebut bahwa dunia sedang mengamati "untuk melihat apakah eksperimen kita dalam sistem demokrasi dapat berhasil", seraya menambahkan jumlah pemilih pilpres AS tahun ini yang memecahkan rekor dan membawa Joe Biden sebagai kandidat yang dipastikan ke Gedung Putih.

Namun demikian, Obama yakin bahwa pemilu bukanlah satu hal yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang ia sebutkan.

"Perpecahan kita semakin dalam, tantangan yang sedang kita hadapi semakin mengecilkan hati. Saya berharap keyakinan saya terus ada pada sesama warga (AS), khususnya generasi penerus,"tulisnya, dilansir BBC, Kamis (12/11/2020).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Suka Duka Tawa

    Suka Duka Tawa adalah sebuah film drama komedi
  • Film - Caleg by Accident

    Caleg by Accident adalah sebuah film drama Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved