TRIBUNNEWSWIKI.COM - Megabintang sepak bola Lionel Messi memutuskan untuk bertahan di Barcelona setelah sempat mencoba hengkang.
Keinginanya untuk pergi dari Camp Nou pada bursa transfer musim panas 2020 gagal.
Hal itu terpaksa membuat dirinya terus bertahan di skuat Barca.
Kendati demikian jurnalis kawakan Spanyol, Eduardo Inda, menilai Messi tak punya niat untuk memperpanjang kontraknya.
Dia mengklaim Inter Milan sudah memberi tawaran yang besar untuk Messi.
"Perpanjangan kontrak Messi rumit. Saat ini, dia tak mau memperpanjang kontrak dan tawaran sangat besar datang dari Inter Milan," kata Inda dalam program El Chiringuito, seperti dikutip BolaSport.com dari OK Diario.
"Anda harus memiliki Inter dan separuh dunia. Di Italia, mereka memiliki semacam Hukum David Beckham dan sepak bola Italia sedang dilahirkan kembali," ujar Inda menambahkan.
Hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai klaim Eduardo Inda.
Messi: Saya Hanya Ingin Barcelona Semakin Kuat
Baca: Masa Depannya Belum Jelas di Barcelona, Kini Lionel Messi Bersiap Dapat Tawaran dari Manchester City
Lionel Messi mengaku bersalah atas semua kericuhan yang terjadi di tubuh Barcelona.
"Setelah banyak perselisihan, saya ingin mengakhiri segalanya," kata Lionel Messi dikutip Kompas.com dari situs SPORT, Rabu (30/9/2020).
Kendati demikian, Messi mengaku semua itu ia lakukan demi kemajuan Barcelona.
"Saya bertanggung jawab atas kesalahan saya. Saya melakukannya hanya untuk membuat Barcelona lebih baik dan lebih kuat," tutur Messi menambahkan.
"Kita semua sekarang harus bersatu dan berpikir bahwa sesusatu yang baik pasti akan datang," ucap pemain asal Argentina itu.
"Saya ingin mengrim pesan kepada fans yang selalu mendukung kami," ucap Lionel Messi.
"Jika suatu saat ada dari mereka yang merasa terganggu dengan apa yang saya katakan atau lakukan, jangan lagi ada keraguan bahwa apa yang saya perbuat adalah untuk kebaikan klub," kata Lionel Messi.
"Satu-satunya cara agar kita bisa mencapai sebuah tujuan adalah dengan bersatu. Kita haurs selalu bersatu dan berjalan ke arah yang sama dengan sangat antusias dan termotivasi."
Messi Masih Sedih Ditinggal Suarez
Baca: Awali Musim Baru di Barcelona, Peran Taktik Lionel Messi Kini Mulai Berkurang di Tim Ronald Koeman
Diebritakan sebelumnya, Lionel Messi merasa sedih menyaksikan rekannya itu pergi dari klub, seperti diberitakan BolaSport.com.
Rekan yang dimaksud adalah Luis Suarez.
Ia resmi bergabung dengan Atletico Madrid, Jumat (25/9/2020).
Dengan status bebas transfer, ia Suarez diikat kontrak selama dua tahun.
Lewat postingan di Instagram miliknya, Messi sempat membayangkan bakal ditinggal oleh Suarez.
Ia mengaku rasanya menyakitkan ketika hal itu kini menjadi kenyataan.
Baca: Resmi Pindah dari Barcelona, Luis Suarez Kini Curhat Pernah Disuruh Berhati-Hati dengan Lionel Messi
Bintang Argentina itu juga mengecam sikap klub yang seenaknya menendang Suarez.
Menurut Messi, mantan rekannya tersebut sudah memberikan banyak kontribusi bagi klub.
"Tentu akan sangat sulit untuk tidak terus berbagi setiap hari dengan Anda, baik di lapangan maupun di luar lapangan," tulis Messi seperti dikutip BolaSport.com dari Instagram pribadinya.
"Bakal aneh rasanya melihat Anda mengenakan seragam klub lain dan akan jauh lebih aneh lagi ketika saya harus berhadapan dengan Anda."
"Anda layak diperlakukan lebih baik, karena Anda adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah klub."
Baca: Lakoni Peran Kotor Barcelona dan Konflik dengan Lionel Messi, Mengapa Ronald Koeman Mulai Tak Betah?
"Kita telah meraih banyak prestasi, baik sebagai tim atau pun individu, sehingga Anda tidak pantas ditendang seperti ini," kata peraih enam gelar Ballon d'Or ini menambahkan.
Suarez menanggapi postingan Messi dengan mengucapkan terima kasih.
"Saya akan selalu berterima kasih kepada Lionel Messi, si lucu dan sentimental. Jangan lupa apa yang saya katakan kepada Anda, 'Saya akan terus menikmati dan menjadi saksi bahwa Anda adalah nomor satu," tulis Suarez.
Neymar dan Dani Alves juga turut mengomentari postingan Messi.
"Sungguh luar biasa bagaimana mereka melakukan sesuatu," tulis Neymar.
Baca: Pulang ke Tottenham setelah Disia-siakan Real Madrid, Gareth Bale Tak Pernah Kecewa Bela Los Blancos
Hal serupa dilakukan Dani Alves yang pernah memperkuat Barca dalam kurun waktu 2008-2016.
"Sayangnya, ini adalah kebenaran yang telah kami ketahui sejak lama," tulis Alves.
"Semakin terkonfirmasi setiap tahun. Bukan tentang menang dan kalah, kami tahu itu dengan sangat baik."
"Hal ini tentang rasa hormat dan mereka tidak tahu itu," kata Alves mengakhiri.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur) (BolaSport.com)