TRIBUNNEWSWIKI.COM - Usia memang menjadi salah satu faktor yang membuat performa seorang pesepak bola menurun.
Sebagai olahraga yang mengandalkan fisik, bertambahnya usia dengan diiringi penurunan kemampuan fisik terpengaruh dan ikut berdampak pada kemampuan olah bola
Seringkali, pesepak bola top dunia mulai meredup ketika usianya memasuki 30 tahun keatas mulai pensiun dari lapangan hijau.
Meski begitu, tidak demikian jika berbicara penyerang eksentrik asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic.
Di usia yang ke-39 tahun, dirinya masih bermain di klub besar seperti AC Milan dan juga rutin mencetak gol.
Terbaru, Zlatan Ibrahimovic kembali mencetak gol saat AC Milan mengalahkan Udinese di Stadion Friuli dalam laga pekan keenam Liga Italia 2020-2021 pada Minggu (1/11/2020) pukul 18.30 WIB.
Bahkan, mantan pemain Barcelona dan Manchester United itu pun mencetak gol dengan tendangan salto dalam laga melawan Udinese.
Klub berjuluk Il Rossoneri menang 2-1 dan memperpanjang rentetan tak terkalahkan mereka di Liga Italia.
Mereka pun memuncaki klasemen dengan poin 16, unggul 4 poin dari pesaing terdekat mereka, Juventus.
Baca: Hasil dan Klasemen Liga Italia: Tanpa Cristiano Ronaldo, Juventus-nya Pirlo Masih Belum Konsisten
Buat Zlatan Ibrahimovic, satu golnya ke gawang Udinese membuat dirinya jadi pencetak gol terbanyak sementara Liga Italia dengan 8 gol.
Ia juga selalu mencetak gol dalam setiap penampilannya di Serie-A musim 2020-2021.
Dengan performa demikian, maka Zlatan Ibrahimovic percaya diri ia bisa mendapat perpanjangan kontrak lebih lama lagi dari AC Milan.
"Ketika saya tiba di AC Milan 6 bulan lalu, klub ingin saya menandatangani kontrak lebih panjang, tapi saya jujur dengan diri saya sendiri saya hanya minta 6 bulan," ujar Zlatan dilansir dari Football-Italia.
"Tidak ada yang tidak puas. Di akhir musim kita akan lihat bagaimana keadaan saya. Saya tak ingin menahan AC Milan dalam situasi yang positif," tambahnya.
Zlatan bahkan berseloroh jika ia terus mencetak gol seperti ini, maka ia bisa mengancam Paolo Maldini, sebagai direktur olahraga AC Milan.
"Satu tahun waktu itu (perpanjangan kontraknya), tetapi jika saya menampilkan performa seperti ini saya akan katakan ke Paolo Maldini: Jika Anda tak memperpanjang kontrak saya, saya tidak akan bermain (sepak bola) lagi," kata Zlatan.
Baca: Ditekan 19 Ribu Mosi Tidak Percaya dari Anggota Klub, Presiden Barcelona Resmi Mengundurkan Diri
Zlatan Ibrahimovic memang baru saja memperpanjang masa baktinya di AC Milan hingga akhir musim 2020-2021 pada September 2020.
Sebelumnya, Zlatan datang pada Januari 2020 dan dikontrak 6 bulan hingga akhir musim 2019-2020.
Lebih lanjut berbicara soal laga melawan Udinese, Zlatan menyebut kemenangan didapat karena kerja tim.
"Pertandingan yang sulit tetapi kami membuktikan bahwa kami bekerja keras, dan kompak. Semua pemain bersatu dalam cara yang benar," ujarnya.
"Kami semua menginginkan bola saat ada kesempatan, seluruh 11 pemain percaya kami bisa mendapatkan sesuatu," tambahnya.
Zlatan juga tak mengalami masalah dengan skuat muda yang ada di AC Milan.
Dengan dikelilingi para pemain muda, penyerang berusia 39 tahun itu mengaku juga merasa lebih muda.
"Kami saah satu skuat termuda di Eropa, meski usai saya membuat rata-rata usia skuat bertambah, tapi mereka membuat saya merasa lebih muda."
"Mereka sangat lapar, bersemangat, tidak pernah puas saat latihan atau pertandingan."
"Saya akan menanggung tekanan dan bertanggung jawab, mereka tak perlu merasakannya. Saya akan mengurusnya, mereka hanya harus bekerja keras, percaya dan mengikuti jalan kami," tambahnya.
Rekor AC Milan
AC Milan menang atas tuan rumah Udinese 2-1 pada pekan ke-6 Liga Italia, Minggu (1/11/2020) di Friuli.
Kemenangan itu diperoleh berkat kontribusi besar Zlatan Ibrahimovic, yang membukukan satu assist dan satu gol.
Hasil itu memperpanjang catatan tak terkalahkan AC Milan menjadi 11 pertandingan di semua kompetisi sepanjang musim ini dan 24 laga jika menghitung perjalanan sejak musim lalu.
Baca: Hasil Liga Europa: AC Milan Beringas Teruskan 23 Laga Tanpa Kalah, Tottenham Permalukan Liga Inggris
Selama era 3 poin untuk sebuah kemenangan, AC Milan sebelum ini hanya pernah 2 kali sukses memenangi 5 dari 6 pertandingan pertama Serie A.
Kejadiannya pada musim kompetisi 1995-1996 dan 2003-2004.
Dalam dua kesempatan itu, tim besutan Fabio Capello dan Carlo Ancelotti akhirnya sukses meraih scudetto.
AC Milan sekarang tercatat selalu mencetak gol dalam 26 pertandingan Liga Italia secara berturut-turut dengan total membukukan 61 gol selama periode itu.
Hanya dua kali AC Milan mengukir jumlah pertandingan yang lebih banyak, yaitu 27 pada 1949 dan 29 pada 1973.
AC Milan juga menjadi satu-satunya tim yang sejauh ini selalu mencetak gol pembuka skor dalam pertandingan Liga Italia 2020-2021.
Beralih ke individu, Zlatan Ibrahimovic ikut membuat sejumlah catatan hebat dengan kini selalu mencetak gol dalam 6 pertandingan terakhir di Serie A.
Di era 3 poin untuk sebuah kemenangan atau sejak 1994-1995, hanya 3 pemain AC Milan yang bisa selalu mencetak gol dalam 6 laga berturut-turut di Liga Italia.
Dua orang lainnya adalah Andriy Shevchenko (2001) dan Ibrahimovic sendiri pada 2012.
Sejak kembali ke AC Milan pada Januari lalu, Ibra terlibat dalam 23 gol (17 gol dan 6 assist) dari 22 kali bermain.
Selepas lockdown COVID-19 pada Juni lalu, Ibrahimovic terlibat gol lebih banyak daripada pemain lain di Serie A, yaitu 19 gol (14 gol dan 5 assist).
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, juga kebagian rekornya sendiri.
Pioli menjadi pelatih AC Milan pertama yang bisa membuat timnya mencetak minimal 2 gol dalam 13 pertandingan berturut-turut.
(Tribunnewswiki.com/Ris)
Sebagian artikel tayang di Bolaspott.com berjudul Ini Rekor-rekor yang Dibuat AC Milan Usai Kalahkan Udinese 2-1