Ferdinand Magellan

Ferdinand Magellan sering disebut sebagai orang pertama yang mengelingi dunia meski pada kenyataannya dia hanya mencapai setengah perjalanan.


zoom-inlihat foto
ferdinand-magellan-penjelajah-portugis.jpg
Wikimedia Commons/The Mariner's Museum Collection
Ferdinand Magellan, penjelajah Portugis

Ferdinand Magellan sering disebut sebagai orang pertama yang mengelingi dunia meski pada kenyataannya dia hanya mencapai setengah perjalanan.




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ferdinand Magellan adalah penjelajah kelahiran Portugal yang memimpin ekspedisi pencarian jalur menuju kepulauan rempah.

Namun, Ferdinand Magellan tidak berhasil kembali ke Spanyol karena tewas dalam pertempuran di Filipina.

Meski demikian, armada yang pernah dipimpin Ferdinand Magellan mencatatkan sejarah karena berhasil mengelilingi dunia.

Ferdinand Magellan sering disebut sebagai orang pertama yang mengelingi dunia meski pada kenyataannya dia hanya mencapai setengah perjalanan.[1]

Peta Amerika tahun 1561 yang memperlihatkan Mare pacificum atau Pasifik. Nama itu diberikan oleh Megellan.
Peta Amerika tahun 1561 yang memperlihatkan Mare pacificum atau Pasifik. Nama itu diberikan oleh Megellan. (Wikimedia Commons)

Baca: Amerigo Vespucci

Baca: Vasco da Gama

 

  • Kehidupan awal #


Ferdinand Magelland lahir tahun 1480 di Sabrossa, Portugal, dari keluarga bangsawan kecil.

Ketika berumur 12 tahun, dia dan saudara laki-lakinya pergi ke Lisbon untuk menjadi pelayan di istana Ratu Leonora.

Di sana Magellan mendengar cerita persaingan antara Portugis dan Spanyol dalam penjelajahan samudra dan dominasinya atas perdagangan rempah di Hindia Timur, terutama di Maluku.

Karena ingin mendapat kemasyhuran dan kekayaan, dia kemudian memiliki ketertarikan dengan penemuan kemaritiman.

Pada tahun 1505, Magellan dan saudaranya ditugaskan di armada Portugis yang menuju India.[2]

Dua tahun kemudian, dia ikut dalam Pertempuran Diu yang menghancurkan kapal-kapal Mesir di Laut Arab.

Dia menjelajahi Malacca pada tahun 1511 dan ikut dalam penaklukan pelabuhan.

Ketika sedang bertugas di Maroko tahun 1513, dia terluka dan menjadi pincang seumur hidupnya.

Namun, dia kemudian dituduh melakukan perdagangan ilegal dengan orang Moor dan kehilangan pekerjaannya.[3]

Baca: James Cook (Penjelajah Inggris)

  • Pindah ke Spanyol #


Magellan pindah ke Seville, Spanyol, dan menawarkan jasanya kepada istana Spanyol.

Kepindahannya dari Portugal dapat dikatakan tepat waktu.

Perjanjian Tordesillas sudah ditandatangani dan penjelajahan Bumi bagian barat diberikan kepada Spanyol.

Tiga tahun setelah kepindahannya, Magellan belajar peta navigasi laut terbaru.

Dia mengetahui Bumi bulat dari teks-teks Yunani dan percaya dirinya bisa menemukan jalan pintas ke Pulau Rempah dengan berlayar ke barat.

Ini memang bukan ide baru karena Columbus dan de Balboa telah membuka jalan.

Jika berhasil menemukan jalur ke timur, Spanyol akan punya akses ke Maluku tanpa harus melewati area laut yang dikendalikan Portugis.[4]

Baca: Abel Janszoon Tasman

  • Ekspedisi Keliling Dunia #


Proposal penjelajahan Magellam disetujui oleh pihak kerajaan pada 22 Maret 1518.

Magellan dan Faleiro akan menjadi kapten dalam ekspedisi mencari jalur ke Maluku.

Pemerintahan dari wilayah yang ditemukan akan menjadi milik mereka dan keturunan mereka.

Selain itu, mereka akan menerima 1/20 keuntungan dari ekspedisi ini.

Namun, mereka juga mendapat tantangan dari para penjelajah Spanyol yang menolak ekspedisi ini.

Mereka menggunakan lima kapal dengan 270 kru dan berangkat meninggalkan Spanyol pada 20 September 2020.

Pada 29 November 1519, mereka berhasil menyeberangi Atlantik dan menuju ke Rio de la Plata di selatan.

Victoria, satu-satunya kapal ekspedisi Magellan yang berhasil kembali pulang ke Spanyol
Victoria, satu-satunya kapal ekspedisi Magellan yang berhasil kembali pulang ke Spanyol (Wikimedia Commons/Ortelius)

Armada Magellan mengelilingi Cape of the Virgin pada 21 Oktober 1520 dan sebulan kemudian berhasil mencapai Pasifik.

Namun, mereka juga sangat menderita karena kehausan dan kelaparan.

Mereka terus bergerak ke barat dan mencapai Guam di Kepulauan Mariana.

Di sana mereka mendapat makanan segar untuk pertama kalinya dalam 99 hari.

Magellan memutuskan tidak langsung ke Maluku, tetapi singgah dulu di Filipina untuk mengumpulkan perbekalan dan membuat markas.[5]

Baca: William Dampier

  • Kematian #


Ketika sampai di Cebu, Filipina, mereka membuat aliansi dengan para pribumi.

Selain itu, pengusa Cebu dan orang-orangnya berpindah keyakinan ke Kristen.

Sayangnya, beberapa minggu kemudian, Magellan tewas dalam sebuah pertempuran dengan orang-orang Pulau Mactan.

Dia terkena panah beracun dan meninggal pada 27 April 1521.

Ilustrasi Magellan melawan pribumi Filipina
Ilustrasi Magellan melawan pribumi Filipina (Wikimedia Commons)

Ada dua kapal yang tersisa dan berhasil mencapai Maluku pada 5 November 1521.

Hanya ada satu kapal yang bisa kembali ke Spanyol, pada September 1522, dan penuh muatan rempah-rempah.

Selain itu, hanya ada 18 kru asli yang berhasil pulang dan salah satunya adalah sarjana dan penjelajah Italia bernama Antonio Pigafaetta.[6]

  • Sumbangsih Magellan #


Magellan membuktikan bahwa Dunia Timur bisa dicapai melalui jalur barat meskipun rute itu sangat panjang dan berbahaya.

Selain itu, pengetahuan geografi orang Eropa berkembang pesat dengan adanya ekspedisi Magellan.

Magellan tidak hanya menemukan lautan luas, tetapi juga kenyataan bahwa dunia lebih besar daripada yang disangka sebelumnya.

Kendati dia sering disebut sebagai orang pertama yang mengelingi dunia, pada kenyataannya dia hanya mencapai setengah perjalanan.

Namun, dia adalah orang pertama yang berhasil mengadakan ekspedisi keliling dunia.[7]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Nama Ferdinand Magellan
Lahir Sabrossa, 1480
Meninggal Lapu-Lapu, 27 April 1521
Kebangsaan Portugis
Dikenal sebagai Penjelajah


Sumber :


1. www.history.com
2. www.biography.com
3. www.history.com
4. www.britannica.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved