Tak Kuasa Menahan Tangis, Keluarga Pelaku Teror di Gereja Notre Dame Nice Prancis Angkat Bicara

Kepada televisi Al Arabiya, saudaranya mengatakan bahwa Brahim memberi kabar ingin bermalam di depan katedral.


zoom-inlihat foto
kmar-ibu-pelaku-teror-di-gereja-prancis-32543.jpg
HOUSSEM ZOUARI / AFP
FOTO: Kmar (kanan), ibu dari penyerang di Nice, Brahim Aouissaoui, yang menewaskan tiga orang dan melukai beberapa orang di kota Nice Prancis, menangis di rumahnya pada 29 Oktober 2020 di kota Sfax, Tunisia setelah diinterogasi oleh polisi anti-terorisme.


Ia sampai di ibukota Prancis, Paris pada 29 Oktober, persis di hari pembantaian.

Dari Paris, ia menuju ke Nice menggunakan kereta pagi.

Baca: Pelajar SMK di Depok Tawuran, Seorang Siswa Tewas, Satu Kena Luka Bacok

Baca: Viral Truk Ikut Balap Lari di Pantai, Belasan Penumpang Termasuk Anak-anak Terguling

Tiba di kota Nice pada pukul 6.30 pagi, dirinya dilaporkan mengirimkan foto Basilika Notre-Dame de Nice kepada saudaranya di Tunisia.

Kepada saudaranya, ia mengatakan ingin bermalam di sana.

Momen Insiden

Saat gereja basilika dibuka pada 8.30 pagi, ia masuk ke dalam, dan berada di sana selama sekitar setengah jam.

Ia kemudian mengeluarkan pisau 12 inci dan menyerang 3 orang dengan cara yang mengerikan.

Seorang polisi yang tiba di lokasi kejadian atas panggilan telepon menembak pelaku sekitar pukul 09.10 pagi.

Polisi menembak sebanyak 14 kali ke arah pelaku yang meneriakkan 'Allahu Akbar' saat melakukan aksinya.

Setelah pelaku dibawa polisi, petugas menemukan barang bukti berupa dua pisau lain yang tidak terpakai, sebuah Al-quran, dan dua ponsel, serta tas dan sejumlah barang pribadi.

Baca: Menengok Keseruan Proses di Balik Layar Film Over The Moon yang Sudah Tayang di Netf

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved