Pulau Rinca

Pulau ini juga merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO, karena merupakan kawasan Taman Nasional Komodo bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Padar dan Gili Motang.


zoom-inlihat foto
pulau-rinca.jpg
indonesiakaya.com
Pulau Rinca, Kepulauan Nusa Tenggara, NTT

Pulau ini juga merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO, karena merupakan kawasan Taman Nasional Komodo bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Padar dan Gili Motang.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pulau Rinca merupakan salah satu di antara tiga pulau yang tergabung dalam Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat.

Pulau Rinca terletak di sebelah barat Pulau Flores, Kepulauan Nusa Tenggara, yang dipisahkan oleh selat Molo.

Pulau ini juga merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO, karena merupakan kawasan Taman Nasional Komodo bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Padar dan Gili Motang.

Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. (1)

Pulau Rinca
Pulau Rinca, Kepulauan Nusa Tenggara, NTT

  • Habitat Asli Komodo


Pulau Rinca menjadi salah satu wilayah yang menjadi habitat asli binatang purbakala Komodo.

Selain di Pulau Rinca Flores, Pulau Komodo dan Pulau Padar juga menjadi habitat asli Komodo. Oleh sebab itu ketiga pulau yang tergabung dalam Taman Nasional Komodo ini dijaga dan dikelola oleh pemerintah.

Perbedaan Pulau Rinca Flores dan Pulau Komodo terletak di kontur geografis masing-masing pulau.

Pulau Komodo didominasi hutan, sementara Rulau Rinca lebih banyak padang rumput luas alias savana.

Tahun 1991, Pulau Rinca dikukuhkan menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama dengan BOPLBF melaksanakan famtrip dengan media di kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Minggu, (13/9/2020).
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama dengan BOPLBF melaksanakan famtrip dengan media di kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Minggu, (13/9/2020). (HANDOUT/BOPLBF)(HANDOUT/BOPLBF)

  • Populasi


Pulau Rinca memiliki luas sekitar 190-an km persegi. Meski menjadi habitat asli komodo, namun di Pulau Rinca juga dihuni oleh warga lokal yang terletak di dua perkampungan, yakni Kampung Rinca dan Kampung Karora.

Penduduk terbanyak terletak di Kampung Rinca, rata-rata mereka bermata pencarian sebagai nelayan.

Selain mengandalkan hasil nelayan yang didapatkan, masyarakat di Pulau Rinca ini mendapatkan penghasilan dari menjual makanan, menjadi tour guide, hingga menyewakan rumahnya untuk menjadi homestay bagi wisatawan yang datang.

  • Lokasi


Untuk mengunjungi Pulau Rinca, pengunjung membutuhkan waktu sekitar dua jam dari Labuan Bajo.

Perjalanan ditempuh dengan menggunakan perahu atau kapal. (2)

  • Pembangunan 'Jurassic Park'


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) terus bekerja simultan menata dan mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu kawasan yang akan mengalami perubahan desain secara signifikan adalah Pulau Rinca di Kabupaten Manggarai Barat.

Pulau ini bakal disulap menjadi destinasi wisata premium dengan pendekatan konsep geopark atau wilayah terpadu yang mengedepankan perlindungan dan penggunaan warisan geologi dengan cara yang berkelanjutan.

"Tujuan utama konsep ini adalah mempromosikan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan dengan mengembangkan potensi yang ada dengan cara yang berkelanjutan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Minggu (19/1/2020).

Melalui Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR telah menganggarkan Rp 52 miliar untuk menata kawasan Pulau Rinca yang meliputi bangunan pusat informasi, sentra souvenir, kafe, dan toilet publik.

Kemudian dibangun pula kantor pengelola kawasan, selfie spot, klinik, gudang, ruang terbuka publik, penginapan untuk peneliti dan pemandu wisata (ranger).

Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR))

Area trekking untuk pejalan kaki dan shelter pengunjung didesain melayang atau elevated, agar tidak mengganggu lalu lintas Komodo.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas dermaga di Pulau Rinca, dibangun sarana dan prasarana pengaman pantai dan dermaga Loh Buaya dengan biaya Rp 56 miliar yang akan dilaksanakan oleh Ditjen Sumber Daya Air pada tahun 2020 ini.

Menurut Yori Antar Awal, arsitek yang ditunjuk mengerjakan desain KSPN Super Prioritas Labuan Bajo, penataan dan pengembangan kawasan Pulau Rinca tidak boleh mengganggu habitat Komodo.

Oleh karena itu, konsep desainnya diciptakan dengan pendekatan Geo Park yang berkelanjutan, mirip dengan pengembangan Jurassic Park.

Dari hasil survei yang telah dilakukan bersama pihak Taman Nasional Komodo (TNK), Yori mengakui di Pulau Rinca terlalu banyak bangunan yang tidak kontekstual satu sama lain dan posisinya tersebar.

Untuk itu, dalam konsep desain yang akan diterapkan, hanya satu titik yang akan dibangun struktur besar untuk melihat atraksi Komodo.

Ini artinya, dari 45 liang Komodo di Pulau Rinca, hanya satu liang yang bisa dimanfaatkan untuk atraksi wisata.

Seekor komodo terlihat menghadang truk yang bekerja dalam pembangunan obyek wisata Pulau Rinca.
Seekor komodo terlihat menghadang truk yang bekerja dalam pembangunan obyek wisata Pulau Rinca. (Instagram/gregoriusafioma)

Sebagai informasi, satu liang diisi 70 ekor Komodo. Sebagian besar liang akan dilindungi agar habitat Komodo tidak terusik dan terganggu aktivitas wisatawan.

"Setelah konsultasi dengan TNK, hanya satu liang yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai atraksi wisata," ucap Yori.

Selain itu, akan dibangun jalur berbeda antara manusia atau pengunjung dan Komodo dengan struktur melayang atau elevated setinggi 2 meter.

Nantinya, pengunjung bisa melihat lalu lintas Komodo dari atas jalur ini tanpa mengganggu aktivitas dan habitat Komodo.

Yori juga akan mengakomodasi pembangunan shelter untuk ranger Komodo, pemandu wisata, dan peneliti. Dermaga Pulau Rinca juga tak luput dari sentuhan arsitektural.

Yori menyebut dermaga ini akan berbentuk lidah Komodo.

Demikian pula dengan rumah-rumah warga di sekitarnya, akan ditata lebih rapi dan sesuai dengan kearifan lokal dengan mengadopsi desain rumah tradisional Manggarai. (3)

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)



Nama Pulau Rinca
Lokasi Kepulauan Nusa Tenggara, NTT
Google Map https://goo.gl/maps/14cchqFHaZaBX5cL6
   


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. www.gotravelaindonesia.com
3. properti.kompas.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • 3 Kru Pesawat Kargo Rimbun

    Tiga kru pesawat Rimbun Air cargo seri Twin
  • Kentaro Sakaguchi

    Kentaro Sakaguchi merupakan seorang aktor dan model asal
  • Teuku Rasya

    Teuku Rasya adalah aktor dan penyanyi berkebangsaan Indonesia.
  • Boven Digoel

    Kabupaten Boven Digoel atau Digoel Atas merupakan daerah
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved