Erupsi Merapi Semakin Dekat, BPPTKG Sebut Letusan Tak Akan Sebesar 2010, Ini Penjelasannya

Saat ini, setiap hari terjadi enam kali gempa gempa dangkal di kawasan Merapi, 23 kali gempa dangkal, dan deformasi sebesar 2 sentimeter


zoom-inlihat foto
merapia.jpg
www.niagawisata.com/sonydsc
Gunung Merapi, difoto dari Kaliurang.


BPPTKG Yogyakarta juga memaparkan, berdasarkan pemantauan dengan electronic distance measurement terjadi deformasi Gunung Merapi dengan laju pemendekan jarak sebesar 2 sentimeter per hari.

Sedangkan, dari pengamatan visual dan instrumental disimpulkan, kondisi kubah lava saat ini stabil.

Volume kubah lava diperkirakan masih sama seperti perhitungan sebelumnya pada 26 Juli 2020 yaitu sebesar 200.000 meter kubik.

"Berdasarkan analisis foto drone tidak teramati adanya material magma baru," kata Hanik.

"Aktivitas vulkanik masih cukup tinggi dan ditetapkan dalam tingkat aktivitas waspada," sambungnya.

Baca: Gunung Merapi

Selain itu, dalam pemantauan dalam rentang waktu tersebut juga terpantau, terjadi satu kali kemunculan asap putih di puncak Gunung Merapi.

Ketinggian asap itu 500 meter dari kawah.

"Teramati dari pos pengamatan Gunung Merapi Kaliurang pada 21 Oktober 2020 jam 06.14 WIB," sebut Hanik.

BPPTKG Yogyakarta merekomendasikan radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo/Wijaya Kusuma)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPPTKG Sebut Erupsi Merapi Selanjutnya Makin Dekat, Tak Sebesar Letusan 2010" dan "Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Meningkat, Status Masih Waspada"











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved