Diduga Manfaatkan Program Covid-19 untuk Kampanye, KPU Ogan Ilir Diskualifikasi Paslon Petahana

KPU Ogan Ilir diskualifikasi paslon petahana, Ilyas-Endang, dari Pilkada Ogan Ilir


zoom-inlihat foto
tim-advokasi-pasangan-panca-ardani-memberi-keterangan-dalam-jumpa-pers.jpg
KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG
Tim Advokasi pasangan Panca-Ardani memberi keterangan dalam jumpa pers yang digelar Jumat (16/10/2020) terkait diskualifikasi paslon petahana Ilyas-Endang oleh KPU Ogan Ilir.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - KPU Ogan Ilir, Sumatera Selatan, resmi mendiskualifikasi pasangan Ilyas-Endang dari Pilkada Ogan Ilir.

Pasalnya, paslon petahana itu terbukti melakukan pelanggaran administrasi.

Oleh karena itu KPU Ogan Ilir menegaskan keduanya sudah tak boleh melakukan kampanye, seperti diberitakan Kompas.com.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Ogan Ilir Massuriyati di kantornya pada Rabu (14/10/2020).

Menanggapi keputusan itu, penantang Ilyas Endang, Panca-Ardani, menggelar jupa pers pada Jumat (16/10/2020).

Ketua Tim Advokasi pasangan Panca-Ardani, Dhabi Gumayra merasa perlu meluruskan beberapa hal.

Baginya, keputusan KPU sudah tepat dan sesuai aturan.

Manfaatkan Program Covid-19

Tim Advokasi pasangan Panca-Ardani memberi keterangan dalam jumpa pers yang digelar Jumat (16/10/2020) terkait diskualifikasi paslon petahana Ilyas-Endang oleh KPU Ogan Ilir.
Tim Advokasi pasangan Panca-Ardani memberi keterangan dalam jumpa pers yang digelar Jumat (16/10/2020) terkait diskualifikasi paslon petahana Ilyas-Endang oleh KPU Ogan Ilir. (KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG)

Baca: Hacker Usia 14 Tahun Bobol Situs Web KPU Kabupaten Jember, Ini Keterangan Polisi

Dhabi menyebut paslon petahana melanggar pasal 71 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 ayat 3 yang berbunyi sebagai berikut.

"Gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan wali kota dan wakil wali kota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih."











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved