Hepatitis D

Hepatitis D disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D (Delta Virus). Virus ini mengakibatkan terjadinya radang pada hati


zoom-inlihat foto
hepatitis-d.jpg
hallodoc
Hepatitis D disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D (Delta Virus). Virus ini mengakibatkan terjadinya radang pada hati.

Hepatitis D disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D (Delta Virus). Virus ini mengakibatkan terjadinya radang pada hati




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hepatitis D disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D (Delta Virus).

Virus ini mengakibatkan terjadinya radang pada hati.

Faktanya, setiap jenis hepatitis memiliki cara penyebaran dan gejala yang berbeda-beda, termasuk jenis hepatitis D ini.

Khusus untuk hepatitis D, penyakit ini “butuh” virus Hepatitis B untuk menjangkiti sel hati.

Penularannya dapat ditempuh dengan dua cara, pertama dengan infeksi bersamaan secara simultan Hepatitis B dengan Hepatitis D (koinfeksi).

Kedua dengan infeksi virus Hepatitis D pada individu yang telah terinfeksi Hepatitis B sebelumnya (superinfeksi).

Hepatitis D bisa menimbulkan penyakit akut maupun kronis.

Hepatitis D akut terjadi tiba-tiba dengan gejala yang lebih parah dibanding hepatitis D kronis.

Hepatitis D 1
Hepatitis D disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D (HDV) yang dapat menyebar melalui cairan tubuh atau kontak langsung dengan mereka yang sudah mengidapnya

Saat infeksi hepatitis D terjadi selama 6 bulan atau lebih, maka infeksi ini disebut dengan infeksi kronis.

Infeksi kronis gejala yang timbul berkembang dan bertambah parah secara perlahan. Virus umumnya menetap dalam tubuh selama beberapa bulan sebelum gejala pertama muncul.

Semakin lama, infeksi terjadi, maka risiko terjadinya komplikasi akibat penyakit ini pun semakin tinggi.

Sayangnya, sampai sekarang belum ditemukan obat untuk penyakit hepatitis D.

Baca: Hepatitis

  • Penyebab


Hepatitis D disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D (HDV) yang dapat menyebar melalui cairan tubuh atau kontak langsung dengan mereka yang sudah mengidapnya.

HDV dapat ditularkan melalui:

  • Urine.
  • Kehamilan (dari ibu ke janin).
  • Persalinan (dari ibu ke bayi).
  • Cairan sperma.
  • Cairan vagina.
  • Darah.

Jika sudah terinfeksi HDV, orang tersebut dapat menularkan HDV ke orang lain, bahkan sebelum gejalanya muncul.

Baca: Hepatitis B

  • Gejala


Infeksi hepatitis D sifatnya asimptomatik atau tidak menimbulkan gejala pada sekitar 90 persen pengidapnya.

Tidak hanya itu, infeksi hepatitis D sering kali sulit dibedakan dari infeksi virus hepatitis lainnya secara klinis, terutama gejala infeksi virus hepatitis B karena keduanya mirip.

Gejala hepatitis D yang umum ditemui yaitu:

  • Kulit dan mata menjadi kuning.
  • Kelelahan.
  • Mual dan muntah.
  • Nyeri sendi.
  • Nyeri perut.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Warna urine berubah menjadi gelap seperti teh.
  • Gatal-gatal.
  • Tampak bingung.
  • Memar dan perdarahan.

Baca: Hepatitis A

  • Pengobatan dan Pencegahan


Hingga kini, belum ada pengobatan yang bisa mengatasi hepatitis D dengan baik.

Diagnosis dini sangat penting untuk mencegah kerusakan hati.

Pencegahan Hepatitis D

  • Hindari penggunaan obat-obatan terlarang.
  • Lebih berhati-hati dalam tindik dan tato.
  • Gunakan kondom.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Penyakit Hepatitis D
Penyebab Infeksi virus hepatitis D
Faktor Risiko Terkena infeksi hepatitis B
Sering menerima transfusi darah
Melakukan hubungan intim sesama jenis, terutama pria.


Sumber :


1. www.halodoc.com


Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved