Shin Tae-yong menyebut sejatinya kapten adalah David Maulana, sedangkan Pratama Arhan dan Rizky Ridho hanya sebagai wakil kapten.
Karena David dan Rizky tidak bermain sebagai starting line-up saat pertemuan kedua lawan timnas U-19 Makedonia Utara, maka Arhan yang saat ini berstatus sebagai pemain PSIS Semarang itu ditunjuk menjadi kapten.
"Sebenarnya kapten adalah David Maulana dan untuk wakil kapten ada Rizky Ridho serta Pratama Arhan," kata Shin Tae-yong seperti dikutip dari YouTube PSSI.
"Karena David dan Ridho tidak jadi starter (pada laga kedua Timnas Indonesia U-19 versus timnas U-19 Makedonia Utara), maka kaptennya Arhan," ujar mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.
Mengenal Pratama Arhan, "Rory Delap" dari Indonesia
Salah satu yang mencuri perhatian adalah sosok Pratama Arhan Alief Rifai.
Arhan yang berposisi sebagai bek kiri, ternyata memiliki kemampuan spesial.
Umpan tangan ke dalam lapangan dari Arhan mampu melesat jauh bak tendangan sepak pojok.
Baca: Timnas Indonesia U-19 Menang 4-1 Lawan Makedonia Utara, Duo Jack Brown dan Elkan Baggot Tampil Apik
Keahilian Arhan pun mengingatkan publik Indonesia terhadap sosok legendaris di Liga Inggris, Rory Delap.
Mantan gelandang Stoke City itu dikenal dengan lemparan tangan jauhnya yang melesat cepat dan tinggi bak tendangan penjuru hingga bisa membuat timnya beberapa kali mencetak gol.
Dalam beberapa pertandingan, Arhan kerap memberikan umpan-umpan berbahaya yang bisa berbuah gol lewat lemparan jarak jauhnya.
Lemparan itu akhirnya terbukti menjadi senjata mematikan kala Indonesia menghadapi Qatar pada Minggu (20/9/2020).
Indonesia berhasil unggul lebih dulu setelah Saddam Gaffar menyambut lemparan jarak jauh Arhan dan mencetak gol pembuka.
Ternyata, untuk bisa menguasai kemampuan lemparan super itu, Arhan harus melalui perjuangan yang panjang.
Untuk menguasai kemampuan tersebut, Arhan membutuhkan waktu selama kurang lebih tiga tahun.
Baca: Sudah Tiba di Kroasia, Elkan Baggott Bek Klub Inggris Ipswich Town Siap Bela Timnas Indonesia U-19
Selama ini, Arhan mempelajari sendiri teknik melakukan lemparan ke dalam dengan jarak yang sangat jauh.
"Soal lemparan ke dalam yang jauh saya belajar sendiri dan memang sudah lama sekitar tahun 2017 saya melakukannya hingga sekarang," ucap Arhan dilansir dari laman resmi PSSI.
"Selain itu, setiap pertandingan saya harus fokus dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik," kata Arhan menambahkan.
Pratama Arhan sendiri merupakan pesepak bola kelahiran Blora, Jawa Tengah, Indonesia pada tanggal 21 Desember 2001.
Saat ini, Pratama Arhan bermain di klub asal Indonesia, PSIS Semarang.
(Tribunnewswiki.com/Ris)
Sebagian artikel tayang di Bolasport.com berjudul Si Lemparan Super Jadi Kapten Timnas U-19 Indonesia, Ini Alasan Shin Tae-yong