Posting Foto dan Puji Cristiano Ronaldo di Sosmed, Kylian Mbappe Bahagia Bertemu Sang Idola

Pemain timnas Prancis dan PSG, Kylian Mbappe terlihat sangat bahagia ketika harus bertemu idolanya semasa kecil, Cristiano Ronaldo.


zoom-inlihat foto
mbappe-ronald.jpg
Twitter @@KMbappe
Kylian Mbappe, terlihat sangat sumringah ketika bertemu Ronaldo pada laga Prancis vs Portugal di UEFA Nations League, Senin (12/10/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sosok Cristiano Ronaldo sudah menjadi rahasia umum sebagai salah seorang atlet paling terkenal di dunia.

Perjalanan karier Ronaldo di lapangan hijau telah menginspirasi jutaan anak-anak di dunia dan menjadikan pemain asal Portugal itu sebagai idola.

Tak terkecuali bagi Kylian Mbappe, yang memang sudah sejak lama diketahui mengagumi sosok Cristiano Ronaldo.

Mbappe sendiri saat ini menjadi penyerang andalan Timnas Prancis sekaligus Paris Saint-Germain (PSG).

Bagi Mbappe, Ronaldo adalah panutannya di dunia sepak bola sejak dirinya masih kecil. Hal ini terbukti dari berbagai foto yang tersebar di internet.

Berbagai poster Ronaldo berseragam Real Madrid maupun timnas Portugal terpasang di dinding kamar Mbappe kecil.

Selain itu, Mbappe juga pernah berfoto bersama Ronaldo ketika berlatih di Valdebebas, komplek latihan skuad Real Madrid.

Seiring berjalannya waktu, Mbappe yang merupakan kelahiran Bondy, Paris 20 Desember 1998 itu juga perlahan merangkak reputasinya di dunia sepak bola.

Baca: Skuad Juventus Membandel dan Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Ternyata Dipicu Cristiano Ronaldo

Nama Kylian Mbappe juga mulai dikenal oleh pecinta sepak bola, terutama sejak musim 2016-17 ketika masih bermain untuk AS Monaco.

Dia digadang-gadang menjadi megabintang kulit bulat selanjutnya jika Ronaldo dan Lionel Messi telah gantung sepatu suatu saat nanti.

Kylian Mbappe, mengidolai Cristiano Ronaldo.
Kylian Mbappe, sangat mengidolai Cristiano Ronaldo. (offsid sport)

Prestasinya Mbappe juga tidak sembarangan, mulai dari trofi individu sebagai pemain terbaik dan top skorer pernah dia raih.

Salah satu yang paling gemilang adalah dengan menjadi aktor penting kala Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.

Kala itu, usia Mbappe masih 19 tahun dan diandalkan sebagai penyerang kanan di skuad Les Blues.

Baca: Juventus dan Barcelona Satu Grup di Liga Champions: Akhirnya, Duel Ronaldo vs Messi Terjadi Lagi

Meski demikian, Mbappe tidak lupa dengan sosok yang dia idolai, yakni Cristiano Ronaldo.

Pertemuan dengan Ronaldo pun tak ia lewatkan begitu saja.

Kebetulan Mbappe dan Ronaldi saling berhadapan dalam laga Liga Negara Eropa Grup A3, Perancis vs Portugal, Senin 12 Oktober.

Momen Kylian Mbappe bertemu Ronaldo menjadi pembicaraan hangat di media sosial.

Mbappe juga mengunggah momen ketika dia bisa satu lapangan dengan sang idola meski sebagai lawan.

"Idola," satu kata Mbappe untuk pemain idolanya sejak kecil, Ronaldo.

Satu kata tersebut diikuti dengan emotikon kambing yang merujuk pada "goat" dalam Bahasa Inggris.

Adapun makna GOAT yang dimaksud adalah kependekan dari Greatest of All Time atau terhebat sepanjang waktu.

Di Instagram, Ronaldo sendiri mengomentari unggahan Mbappe yang memasang foto mereka berdua dengan emoji 'kepalan tangan', yang mengindikasikan hubungan di antara mereka semakin erat.

Baca: Jadi Salah Satu Pesepak Bola Terkaya, Baju Santai Cristiano Ronaldo Ini Seharga Mobil Mewah Miliaran

Sebelum laga Prancis vs Portugal, terakhir kali keduanya berjumpa terjadi pada Maret 2018.

Kala itu Ronaldo bersama Real Madrid menghadapi PSG dalam babak 16 besar Liga Champions.

Kedekatan yang ditunjukkan oleh Mbappe dan Ronaldo pun membuat hati fan Real Madrid saat ini berdetak kencang.

Sudah lama Kylian Mbappe diisukan akan direkrut Real Madrid dan sosok Ronaldo pun lekat dengan klub tersebut, kendati saat ini bermain di Juventus.

Selain itu, di Madrid saat ini ada Zinedine Zidane sebagai pelatih dan sosok legenda sepak bola asal Prancis yang juga dihormati oleh Kylian Mbappe.

Ronaldo langgar protokol Covid-19 Juventus

Pandemi Covid-19 sempat membuat sepak bola Eropa tersendat.

Kompetisi klub mulai dari level lokal hingga regional terhenti dan bahkan laga antar negara atau internasional juga banyak mengalami penundaan karena pandemi Covid-19.

Namun, meski ada pandemi Covid-19, federasi sepak bola dunia (FIFA) dan berbagai federasi sepak bola benua tak melarang laga antar negara.

Protokol kesehatan yang menjadi landasan tetap berjalannnya laga internasional juga ternyata menghadirkan masalah baru.

Keputusan protokol kesehatan yang berbeda antara klub dan federasi negara masing-masing pemain membuat klub Italia, Juventus kini terbelit persoalan pelik.

Beberapa pemain Juventus "membandel" dan melanggar protokol kesehatan demi bermain untuk timnas negaranya masing-masing.

Menjadi makin pelik, ternyata dikabarkan yang menjadi pemicu pelanggar protokol kesehatan di Juventus adalah superstar Cristiano Ronaldo.

Cristiano Ronaldo disebut-sebut sebagai pemain yang memicu pemain Juventus lain melanggar protokol kesehatan.

Para pemain Juventus sebenarnya harus menjalani isolasi mandiri sejak ditemukannya kasus positif di klub tersebut pada Sabtu (3/10/2020) lalu

Sesuai dengan rilis yang dikeluarkan klub, Juventus melaporkan ada 2 anggota staf klub yang positif terjangkit Covid-19.

Baca: Sejarah Besar Satu Dekade Terakhir, Ronaldo dan Messi Tak Lagi Masuk 3 Besar Pemain Terbaik Eropa

Alhasil, para pemain pun diminta melakukan isolasi mandiri karena temuan kasus positif tersebut,

Sejatinya, para pemain telah siap tampil jelang laga lawan Napoli yang sedianya dijadwalkan pada Minggu (4/10/2020) atau Senin dini hari WIB di Allianz Stadium Turin.

Cristiano Ronaldo dengan seragam Juventus.
Cristiano Ronaldo dengan seragam Juventus. (AFP/Miguel Medina)

Pada akhirnya laga Juventusvs Napoli dibatalkan lantaran sang lawan memutuskan tak bernagkat ke Turin.

Napoli memutuskan tidak berangkat ke Turin karena dua pemain positif COVID-19 yakni dua gelandang; Piotr Zielinski dan Eljif Elmas.

Mereka juga tertahan lantaran otoritas kesehatan lokal di Campania mengirim peringatan agar skuad asuhan Gennaro Gattuso menjalani isolasi.

Setelah laga tersebut resmi batal, para pemain Juventus masih tetap diwajibkan menjalani isolasi mandiri di J Hotel, dekat kompleks latihan La Continassa.

Namun beberapa pemain menolak untuk menjalani isolasi mandiri tersbeut karena mereka harus memenuhi panggilan timnas.

Seperti diketahui, pada 5-13 Oktober 2020 sesuai kalender FIFA adalah jadwal jeda Internasional. di mana para pemain harus bermain dalam laga-laga internasional.

Cristiano Ronaldo pada laga Portugal Vs Spanyol yang berakhir 0-0 di Stadion Jose Alvalade, Rabu (7/10/2020) atau Kamis dini hari WIB.
Cristiano Ronaldo pada laga Portugal Vs Spanyol yang berakhir 0-0 di Stadion Jose Alvalade, Rabu (7/10/2020) atau Kamis dini hari WIB. (TWITTER.COM/ULTRA_SURISTIC)

Menurut laporan dari La Gazetta dello Sport, Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang menolak isolasi mandiri yang dilakukan klub dalam beberapa hari.

Pada Senin (5/10/2020), Ronaldo diketahui memutuskan kembali ke negaranya, Portugal untuk bersiap menghadapi Spanyol dalam laga persahabatan pada Rabu (7/10/2020).

Keputusan Ronaldo ini membuat pemain Juventus lain tak ragu untuk menerima panggilan timnas negaranya walau sedang dalam masa isolasi.

Laporan yang sama menyebut beberapa pemain seperti Paulo Dybala, Juan Cuadrado, Danilo, Rodrigo Bentancur, dan Merih Demiral mengikuti langkah Ronaldo.

Sementara, Aaron Ramsey diketahui tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga ia absen dalam laga Inggris Vs Wales, Kamis (8/10/2020).

Baca: Lionel Messi Berdamai dan Minta Maaf ke Barcelona, Ronald Koeman Tetap Gelisah, Apa Alasannya?

Cristiano Ronaldo sendiri sudah turut bermain dalam laga Portugal melawan Spanyol di Estadio Jose Alvalade pada Rabu (7/10/2020) atau Kamis dini hari WIB.

Mantan pemain Real Madrid bermain selama 72 menit dalam laga yang berkahir imbang 0-0 itu.

Dengan kabar ini, para pemain Juventus yang melanggar protokol kesehatan berpeluang mendapat sanksi.

"Klub sendiri memberi tahu kami bahwa bebeapa pemain meninggalkan tempat isolasi dan karena itu, kami memberi tahu otoritas yang berwenang soal soal apa yang terjadi," kata direktur otoritas kesehatan di Piedmont, Roberto Testi sebagaimana dilansir dari Ansa.

(Tribunnewswiki.com/Ris)





Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved