Seorang Koki Positif Covid-19 Diminta Isolasi Mandiri, Nekat Ikut Piknik Bersama Naik Bus ke Bali

Seorang koki wnaita asal Jepara posistif Covid-19, diminta isolasi mandiri malah nekat pergi piknik dengan puluhan orang naik bus ke Bali


zoom-inlihat foto
corona-ilustrasi-4545454.jpg
Freepik
Ilustrasi virus Corona


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang koki positif Covid-19 yang diminta isolasi mandiri justru nekat pergi piknik dengan 40 orang kampung naik bus ke Bali.

S (50) merupakan seorang warga Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang berprofesi sebagai koki atau juru masak

S dinyatakan terinfeksi virus corona atau Covid-19 setelah hasil swabnya keluar awal Oktober 2020.

Mundrikatun, selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara menyampaikan, S diminta untuk melakukan isolasi mandiri karena saat itu kondisinya kesehatannya baik-baik saja.

Bukannya patuh dengan imbauan untuk melakukan isolasi mandiri, S malah nekat ikut piknik pada 2 Oktober 2020 lalu.

Baca: Skuad Juventus Membandel dan Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Ternyata Dipicu Cristiano Ronaldo

Baca: Tuding China sebagai Penyebab Pendemi Covid-19, Donald Trump Bersumpah: Mereka Harus Bayar Akibatnya

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, para rombongan tersebut pulang pada 6 Oktober 2020.

Mundrikatun mengatakan, Jumat (9/10/2020), S dipulangkan lebih awal dan diboyong ke puskesmas.

"S dipulangkan lebih awal dan dibawa ke Puskesmas Bangsri II," ujar dia.

Selanjutnya rombongan di dalam bus yang digunakan untuk piknik tersebut langsung dijemput dan dikawal menuju Puskesmas Bangsri II untuk tes swab massal.

Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah)
Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah) (Kompas.com, Hai.Grid.id)

Bus tersebut dikawal oleh tim Satgas Penanganan Covid-19 dan aparat Polsek Bangsri.

"Kami masih melakukan tracing dan masih menunggu hasil swab. Hal ini sangat disayangkan," ungkap Mundrikatun.

Sebagai informasi, ada 1.776 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jepara yang tercatat oleh data Pemerintah Kabupaten Jepara, hingga Jumat (9/10/2020).

Jumlah tersebut terbagi dari 227 orang menjalani isolasi mandiri dan di rumah sakit.

Kemudian sebanyak 1.403 orang dinyatakan sembuh, dan 146 orang meninggal dunia.


TERPISAH, 12 Remaja Aksi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Reaktif Covid-19 Setelah Rapid Test

Pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja menimbulkan kontroversi.

Sejumlah buruh hingga mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dilakukan di sejumlah daerah, termasuk Jakarta pada Rabu (7/10/2020).

Aksi ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Alhasil, Polda Metro Jaya pun akhirnya melakukan rapid test terhadap 200 orang remaja yang berhasil ditangkap saat aksi unjuk rasa.





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved