Pria di Bali Ngaku Dibegal saat Diminta Beli Gas, Simpan Uang Rampasan Rp2,5 Juta di Celana Dalam

Seorang pria di Bali bawa kabur uang bos Rp 2,5 juta untuk beli gas, ngaku dibegal dan sembunyikan uang curian di celana dalamnya


zoom-inlihat foto
korban-salah-tangkap-penjara-borgol.jpg
pixabay.com
Ilustrasi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pria berinisial AR (23) tahun nekat bawa kabur uang Rp2,5 juta untuk beli gas di dalam celana dalamnya.

Uang senilai Rp2,5 juta milik bosnya tersebut dibawa kabur oleh AR bersama dengan gajinya yang juga disimpan di celana dalamnya.

Kejadian tersebut diketahui usai AR berbohong pada bosnya tentang dirinya dibegal orang ketika sampai di di daerah simpang tiga Jagaraga, Sukawati.

Sebelumnya, AR diminta sang bos untuk membeli gas LPG di daerah di Celuk, Sukawati.

Bos AR yang ada di Ubud langsung mengajak AR ke Polsek Sukawati untuk menemani pelaku membuat laporan tersebut.

AR membuat laporan palsu dengan mengatakan dirinya diberhentikan oleh dua orang menggunakan sepeda motor Jupiter.

Baca: Sinopsis Logan Lucky, Aksi Pencurian Daniel Craig dan Channing Tatum, Malam Ini di TransTV

Baca: Waspada, Aksi Pencurian Modus Meletakkan Bangkai Tikus di Depan Rumah

Gajinya Rp1 juta dan uang gas Rp2,5 juga dibawa kabur dan dirinya diikat.

Polisi langsung bergerak ke TKP untuk melakukan penyelidikan usai adanya laporan tersebut.

Namun kejanggalan kasus pembegalan tersebut mulai nampak.

Posisi tangan AR yang terikat dan bisa mengendarai mobil pikap membuat polisi curiga.

Kemudian, polisi menggeledah AR dan menemukan uang sejumlah Rp3,5 juta yang diikat ke celana dalam miliknya.

ilustrasi
ilustrasi (Kompas.com)

Setelah ketahuan, AR mengaku jika pembegalan tersebut merupakan rekaan semata.

Serta uang yang disimpannya di celana dalam tersebut merupakan uang gaji dan uang bosnya yang diberikan untuk membeli gas LPG.

Motif di balik penipuan itu karena alasan kebutuhan keluarga yang mendesak dan berniat ingin menguasai uang.

Kapolsek Sukawati AKP Suryadi mengatakan, istri terduga pelaku sedang membutuhkan uang.

"Ia mengaku istri terduga pelaku sedang membutuhkan uang. Kemudian timbul niat menyembunyikan uang tersebut di dalam celana dalam," kata Suryadi, dalam keterangan tertulis, Jumat sore.

Selanjutnya, pihak kepolisian membuat laporan model A, yakni pelapor sudah menipu petugas juga bosnya dengan membuat laporan palsu ke polisi.

Oleh sebab itulah AR di tangkap di Polsek Sukawati, Gianyar, Rabu (7/10/2020) sore.

AR dituding degan Pasal 220 KUHP karena memberikan keterangan palsu, dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.

Pelaku diamankan untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

TERPISAH, Pencurian Celana Dalam Wanita Resahkan Warga Cianjur, Pelaku Diduga Punya Kelainan Seksual

Warga di Kabupaten Cianjur digegerkan oleh kasus pencurian celana dalam wanita.

Beberapa hari terakhir, warga mengaku kehilangan celana dalam yang dijemur di pekarangan rumah.

Rupanya kehilangan celana dalam itu tidak hanya sekali.

Kasus ini mulanya berawal saat warga Kampung Pangerangan, Desa Kertajaya, Ciranjang menemukan sejumlah celana dalam yang dibuang di sembarang tempat.

“Seminggu terakhir ini warga menemukan celana dalam wanita dibuang di dekat jemuran, pekarangan rumah, bahkan sampai di genting (atap rumah),” kata ketua RT setempat Agus Kurni, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (29/9/2020).

Selain itu, warga juga menemukan beberapa celana dalam yang dibuang pelaku dalam keadaan basah dan terdapat bercak seperti cairan sperma.

FOTO: Ilustrasi Celana Dalam
FOTO: Ilustrasi Celana Dalam (Pixabay - Pexels / 9148 foto)

Mengetahui hal tersebut, warga pun langsung membakarnya karena khawatir menyebabkan penyakit.

"Kata yang lihat begitu, ada cairan lengket, seperti sperma," tambahnya.

Pelaku diduga mencuri celana dalam wanita untuk dijadikan media menyalurkan hasrat sekesualnya.

“Dugaan pelakunya laki-laki. Namun, masih diintai siapanya karena sampai sekarang belum dapat juga. Seperti misterius,” ujar dia.

Diketahui, celana dalam yang dicuri merupakan milik anak-anak hingga orang tua.

“Pelaku mengambilnya tidak pandang usia, mulai celana dalam punya emak-emak sampai yang punya gadis bahkan anak-anak,” ucapnya.

Pihaknya sendiri telah berkomunikasi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama setempat untuk menyiapi kejadian tersebut.

Baca: Pencurian 27 Pakaian di Mall Kota Depok, 2 Pelaku Terciduk Sisipkan Barang Curian di Tempat Ini

Baca: Sejumlah Warga Jakarta Galang Donasi untuk Pedagang Gorengan Korban Pencurian Motor

“Warga merasa terteror. Efeknya ke psikologis, terlebih dengan adanya temuan ini (dugaan bercak sperma di celana dalam),” kata Agus.

Pada awalnya, Agus mengira kejadian ini hanya ulah iseng anak kecil.

Namun, setelah ditelusuri kejadian celana dalam wanita dicuri merupakan perbuatan yang disengaja.

Hingga kini ia belum mengetahui pelaku yang mencuri celana dalam wanita.

“Ada orang yang sengaja mengambilnya dari jemuran. Namun, siapanya itu yang kami masih selidiki. Belum diketahui orangnya,” ucapnya.

Rupanya kejadian serupa juga pernah terjadi beberapa tahun yang lalu.

Agus menceritakan di kampung sebelah pernah terjadi kejadian yang serupa.

"Selain di sini, di kampung sebelah juga pernah terjadi. Sudah lama kejadiannya, tahunan. Nah, sekarang kejadian lagi," ujar dia.

Baca: VIRAL, Pencurian Pisang di Pati, Jawa Tengah, Pelaku Diamuk Massa hingga Mobil Dihancurkan

Bersama warga, ia pernah berusaha mengintai pelaku.

Namun, sejauh ini belum membuahkan hasil.

"Setiap diintai, pelaku tidak pernah beraksi. Sepertinya dia tahu," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang enggan namanya ditulis mengakui kehilangan celana dalam saat dijemur di pekarangan rumahnya.

“Awalnya tidak sadar kalau celana dalam saya hilang. Tapi, dengar ramai-ramai ada celana dalam di atas genting. Saat dilihat ternyata itu punya saya,” ucap perempuan paruh baya itu saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Ia berharap, kasus ini bisa segera terungkap dan pelakunya ditangkap karena perbuatan itu meresahkan warga dan membuat kaum perempuan waswas.

“Bukan masalah hilangnya. Namun, takutnya pelaku punya maksud yang lain-lain,” ucap dia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Afitria/Kaka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Komaps.com dengan judul Demi Rp 2,5 Juta, Pria Ini Buat Laporan Palsu Mengaku Dibegal





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved