Ivan Sinarso (Founder Ceklab)

Pria kelahiran Lombok, 28 Desember 1996 ini, bersama temannya Caesar Givani mendirikan Ceklab.id pada Mei 2019


zoom-inlihat foto
ivan-sinarso.jpg
Istimewa. Dokumentasi pribadi Ivan Sinarso.
Ivan Sinarso, Co-Founder dan Chief Technology Officer PT Mediva Digital Inovasi dengan produk Ceklab.id.

Pria kelahiran Lombok, 28 Desember 1996 ini, bersama temannya Caesar Givani mendirikan Ceklab.id pada Mei 2019




  • Informasi #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Muda dan berbakat, hal ini tepat disematkan pada seorang Ivan Sinarso.

Ia merupakan pendiri startup dibidang kesehatan, Ceklab.id.

Pria kelahiran Lombok, 28 Desember 1996 ini, bersama temannya Caesar Givani mendirikan Ceklab.id pada Mei 2019.

Ivan Sinarso
Ivan Sinarso (Istimewa. Dokumentasi pribadi Ivan Sinarso)

Hingga saat ini, aplikasi Ceklab.id sudah digunakan lebih dari 35.000 pengguna.

Baca: Politeknik Pajajaran

  • Kehidupan Awal #


Pada 2014, Ivan lulus dari SMAK St Louis Surabaya dan melanjutkan jenjang pendidikannya di Universitas Ciputra, Fakultas Internasional Business Manajement, kemudian lulus pada tahun 2018.

Ivan Sinarso
Ivan Sinarso (Istimewa. Dokumentasi pribadi Ivan Sinarso)

Cerita awal Ivan terjun ke bidang kesehatan dimulai saat ia dan sang teman Caesar tengah berbelanja mesin untuk usaha alat kesehatan (Alkes).

“Eh tiba-tiba pasiennya Caesar nelpon untuk konsultasi via WA, kakinya kuning. Disana saya tertarik sekali, karena benar-benar mengamati bagaimana dokter menganalisa suatu penyakit. Alhasil, saat itu Caesar memesankan pasiennya pemeriksaan lab. Tapi jadi ribet banget mba, karena pasien harus datang ke praktik lagi, bawa form dan lain-lain. Disana saya melihat bahwa pasar lab, khususnya medical check up ini tidak efektif,” tutur Ivan saat dihubungi Tribunnews.

Proses pemesanan pemeriksaan lab yang lebih banyak offline, harga tiap lab yang berbeda dan tertutup, serta ribetnya pemeriksaan-pemeriksaan yang ada dan tidak user friendly membuat Ivan dan Caesar membuat Ceklab.id.

Baca: Nadiem Makarim

  • Ceklab.id #


Ceklab.id merupakan platform untuk memudahkan pasien mengecek kondisi nya sendiri melalui pemeriksaan online dan apabila kasus khusus bisa didampingi dokter.

Saat ini, Ceklab.id sudah tersedia di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya Raya termasuk lima kota sekeliling Surabaya dan Bali.

Ceklab.id juga dipercayai oleh Telkom, MNC Pictures, PP Properti, Sour Sally, Gulu gulu dan Babarafi sebagai partner kesehatan mereka.

Selama setahun lebih membangun Ceklab.id, Ivan juga pernah mengalami titik terberat membesarkan usahanya tersebut.

Titik terberatnya ialah saat mengedukasi pasien tentang bahaya penyakit kronis.

“Penyakit jantung, ginjal, hepar itu sangat berbahaya dan tidak ada gejala. Jadi saat mengingatkan ke pasien untuk cek komorbid atau penyakit penyerta, kadang beberapa menyepelekan karena tidak merasakan gejala apapun. Ketika sudah terlambat, biasanya harus pengobatan rutin seperti cuci darah, kontrol hepar dan sebagainya,” terang pria yang juga Dosen Mentor untuk Universitas Widya Mandala Surabaya.

Ke depan Ivan ingin mengembangkan Ceklab.id untuk pemeriksaan genomic, yang nantinya akan bisa mengetahui risiko terkena beberapa jenis kanker, auto imun dan penyakit lainnya.

Ivan dan Caesar juga sedang dalam tahap eksplorasi di deep learning artificial intelligent untuk membantu screening lebih scalable untuk pengguna Ceklab.id.

Dikala senggang, Ivan senang membaca novel bergenre aksi fantasi, novel silat china, menonton film dan travelling.

Karya-karya seniman Sujiwo Tedjo pun ia nikmati.

“Memang nggak semua orang suka Sujiwo, soalnya seninya agak aneh. Tapi saya suka, soalnya beliau outliers. Disaat semua orang mikir alfabet A,B,C, Sujiwo bisa mikir pakai angka, romawi atau sesuatu yang benar-benar berbeda dan trait presonality ini yang saya pegang saat jadi entrepreneur. Bagaimana kita bisa nggak membatasi pemikiran dengan apa yang ada di pasar, tapi melihat dari perspektif berbeda dan membuat solusi dari sana,” kata Ivan.

Penghargaan :

1. NextDev Evangelist 2019, startup dengan pertumbuhan terbaik diantara 8.000 finalis.
2. Dilatih secara intens di Silicon Valley Innovation Center, San Fransisco, Amerika by Telkomsel.
3. Second National Winner of Go Startup Indonesia, Ritz Carlton Jakarta, held by Bekraf, Kementrian Pariwisata Indonesia.
4. Salah satu dari mos! fundable startups oleh IDFF (Indonesia Fund Fest) diselenggarakan oleh Horse Stable India.
5. Penerima beasiswa untuk pelatihan yang diselenggarakan United Nations untuk acara UNLEASH INNOVA TION LAB di Shenzhen, China, 2019.
6. Finalis nasional dari WMM (Wirausaha Muda Mandiri) yang di selenggarakan oleh Bank Mandiri Indonesia.
7. Peraih sertifikat beasiswa pelatihan manajemen bisnis Action Coach Jakarta bersama bank Mandiri.
8. Project Manager di Monggoh Software House, bertanggung jawab dalam memimpin tim dan mengelola konsumen, produk berupa website travel, ERP, dan online shop.
9. Best Entrepreneurin Innovation, Universitas Ciputra Surabaya. 2017
10. Best Entrepreneurin Commerce, Universitas Ciputra Surabaya 2017.

(Tribunnews.com/Lita Febriani)



Info Pribadi
Pendidikan
Riwayat Karir
Berita Terkini
   


Sumber :


1. Tribunnews.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved