Jangan Panik! Batuk Belum Tentu Covid-19, Ini Cara Membedakannya dengan Penyakit Batuk Musiman

Batuk berkepanjangan adalah satu dari tiga gejala Covid-19 yang perlu kita waspadai.


zoom-inlihat foto
batuk-ilustrasi-2.jpg
https://www.freepik.com
Ini cara membedakan batuk musiman dengan batuk karena terinfeksi Covid-19. Foto: Ilustrasi Batuk


"Kita semua memiliki virus yang membuat kita mengalami pilek dan sakit tenggorokan, tanpa batuk. Tetapi jika Anda mengalami batuk yang cukup sering, maka Anda memang perlu melakukan uji Covid-19," katanya.

Baca: Waspada! Batuk Kering Bisa Jadi Tanda Kamu Mengidap Penyakit Berbahaya Ini, Asma hingga Covid-19

Kemudian, menurut data dari aplikasi Covid Symptoms Study (Studi Gejala Covid), batuk yang berkaitan dengan sakit pilek tidak terjadi terus-menerus dan membuat seseorang sulit berbicara, terjaga di malam hari, atau berkaitan dengan sakit kepala dan kelelahan yang parah, seperti yang sering terlihat pada gejala Covid-19.

"Jika kamu juga memiliki gejala hidung ingusan, kelenjar bengkak dan bersin-bersin, itu juga kemungkinan bukan Covid," kata profesor epidemiologi genetik di King's College London, Tim Spector, yang menjalankan penelitian.

Baca: WHO: Waspadai Sindrom Misterius pada Anak-anak yang Mungkin Terkait dengan Covid-19

Dia menambahkan, batuk juga lebih jarang terlihat pada anak-anak dengan gejala Covid, dibandingkan pada orang dewasa. 

Seorang pria yang menggunakan masker untuk mencegah Covid-19, sedang berjalan di jalan Hong Kong pada 23 Agustus 2020.
Seorang pria yang menggunakan masker untuk mencegah Covid-19, sedang berjalan di jalan Hong Kong pada 23 Agustus 2020. (MAY JAMES / AFP)

Kesulitan untuk membedakan batuk sebagai gejala Covid-19 dan non-Covid adalah salah satu alasan mengapa RCGP menyuarakan pentingnya perbaikan besar pada sistem uji dan pelacakan jejak, serta menyarankan agar dokter memiliki akses ke tes Covid-19 untuk membantu membedakan antara Covid-19 dan kondisi serius lainnya pada pasien berisiko tinggi. 

Para peneliti di University of Cambridge juga telah mengembangkan aplikasi bernama Covid-19 Sounds, yang mereka gunakan untuk mengumpulkan rekaman orang yang batuk, bernapas, dan berbicara, dan gejala lainnya, serta hasil tes Covid-19.

Data ini digunakan untuk mengembangkan algoritma pembelajaran mesin, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendeteksi batuk yang terkait sebagai gelaja Covid-19.

(Tribunnewswiki.com, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Batuk Tak Selalu Gejala Covid-19, Bagaimana Membedakannya?",











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved