Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik, atau yang juga umum disebut sebagai psoriasis seboroik atau eksim seboroik atau cradle cap pada bayi


zoom-inlihat foto
dermatitis-seboroik.jpg
hallodoc
Dermatitis seboroik, atau yang juga umum disebut sebagai psoriasis seboroik atau eksim seboroik

Dermatitis seboroik, atau yang juga umum disebut sebagai psoriasis seboroik atau eksim seboroik atau cradle cap pada bayi




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dermatitis seboroik, atau yang juga umum disebut sebagai psoriasis seboroik atau eksim seboroik atau cradle cap pada bayi.

Adalah penyakit kulit yang umumnya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang berminyak, seperti punggung, wajah, dahi, ketiak, pangkal paha, serta dada bagian atas.

Pada kulit kepala, penyakit ini menyebabkan kulit berwarna merah, berketombe, dan bersisik.

Dermatitis Seboroik 2
Dermatitis Seboroik adalah penyakit kulit yang umumnya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang berminyak, seperti punggung, wajah, dahi, ketiak, pangkal paha, serta dada bagian atas

Baca: Dermatitis Atopik

  • Gejala


Beberapa gejala dermatitis seboroik, antara lain:

  • Kulit terasa gatal atau seperti terbakar.
  • Kulit kepala berwarna merah dan berketombe.
  • Kelupasan kulit atau ketombe yang terjadi di kumis, jenggot, atau alis.
  • Kelopak mata berkerak atau berwarna kemerahan (blefaritis).
  • Kulit bersisik berwarna putih atau kuning, yang terjadi di area kulit yang berminyak selain kulit kepala, seperti wajah, ketiak, telinga, dan dada.

Baca: Dermatitis Numularis

  • Penyebab


Hingga saat ini, penyebab pasti dermatitis seboroik masih belum diketahui.

Namun, penyakit ini diduga berkaitan dengan jamur Malassezia furfur dan peradangan yang terkait dengan psoriasis.

Ilustrasi gatal di rambut
Ilustrasi gatal di rambut (kontan.co.id)

  • Pengobatan


Beberapa hal yang dianjurkan dokter untuk mengatasi dermatitis seboroik, antara lain:

  • Mengoleskan kulit dengan krim khusus sebanyak 1-2 kali dalam sehari yang berfungsi untuk melawan bakteri .
  • Menggunakan sampo antijamur sebanyak 2-3 kali seminggu.
  • Losion atau krim  yang menekan sistem kekebalan tubuh.
  • Terapi sinar.
  • Kepala bayi dengan cradle cap dapat dibersihkan setiap hari menggunakan sampo bayi, setelah itu bersihkan sisa-sisa kelupasan kulit menggunakan sikat halus.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dermatitis seboroik, antara lain:

  • Hindari rangsangan gesekan, terutama ketika menggunakan sabun dan handuk.
  • Hindari menggunakan sabun yang beraroma menyengat karena diduga mengandung alkohol.
  • Gunakan jenis sabun yang memiliki kadar minyak tinggi.
  • Batasi makanan yang dapat memicu rasa gatal, seperti makanan yang kaya protein.
  • Mandi dengan air hangat dengan suhu yang cenderung ke dingin.
  • Hindari menggosok kulit menggunakan alkohol.
  • Hindari kontak atau sentuhan langsung dengan benda atau objek yang dapat menyebabkan alergi.
  • Gunakan krim pelembap sesering mungkin.
  • Atasi gatal dengan menghindari garukan untuk menghindari eksema dan infeksi sekunder.

Pada anak-anak, dapat dilakukan:

  • Alihkan perhatian anak ketika hendak menggaruk
  • Hindari kondisi yang terlalu hangat atau panas.
  • Kenakan sarung tangan pada anak ketika tidur.
  • Jaga kuku anak dalam kondisi selalu pendek.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Penyakit Dermatitis Seboroik
Gejala Penyakit kulit yang umumnya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang berminyak
Penyebab Jamur Malassezia furfur
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved