TRIBUNNEWSWIKI.COM - Timnas Indonesia U-19 sedang dalam agenda pemusatan latihan atau Training Center (TC) di Kroasia selama September ini.
Selama menjalani TC, skuad Timnas Indonesia U-19 digembleng dari segi fisik, teknik dan taktik dibawah supervisi langsung pelatih Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia U-19 sendiri sudah menjalani beberapa laga uji coba dan hasilnya memang belum begitu memuaskan karena hanya menang sekali.
Meski secara taktik dan teknik belum terlihat optimal, salah satu yang menjadi sorotan dari Timnas Indonesia U-19 adalah fisik pemain, terutama stamina mulai ada sedikit peningkatan.
Setidaknya, pemusatan latihan ini menjadi ajang menyiapkan secara serius Timnas Indonesia U-19 untuk ajang Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021 mendatang.
Di sana, Timnas Indonesia U-19 telah menjalani beberapa laga uji coba demi mempersiapkan tim yang akan menjalani kompetisi Piala Asia dan juga Piala Dunia.
Timnas Indonesia U-19 setidaknya akan kembali menjalani dua laga lagi di Kroasia, sebelum bertolak ke Turki.
David Maulana cs akan menjajal kekuatan Bosnia Herzegovina dan Dinamo Zagreb yang akan berlangsung pada 25 dan 28 September 2020 nanti.
Fisik menjadi salah satu perhatian serius dari Shin Tae-yong dan jajarang staf pelatihnya ketika pertama kali menangani Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong pun sejak sedari awal ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia, masalah fisik dan stamina merupakan salah satu hal terjelek dari aspek para pemain di skuad Garuda.
Baca: Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Bosnia: Meski Ada Peningkatan, Shin Tae-yong Masih Keluhkan Hal Ini
Baca: Dibanding Luis Milla, Polesan Shin Tae-yong Dinilai Lebih Cocok bagi Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Demi menjaga kesehatan Timnas Indonesia U-19 dalam menjalani setiap agenda di sana, pelatih fisik Indonesia, Lee Jae-hong mengatur pola makan para pemain agar mendapatkan energi dan gizi yang baik.
Asupan makanan yang baik dan bergizi tentu akan membuat energi, power dan stamina para pemain Timnas Indonesia U-19 meningkat dan lebih bugar, selain pola latihan yang keras dan disiplin.
Pola latihan yang keras dan disiplin memang menjadi gaya Shin Tae-yong dan bahkan beberapa pemain pingsan akan hal ini.
"Pola makan harus dijaga agar pemain terus dalam kondisi bugar dan fit."
"Dengan menu latihan yang bervariasi apalagi intensitas pemain harus tahu apa saja yang harus dimakan dengan pengawasan dari kami. Seperti asupan karbohidrat, protein, sayuran dan lain-lain," ucapnya seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (23/9/2020).
Lee menjelaskan makanan apa saja yang dibutuhkan para pemain.
Salah satunya yaitu sayur yang wajib selalu ada di setiap sesi makan.
"Untuk makanan, menu wajib yakni sayur, daging, ikan, salad, buah, susu, serta roti."
"Semua saya cek termasuk saat pemain mengambil takaran porsi makanan," jelasnya.
Adapula makanan yang tidak diperbolehkan untuk para pemain demi menjaga gizi mereka.
Menurutnya, makanan yang tidak diperbolehkan yaitu yang dalam proses pembuatannya di goreng (minyak) serta berasa pedas.
Baca: Pacu Semangat Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong Sebut di Korsel Latihan Tak Berhenti Hingga Mati
"Kami tidak membolehkan menu makanan yang banyak digoreng dan pedas tentunya."
"Pemain harus banyak minum air putih dan buah."
"Selain itu, pemain juga dicek berat badan setiap harinya dan cek in body tes seperti masa otot, lemak dan lain-lain," ujarnya, dikutip dari laman Bolasport.com berjudul Ketatnya Pola Makan Pemain Timnas U-19 Indonesia Saat Ini
Hal menggelitik dari pola makan ketat ini adalah diketahui bahwa sebagian besar pemain Timnas Indonesia atau sebagian besar pesepak bola di Indonesia masih belum menjaga diet mereka.
Beberapa waktu lalu, netizen Indonesia dibuat terpana dengan kelakukan beberapa pemain kaliber Timnas Indonesia dan bermain di klub-klub papan atas Liga 1 namun hidup dengan pola makan tak teratur, tidak selayaknya atlet profesional.
Jadwal Timnas Indoensia
Timnas Indonesia U-19 sendiri masih memiliki beberapa jadwal laga uji coba di Kroasia.
Akhir pekan ini, Timnas Indonesia U-19 akan menjajal Timnas Bosnia dan Herzegovina.
Laga antara Timnas Indonesia U-19 vs Bosnia akan digelar pada Jumat (25/9/2020) pukul 21.00 WIB.
Sebelum menjajal Bosnia, skuad Garuda Muda sudah menjalani lima pertandingan uji coba dengan melawan Bulgaria, Kroasia, Arab Saudi, dan bertemu Qatar dua kali.
Setelah menjalani lima pertandingan uji coba, pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, mengakui bahwa permainan anak-anaknya sudah semakin membaik.
Kendati demikian, Shin Tae-yong mengungkapkan masih ada PR bagi Timnas Indonesia U-19, dalam hal ini adalah kekuatan atau power para pemain.
Baca: Isu Naturalisasi Pemain Brasil di Timnas Indonesia, Forum Suporter Sebut PSSI Selalu Buat Kegaduhan
Baca: Istimewa, Teknik Lemparan Jauh Bek Timnas Indonesia U-19 Ini Mirip Pemain Legendaris Liga Inggris
"Secara keseluruhan pemain semakin membaik," kata Shin Tae-yong mengutip dari Youtube PSSI, Selasa (22/9/2020).
"Dari evaluasi laga ini, masalah masih terlihat di power pemain."
"Power pemain sangat kurang. Namun, untuk stamina saat ini semakin membaik."
"Karena power pemain kurang, kita akan adakan program penguatan pemain."
"Jadi, saat menghadapi lawan dengan postur tubuh tinggi dan kekar, kita bisa melawan mereka dengan baik," tutur Shin Tae-yong.
Adapun, dari lima laga uji coba sebelumnya, Timnas Indonesia U-19 mencatatkan satu kali menang, dua kali seri, dan dua kekalahan.
Dua kekalahan dialami Timnas Indonesia U-19 saat bersua Bulgaria (0-3) dan Kroasia (1-7).
Namun, Timnas Indonesia U-19 bisa menunjukkan peningkatan saat bersua Arab Saudi.
Timnas Indonesia U-19 mampu menahan imbang Arab Saudi dengan skor akhir 3-3, meski sempat tertinggl 0-3 pada babak pertama.
Sementara, satu kemenangan diraih Garuda Muda kala bertemu Qatar pada (17/9/2020).
Dua gol dari Brylian Aldama dan Mochammad Supriadi mampu membawa Timnas Indonesia U-19 menang 2-1.
Akan tetapi, kemenangan itu gagal terulang saat pertandingan kedua melawan Qatar yang berlangsung Minggu (20/9/2020).
Baca: Shin Tae-yong Sorot 2 Evaluasi Penting Timnas Indonesia U-19 Pasca Babak Belur di Turnamen Uji Coba
Timnas Indonesia U-19 harus puas mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang 1-1.
Timnas Indonesia U-19 masih menyisakan dua pertandingan uji coba lagi.
Setelah Bosnia dan Herzegovina, Timnas Indonesia U-19 kemudian akan bersua Dinamo Zagreb pada Senin (28/9/2020).
Mengutip dari Kompas.com, berikut jadwal laga uji coba Timnas Indonesia U-19:
Jumat (25/9/2020) - Timnas Indonesia U-19 vs Bosnia dan Herzegovina
Senin (28/9/2020) - Timnas Indonesia U-19 vs Dinamo Zagreb