Klinik Aborsi Raup Untung Sampai Rp10 Miliar, Bunuh Janin dan Masukkan Mayatnya dalam Septic Tank

Klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat, digerebek polisi. Masukan janin ke septic tank dan raup untung hingga Rp10 miliar


zoom-inlihat foto
konferensi-pers-pengungkapan-kasus-praktik-aborsi-ilegal.jpg
TribuTribunJakarta.com/Annas Furqon
Konferensi pers pengungkapan kasus praktik aborsi ilegal di Polda Metro Jaya, Selasa (18/8/2020).


Kemudian juga ada 1 unit alat sterilisasi, 1 set tabung oksigen, 1 buah nampan Stainles, 1 buah nampan besi, dan 1 kain selimut warna putih garis-garis yang ikut diamankan oleh polisi.

Barang bukti selanjutnya ada 1 bungkus obat antibiotik Amoxicillin, 1 strip obat anti nyeri Mefinal, 1 strip Vitamin Etabion dan 2 buah buku pendaftaran.

Untuk semua tersangka dijerat Pasal 346 KUHP dan atau Pasal 348 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 194 Jo pasal 75 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Ancamannya maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 1 milliar.

Keuntungan dibagi rata

Dalam keterangannya, Yusri menjelaskan, keuntungan yang diperoleh dari pekerjaan pembunuhan janin tersebut dibagi dengan porsi 40 persen untuk dokter berinisial DK.

Sementara itu, sisa keuntungannya dibagi ke 8 orang lainnya.

"Pembagian dokter dapat bagiannya 40 persen, kemudian nanti ada agentnya sendiri, kemudian ada juga untuk pegawainya. Pegawainya dibayar Rp 250 ribu sehari," ungkap Yusri.

"Kalau kita hitung rata-rata setiap hari dia bisa menerima 5-6 pasien dengan keuntungan sehari Rp 10 juta," imbuh Yusri.

Jaring pasien lewat website

Kombes pol Yusri Yunus menjelaskan, klinik tersebut menjaring para pasien melalui website mereka klinikaborsiresmi.com.

"Bagaimana cara mereka menarik pasien? Itu melalui website. Ada 1 website, website itu adalah klinikaborsiresmi.com. Nanti kita koordinasi dengan Kominfo, juga nanti dengan cyber untuk bisa patroli lagi. Karena ini sangat terbuka sekali di website tersebut," jelas Yusri.

Setelah itu, pihak klinik akan menghubungi pasien untuk datang ke klinik untuk melakukan aborsi usai membuat janji sebelumnya.

"Caranya akan diperiksa dulu pasien yang akan aborsi untuk memastikan berapa umur janinnya, seperti apa tindakan yang dilakukan dokter ini, ini akan dilakukan pemeriksaan awal. Kalau memang bisa diaborsi, akan dilakukan tindakan diaborsi," imbuh Yusri.

Yusri juga menambahkan, klinik aborsi itu diduga sudah beroperasi sejak 2017 silam.

Jumlah pasien yang sudah menggugurkan di klinik tersebut ada ribuan.

"Tahun 2002-2004, juga pernah buka klinik tersebut dan sempat tutup. Di tahun 2017 dia buka lagi sampai sekarang ini," tutup Yusri.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, SERAMBINEWS)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Buka Praktik Sejak 2017 Klinik Aborsi Untung Rp 10 Miliar, Sudah 32.760 Janin Dibuang ke Kloset











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved