Viral Pak Kades Kesurupan Saat Acara Tari Jaipongan, Nekat Rebut Keris Bikin Geger Para Tamu

Seorang kepala desa kesurupan saat acara tari Jaipongan, nekat naik panggung rebut keris penari


zoom-inlihat foto
kepala-desa-gantar-indramayu-saat-kesurupankompascomalwi.jpg
Kompas.com/ALWI
Kepala Desa Gantar, Indramayu, saat kesurupan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kejadian mencekam terjadi di Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Saat itu sedang ada acara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Dalam TMMD tersebut, rencananya akan dibangun sarana prasarana infrastruktur desa berupa jalan sepanjang 600 meter.

"Diharapkan nanti pembangunan bisa memberi manfaat masyarakat sebesar-besarnya. Apalagi untuk pemenuhan infrastruktur, dan fasilitas umum pedesaan," Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat.

Namun, keadaan yang semula riuh gembira berubah menjadi sebuah kepanikan.

Seroang kepala Desa Gantar yang bernama Manan kesurupan.

Baca: Viral Video Ulama Meninggal saat Ceramah, Jatuh Tak sadarkan Diri Usai Ucapkan Lailahaillallah

Baca: Video Viral Detik-detik Perampokan Mobil Berisi Emas, Pelaku Nekat Lakukan Saat Jalanan Ramai

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, tiba-tiba saja kepala desa ( kades) itu kesurupan di tengah cara yang sednag berlangsung tersebut.

Sebagai informasi, saat itu sedang menampilkan tari jaipong diiringi lagu "Wangsit Siliwangi."

Sontak saja, kejadian kades kesurupan itu membuat warga panik dan berteriak histeris.

Pak kades yang kesurupan ini mulai mengeluarkan bunti eraman.

Diketahui Kades Manan yang kesurupan tersebut bahkan naik ke panggung dan mengejar penari jaipong.

Kepala Desa Gantar, Indramayu, saat kesurupan.
Kepala Desa Gantar, Indramayu, saat kesurupan. (Kompas.com/ALWI)

Manan mencoba mengambil keris di belakang pinggul penari jaipong itu.

Namun, untung saja upaya kades kesurupan ini bisa dicegah oleh tamu undangan.

Menurut informasi, sata mengeluarkan bunyi eraman tersebut, gerakan-grarakan tak biasa juga dibuat oleh tangan Manan.

Pak kades yang kesurupan ini berusaha disadarkan oleh warga.

Untungnya, Manan kembali sadar seperti sebelumnya.

Kemudian setelah pak kades sadar dari kesurupan, acara TMMD kembali dilanjutkan.

Tari jaipong aseli Sunda
Tari jaipong aseli Sunda

TERPISAH, Viral Video Pengantin Wanita Kesurupan saat Resepsi Pernikahan, Keluarga Sebut Syarat Tradisi Kurang

Sebuah pernikahan di Desa Tambalalung, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah berubah menjadi menakutkan.

Acara sakral yang harusnya berbahagia tersebut tiba-tiba menjadi menegangkan.

Pasalnya, saat dilangsungkan resepsi, pengantin wanita tiba-tiba tak sadarkan diri dan mulai menangis.

Video yang memperlihatkan sang pengantin wanita menangis dan meraung-raung tersebut pun viral di media sosial.

Diketahui, pengantin wanita mengalami kesurupan karena diduga syarat tradisi kurang.

Peristiwa tak terduga tersebut terjadi pada Minggu, (13/9/2020).

Viralnya video pengantin kesurupan tersebut bermula dari seorang seorang warganet bernama Ongky.

Ia mengunggah peristiwa tersebut melalui Instagram @ongkyhidayat dan akun TikTok @ongkyhidayat_.

Seorang pengantin wanita di Desa Tambalalung Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah mendadak pingsan dan alami kesurupan di tengah acara resepsi pernikahan pada hari Minggu (13/9/2020).
Seorang pengantin wanita di Desa Tambalalung Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah mendadak pingsan dan alami kesurupan di tengah acara resepsi pernikahan pada hari Minggu (13/9/2020). (Instagram/Ongky Hidayat)

Dalam video yang beredar, tampak pasangan pengantin yang berasal dari Desa Tambalalung, Kalimantan Tengah, itu sedang bersanding di atas pelaminan.

Baik pengantin lelaki maupun wanita yang mengenakan busana adat pengantin semula hendak berdiri untuk melakukan pemotretan di atas pelaminan.

Baru saja berdiri, pengantin wanita langsung terjatuh dan kemudian pingsan.

Selanjutnya, video tersebut menampilkan kondisi pengantin wanita yang menangis merintih dalam kondisi mata terpejam.

Didampingi oleh pengantin pria dan orang lainnya, si mempelai wanita berbalut busana adat warna kuning itu terus mengerang seolah merasakan kesakitan.

Ia bahkan berkali-kali memanggil ibunya, sementara di sisi mempelai wanita itu terlihat warga lain berusaha mengobati si wanita.

Baca: Bosan Menunggu Mobilnya Mogok di Jalan, Wanita Ini Viral Bersihkan Tempat Sekitar

Diduga kekurangan syarat tradisi

Disebutkan, pengantin wanita tersebut kesurupan akibat kekurangan bumbu-bumbu yang menjadi tradisi di daerah mereka.

Dilansir dari Serambinews.com, penggunggah video bernama Ongky Hidayat membenarkan informasi bahwa peristiwa itu terjadi karena kekurangan syarat tradisi.

Disampaikan Ongky, peristiwa yang direkam olehnya itu terjadi pada saat acara resepsi pernikahan yang berlangsung di kediaman mempelai wanita.

"Terjadi saat acara resepsi, akad nikah hari Jum'at (11/9/2020)," kata Ongky, Senin (14/9/2020).

Ongky yang hadir sebagai keluarga, yakni sepupu dari mempelai pria mengaku merupakan penduduk asli Kabupaten Kapuas.

"Mempelai laki-laki orang Palangkaraya, sedangkan saya penduduk kabupaten asli dimana hajatan tersebut diselenggarakan," tutur Ongky.

Baca: Viral Penampakan Tokek Berukuran Hingga 1 Meter, Benarkah? LIPI Ungkap Fakta-Faktanya

Tradisi Pinduduk

Ongky memaparkan, di daerah asalnya terdapat sebuah tradisi yang oleh masyarakat sekitar dinamai dengan Pinduduk.

Oleh masyarakat di daerahnya, pinduduk dipercaya secara turun-temurun sebagai pelindung bagi pasangan pengantin dari serangan makhluk halus.

Hal itu, lanjutnya, menjadi syarat bagi pasangan pengantin di daerah tersebut sebelum mereka mengenakan pakaian adat dan bersanding di pelaminan.

"Pinduduk itu dipercaya oleh masyarakat dari turun temurun sebagai pelindung mempelai pengantin dari gangguan makhluk halus saat kedua mempelai bersanding dipelaminan," tambahnya.

Biasanya Tradisi Pinduduk dilaksanakan sebelum acara resepsi pernikahan.

Tapi itu tergantung dari masing-masing masyarakat.

"Biasanya diletakkan di pelaminan atau di kamar pengantin," lanjut Ongky.

Dalam kasus yang terjadi pada pengantin wanita, disampaikan oleh Ongky bahwa ada syarat (sesaji) pinduduk yang tidak dilengkapi.

"Kata keluarga aku sih syaratnya itu kurang belum lengkap, beras kuning tampung tawar lawan kopi pahit dan manis," tulis Ongky dalam video dan kolom keterangan postingannya.

Hal itulah membuat pengantin wanita berteriak, yang menandakan dia sudah dikuasai oleh makhluk halus.

Ongky melanjutkan, kondisi kerasukan pada umumnya terjadi pada mempelai wanita.

Menurutnya, itu dikarenakan wanita lebih rentan terkena gangguan makhluk halus jika syarat pinduduk tidak dilengkapi.

Sementara pengantin laki-laki dalam video yang merupakan sepupu Ongky, disebutkan bahwa sebelum acara, dia sudah mendapatkan ritual tampung tawar.

Sayang, ritual tersebut hanya sempat dilakukan terhadap mempelai lelaki saja.

Sedangkan untuk pengantin wanita, tradisi tersebut biasanya dilakukan oleh penata rias daerah yang menangani mereka.

Ongky menambahkan, kondisi pengantin wanita yang mengalami kerasukan kembali menjadi normal pada hari pelaksanaan resepsi itu juga.

Pasangan pengantin itu pun kembali bersanding di pelaminan, setelah mendapat bantuan dari para tetua adat daerah untuk menyadarkan pengantin wanita.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved