Setelah NU dan Muhammadiyah, Kini ILUNI UI Meminta Pilkada 2020 Ditunda dengan Pertimbangan Covid-19

Setelah NU dan Muhammadiyah, kini ILUNI UI ikut meminta pemerintah menunda pelaksanaan Pilkada 2020 serentak.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-pilkada-surat-suara.jpg
KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi Pilkada.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pilkada 2020 serentak di Indonesia sebentar lagi diselenggarakan.

Namun adanya Covid-19 membuat beberapa pihak menyerukan agar Pilkada 2020 untuk ditunda.

Berbagai macam aktivitas terkait Pilkada disebut memiliki potensi untuk mengundang kerumunan massa, mengingat dalam serangkaian proses dalam pemilihan umum seringkali membuat kerumunan orang.

Belum lagi penyelenggara, pengawas dan pesera Pilkada yang juga sangat berpotensi menularkan Covid-19 meski sudah menerapkan protokol kesehatan.

Setelah dua ormas besar Islam, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhamamdiyah menyerukan penundaan Pilkada 2020, kini giliran Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menyampaikan hal serupa

ILUNI UI mendesak Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri agar mempertimbangkan opsi penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di sejumlah daerah di Tanah Air.

Alasannya, memaksakan tetap menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19 karena kegiatan ini memicu pengerahan massa dalam jumlah banyak.

Ketua ILUNI UI Andre Rahadian menegaskan, penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2020 berpotensi meningkatkan penularan Covid 19. Dia menilai penyelenggara Pilkada Serentak 2020 harus lebih realistis melihat kondisi negara walaupun tetap optimis.

“Kita memang harus realistis dan melihat fakta bahwa penularan masih meningkat trennya."

"Selain itu, kondisi tidak berkumpul dalam proses pilkada ini hal yang sulit dihindarkan,” kata Andre dalam diskusi virtual Forum Diskusi Salemba ILUNI UI bertema Pilkada di Tengah Masa Pandemi: Siapkah Kita Melakukan Pesta Demokrasi? di Jakarta, Rabu (23/9/2020).











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved