UPDATE Vaksin Covid-19 di Seluruh Dunia, 9 Calon Vaksin Sudah Masuk Uji Klinis Tahap 3

Sebelum bisa diberikan kepada jutaan orang, vaksin harus diuji klinis dalam tiga tahap


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-19-gamaleya.jpg
HANDOUT / RUSSIAN DIRECT INVESTMENT FUND / AFP
Foto yang diambil pada 6 Agustus 2020 dan disediakan oleh Dana Investasi Langsung Rusia ini memperlihatkan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ada lebih dari 170 kelompok peneliti di seluruh dunia yang saat ini berlomba mengembangkan vaksin Covid-19 yang efektif dan aman.

Dikutip dari The Guardian, (18/9/2020), vaksin pada umumnya membutuhkan pengujian selama bertahun-tahun sebelum diproduksi besar-besaran.

Namun, para ilmuwan saat ini berharap dapat menemukan vaksin Covid-19 dalam waktu 12-18 bulan.

Vaksin merangsang sistem kekebalan untuk memunculkan antibodi pada tubuh manusia.

Sebelum diberikan kepada jutaan orang, vaksin harus sudah memenuhi standar keamanan dan efektivitas.

Ada beberapa tahapan atau fase dalam pengujian vaksin.

Baca: Ilmuwan Khawatir karena Perusahaan Vaksin Covid-19 Kurang Terbuka Mengenai Detail Keamanan Produknya

Kantor perusahaan farmasi dan biofarmasi Inggris-Swedia, AstraZeneca, di Macclesfield, Cheshire, Inggris, pada Selasa, 21 Juli 2020.
Kantor perusahaan farmasi dan biofarmasi Inggris-Swedia, AstraZeneca, di Macclesfield, Cheshire, Inggris, pada Selasa, 21 Juli 2020. (PAUL ELLIS / AFP)

Pada tahap uji praklinis, peneliti memberikan vaksin kepada hewan untuk mengetahui apakah vaksin itu bisa memicu respons sistem kekebalan.

Jika tahap praklinis berhasil, maka vaksin diuji klinis tahap 1.

Pada tahap 1, vaksin diberikan kepada sejumlah kecil orang untuk mengetahui apakah vaksin itu aman dan mempelajari lebih lanjut mengenai respons kekebalan yang muncul.

Apabila tahap 1 berhasil, vaksin diuji klinis tahap 2 kepada ratusan orang.

Pada tahap ini, peneliti akan mempelajari lebih banyak mengenai keamanan dan dosis tepat dari vaksin itu.

Baca: Selain Khawatir Monopoli Negara Kaya, WHO Sebut Kurangnya Dana Vaksin Covid-19 bagi Negara Miskin

Setelah berhasil melalui tahap 2, uji kinis diteruskan ke tahap 3 dan diberikan kepada ribuan orang.

Tahap akhir ini digunakan untuk mengonfirmasi keamnanan, termasuk melihat adanya efek samping yang jarang terjadi, dan efektivitasnya.

Seorang pria bermasker berjalan melewati markas perusahaan vaksin, Pfizer Inc., di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (22 Juli 2020). Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, sepakat menyuplai Pemerintah AS dengan 100 juta dosis vaksin Covid-19 dalam kesepakatan senilai $1,95 miliar.
Seorang pria bermasker berjalan melewati markas perusahaan vaksin, Pfizer Inc., di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (22 Juli 2020). Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, sepakat menyuplai Pemerintah AS dengan 100 juta dosis vaksin Covid-19 dalam kesepakatan senilai $1,95 miliar. (JEENAH MOON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Dalam tahap uji klinis akhir ini, ada juga yang diberi plasebo atau vaksin palsu atau materi yang bukan vaksin.

Apabila uji coba tahap 3 sukses, vaksin akan disetujui dan bisa segera diproduksi besar-besaran.

Hingga saat ini belum ada vaksin Covid-19 yang disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun, dari 170 vaksin yang dikembangkan di seluruh dunia, 9 di antaranya sudah masuk tahap uji klinis 3.

Baca: Tak Seratus Persen Sempurna, Ini Kelemahan Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac dari China

Indonesia juga menjadi salah satu tempat uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac dari China.

Berikut perusahaan/institusi pengembang vaksin Covid-19 yang sedang melakukan uji klinis tahap 3.

1. University of Oxford/AstraZeneca





ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved