Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar (selanjutnya disingkat UHN Denpasar) merupakan sebuah perguruan tinggi negeri di Denpasar, Bali.


zoom-inlihat foto
universitas-hindu-negeri-i-gusti-bagus-sugriwa-denpasar-64.jpg
https://uhnsugriwa.ac.id/arti-lambang/
Logo Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar (selanjutnya disingkat UHN Denpasar) merupakan sebuah perguruan tinggi negeri di Denpasar, Bali.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar (selanjutnya disingkat UHN Denpasar) merupakan sebuah perguruan tinggi negeri di Denpasar, Bali.

Universitas ini menyematkan nama I Gusti Bagus Sugriwa sebagai penghormatan atas jasanya memperjuangkan agama Hindu sebagai agama yang diakui oleh Pemerintah Indonesia.

UHN I Gusti Bagus Sugriwa merupakan alih status dari Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2020.

UHN Denpasar merupakan universitas Hindu pertama di Indonesia.

Baca: Universitas Hindu Indonesia (UNHI)

  • Sejarah


Embrio keberadaan Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar, atas perjuangan Dirjen Bimas Hindu dan Buddha baik pada masa kepemimpinan Bapak Drs. I Gusti Agung Gede Putra maupun Bapak I Ketut Pasek, yang didukung sepenuhnya oleh Gubernur Bali dan pejabat terkait di tingkat pusat dan daerah, maka pemerintah  c.q. Menteri Agama  mengeluarkan surat Keputusan No. 58 B tanggal 25 Mei 1993 tentang Pendirian Akademi Pendidikan Guru Agama Hindu Negeri (APGAHN) Denpasar, yang diresmikan oleh  Bapak Dr. dr. Tarmisi Taher. Untuk pertama kalinya APGAHN Denpasar membuka Program Studi Diploma 2 (D.2) dan Diploma 3 (D.3) Jurusan Pendidikan Agama Hindu.Berdirinya APGAHN Denpasar penyelenggaraannya menghadapi banyak kendala yang disebabkan karena berbagai keterbatasan.

Dalam rangka mengatasi kendala itu, upaya pembenahan dan peningkatan terus diupayakan, baik yang menyangkut pembenahan fasilitas pendukung proses belajar mengajar maupun yang menyangkut komponen-komponen pendidikan lainnya. Tugas pertama dari Direktur APGAH Negeri Denpasar pada waktu itu adalah merekrut tenaga pengajar  maupun tenaga administrasi  yang diambil dari mantan guru-guru agama dan karyawan PGAHN Denpasar yang telah dipindahkan menjadi Pegawai Kanwil Departemen Agama Propinsi Bali.

Pada tanggal 9 Desember 1994 terjadi pergantian direktur dari Drs. I Gede Sura kepada Drs. I Nyoman Warjana. Meskipun terjadi pergantian pejabat direktur, namun kebijakan dan program yang telah dicanangkan tetap dilanjutkan oleh Direktur yang kedua, terutama dalam hal pengadaan dosen biasa dan luar biasa serta mengusulkan adanya tenaga dosen tetap, memantapkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan fasilitas fisik  dan lain sebagainya.

Pada tanggal  21 Juni 1996, Bapak Drs. I Nyoman Warjana diganti oleh  Bapak Drs. I Gusti Made Ngurah sebagai Direktur yang ke tiga. Bapak  Drs. I Gusti Made Ngurah melanjutkan tugas Direktur APGAHN Denpasar dengan melakukan berbagai terobosan ke depan untuk memajukan APGAHN Denpasar. Salah satu di antaranya adalah mengusulkan peningkatan status APGAHN Denpasar menjadi Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri  Denpasar, yang perjuangannya telah dimulai sejak tanggal 20 September 1996. Perjuangan yang dilakukan tampaknya memperoleh dukungan penuh dari mantan Menteri BKKBN dan Kependudukan (Prof. Dr. Ida Bagus Oka), Dirjen Bimas Hindu dan  Buddha (Mayjen Ir. I Wayan Gunawan), Gubernur Bali  (Drs. I Dewa Made Beratha),  Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat dan para pejabat terkait  di tingkat Pusat dan Daerah  serta LSM Hindu.  Atas berbagai upaya yang telah dilakukan, maka pada tanggal 3 Maret 1999 keluarlah Keputusan Presiden  RI Nomor 20 Tahun 1999 tentang pendirian Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Denpasar yang ditandatangani oleh Presiden RI (Prof. Dr. BJ Habibie). Dalam Kepres RI tersebut Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Denpasar diperkenankan membuka empat jurusan, yaitu: Jurusan Pendidikan Agama Hindu, Penerangan Agama Hindu, Hukum Agama Hindu  dan Jurusan Filsafat Agama Hindu.Pada tanggal 10 April 1999 Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri  Denpasar diresmikan oleh Bapak Menteri Agama Prof. Drs. Malik Fajar, M.Sc.

Sekolah Tinggi Agama Hindu pada masa tersebut juga mengelola Program Magister dengan konsentrasi Brahma Widya (tahun 2001-2002) serta Program Studi Dharma Acarya/Pendidikan Agama Hindu, pengelola pertama PPs STAHN Denpasar adalah Bapak Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc (sebagai Ketua PPs STAHN Denpasar) dan Drs. Made Redana, M.Si (sebagai Sekretaris PPs STAHN Denpasar), dan keduanya merangkap sebagai Ketua dan Sekretaris Prodi Brahmawidya (Teologi Hindu). Pengelola PPS untuk pertama kalinya menemui banyak kendala terutama menyangkut dukungan internal dan ekternal kampus, sehinggga seringkali penyelenggaraan TUPOKSI PPs menghadapi tantangan material dan non material.

Meskipun beragam tantangan dan hambatan yang dihadapi stakeholder bertekad untuk membangun visi masa depan Program Pascasarjana, sebagai kristalisasi komitmen dan tanggungjawab terhadap peningkatan kualitas akademik dan profesional guru dan dosen, yang sepadan dengan tuntutan dan karakteristik zaman globalisasi.

Upaya peningkatan institusi terus dilakukan,maka pada tanggal 8 Nopember 2004 terbit peraturan Presiden No.1 Tahun 2004 tentang Perubahan STAHN Denpasar menjadi Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar, dan selanjutnya diresmikan pada tanggal  23 Maret 2005 di Bangli oleh Menteri Agama (Bapak HM. Basyuni).

Baca: Sekolah Tinggi Desain Bali (STD Bali)

  • Visi dan Misi


 VISI

Terdepan dalam Dharma, Widya dan Budaya

(Be The Best in Religion, Science and Culture)
 

MISI

Menghasilkan sarjana yang sujana

Arti Lambang

Logo Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
Logo Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar (https://uhnsugriwa.ac.id/arti-lambang/)

Berdasarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2015 Tentang Statuta Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Lambang Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar terdiri dari unsur-unsur yang memiliki makna sebagai berikut:

  • Gambar Dewi Saraswati mengandung makna sumber ilmu pengetahuan;
  • Gambar Padma Astadala mengandung makna kesucian mandala;
  • Gambar Padma Astadala yang membentuk lingkaran mengandung arti tanggal 8 (delapan) sebagai tanggal berdirinya IHDN Denpasar;
  • Gambar Trisula pada masing-masing dalanya mengandung makna Tri Dharma Perguruan Tinggi;
  • Gambar lingkaran pada dasar Padma mengandung makna berkembangnya umat Hindu dan penuh kedamaian dalam kesatuan pola berpikir;
  • Gambar butiran-butiran besar dalam lingkaran berjumlah sebelas mengandung makna bulan berdirinya IHDN Denpasar;
  • Gambar butiran-butiran kecil dalam lingkaran diantara butiran besar berjumlah empat mengandung makna angka terakhir dari 2004 tahun berdirinya IHDN Denpasar;
  • Gambar Genitri melambangkan konsentrasi dalam ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan;
  • Gambar Teratai melambangkan kesucian;
  • Gambar Wina/rebab melambangkan keindahan;
  • Gambar keropak/lontar melambangkan kitab suci Veda sumber ilmu pengetahuan;
  • Gambar Angsa mengandung makna ilmu pengetahuan memancarkan kebijaksanaan;
  • Gambar Merak mengandung makna ilmu pengetahuan memancarkan keindahan dan kewibawaan;
  • Warna kuning emas (gradasi kode #FFD&700) bermakna civitas akademika IHDN Denpasar mampu memberikan pencerahan ilmu pengetahuan kepada masyarakat;
  • Gambar air bermakna ilmu pengetahuan mengalir seperti air dalam perkembangan kehidupan

Baca: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI)

  • Program Studi


Fakultas Dharma Acarya:

  • Sarjana (S1) Pendidikan Agama Hindu
  • Sarjana (S1) Sastra Agama & Pendidikan Bahasa Bali
  • Sarjana (S1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar Hindu
  • Sarjana (S1) Pendidikan Anak Usia Dini Hindu
  • Sarjana (S1) Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Dharma Duta:

  • Sarjana (S1)Penerangan Hindu
  • Sarjana (S1) Komunikasi Hindu
  • Sarjana (S1) Industri Perjalanan
  • Sarjana (S1) Hukum Hindu

Fakultas Brahma Widya:

  • Sarjana (S1) Filsafat Agama Hindu
  • Sarjana (S1) Teologi Hindu
  • Sarjana (S1) Yoga & Kesehatan

  • Kontak


IHDN DENPASAR

Email: ihdndenpasar@kemenag.go.id

Telp. +62 361 226656

Alamat: Jl. Ratna No.51, Tonja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80236

Jl. Kenyeri No. 57 Denpasar

Telp. (0361) 232980

Jl. Nusantara Kubu Bangli Bali
Telp. (0366) 93788

(Tribunnewswiki.com/Ekarista)



Nama Kampus Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
Lokasi Jl. Ratna 51 Denpasar Bali
Google Map https://goo.gl/maps/KpwPGGg6mT4zXhrN8
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved