Hari Ini dalam Sejarah: Ilmuwan Belanda Antonie van Leeuwenhoek Melaporkan Keberadaan Bakteri

Antonie van Leeuwenhoek juga menjadi manusia pertama yang mengamati sel sperma manusia.


zoom-inlihat foto
antonie-van-leeuwenhoek.jpg
Wikimedia Commons
Potret Antonie van Leeuwenhoek, ilmuwan Belanda yang menemukan bakteri

Antonie van Leeuwenhoek juga menjadi manusia pertama yang mengamati sel sperma manusia.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ilmuwan Belanda, Antonie van Leeuwenhoek, melaporkan keberadaan bakteri pada 17 September 1683.

Dia melaporkannya kepada akademi pengetahuan Royal Society di London, Inggris, melalui surat yang ditulisnya.

Antonie van Leeuwenhoek mendeskripsikan "binatang sangat kecil" yang diamatinya menggunakan mikroskop berlensa tunggal.

Itu adalah deskripsi pertama mengenai bakteri dan dia juga menjadi orang pertama yang mengamati makhluk hidup berukuran sangat kecil itu.[1]

Ilmuwan itu juga menjadi manusia pertama yang bisa mengamati sel sperma manusia.

Berkat penemuannya di dunia mikroskopis, Antonie van Leeuwenhoek dianggap sebagai bapak mikrobiologi.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 16 September: Xerox 914 Diluncurkan, Mesin Fotokopi Kertas Pertama di Dunia

Mikroskop yang digunakan Leeuwenhoek
Mikroskop yang digunakan Leeuwenhoek (Wikimedia Commons)

  • Sekilas Leeuwenhoek


Antonie van Leeuwenhoek lahir di Delft, Belanda, pada 26 Agustus 1632.

Ketika ayahnya meninggal pada tahun 1648, Leeuwenhoek dikirim ke Belanda untuk magang di tempat pedagang kain.

Dia kembali ke Delft ketika berumur 20 tahun dan menjadi pedagang kain.

Leeuwenhoek menikah pada tahun 1654, dan kembali menikah tahun 1671 setelah istri pertamanya meninggal.

Dia menjadi bendahara para sheriff di London dan hidupnya makmur.

Waktu luang digunakannya untuk memenuhi hobinya, yakni mengasah lensa dan menggunakannya untuk mempelajari objek-objek kecil.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: William Huskisson Jadi Orang Pertama yang Tewas Karena Ditabrak Kereta Api

  • Menemukan kehidupan mikroskopis


Leeuwenhoek menggunakan mikroskop dengan lensa tunggal dan memiliki jarak fokus sangat pendek.

Meski studinya tidak memiliki organisasi penelitian ilmiah formal, pengamatannya sangat kuat dan penuh kehati-hatian.

Penelitian itu membuatnya menemukan penemuan yang sangat penting.

Pada tahun 1674, dia menjadi manusia pertama yang mengamati protozoa.

Beberapa tahun kemudian, Leeuwenhoek menemukan bakteri.

Makhluk hidup sangat kecil itu didapatkannya melalui berbagai sumber, seperti air hujam kolam, sumur, mulut manusia, dan isi perut.

Pada tahun 1677, dia mendeskripsikan sperma dari serangga, anjing, dan manusia.

Selain itu, dia bahkan mendeskripsikan sel darah merah dengan akurat.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Ramac 305, Komputer Pertama yang Gunakan Harddisk Diperkenalkan, Berat 1 Ton


Seorang teman mendekatkannya dengan akademi pengetahuan Royal Society di London.

Dia berkomunikasi dengan Royal Society menggunakan surat dari tahun 1674 hingga 1723.

Namun, kredibilitasnya diragukan oleh akademi itu setelah dia mengklaim menemukan organisme bersel satu.

Royal Society skeptis terhadap penemuan itu, tetapi dia meyakinkan akademi untuk mengonfirmasi penemuannya.

Tim Royal Society mengetesnya dan menerima pengamatannya.

Keanggotaannya di Royal Society diperpanjang pada tahun 1680.[5]

Pada 17 September 1683, dia menulis surat kepada Royal Socity mengenai pengamatannya mengenai plak di antara giginya.

Dia tidak hanya menggunakan plaknya sendiri, tetapi juga orang lain yang tidak pernah menyikat giginya.

Dalam suratnya, dia mendeskripsikan makhluk hidup kecil yang berenang dengan gesit di plak gigi.

Leeuwenhoek mengatakan jumlah makhluk itu sangat banyak.

Surat itu menjadi laporan pertama mengenai keberadaan bakteri hidup.[6]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Kapal Central America yang Membawa 14 Ton Emas Tenggelam di Samudra Atlantik

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Antonie van Leeuwenhoek melaporkan keberadaan bakteri
Pada 17 September 1683
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved