Abdominal Migrain

Sesuai dengan namanya, abdominal migrain atau migrain perut adalah kondisi nyeri pada perut.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-sakit-perut-1.jpg
Kompas.com
Abdominal migrain merupakan penyebab tersering dari nyeri perut kronik dan berulang pada anak

Sesuai dengan namanya, abdominal migrain atau migrain perut adalah kondisi nyeri pada perut.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Abdominal migrain bukanlah sakit kepala sebelah seperti yang umumnya diketahui.

Sesuai dengan namanya, abdominal migrain atau migrain perut adalah kondisi nyeri pada perut.

Sesuai dengan namanya, abdominal migrain atau migrain perut adalah kondisi nyeri pada perut
Sesuai dengan namanya, abdominal migrain atau migrain perut adalah kondisi nyeri pada perut (alodokter.com)

Abdominal migrain merupakan penyebab tersering dari nyeri perut kronik dan berulang pada anak, di mana anak perempuan lebih sering terkena dibandingkan anak laki-laki. 

Baca: Asbestosis

  • Gejala


Gejala pada abdominal migrain seringkali terjadi tiba-tiba dan berat, tanpa tanda-tanda sebelumnya.

Keluhan yang dialami pengidap abdominal migrain dapat berlangsung satu jam atau lebih, hingga beberapa hari. 

Abdominal migrain biasanya bersifat familial, anak yang mengalami penyakit ini biasanya memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat keluhan yang serupa
Abdominal migrain biasanya bersifat familial, anak yang mengalami penyakit ini biasanya memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat keluhan yang serupa (SRIPOKU.COM/ANTON)

Pengidap penyakit ini biasanya akan mengalami gejala berupa: 

  • Nyeri pada pertengahan perut atau di sekitar pusar.
  • Nyeri dapat terasa sedang hingga berat.
  • Biasanya nyerinya difus atau tidak dapat ditunjuk dengan pasti.
  • Nyeri dapat berulang dalam beberapa minggu atau beberapa bulan, dan biasanya ada pola gejala yang khas pada pengidap.
  • Mual dan mudah muntah.
  • Pucat.
  • Lemas dan tidak bertenaga.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Terdapat kantung hitam di bawah mata.

  • Penyebab


Penyebab terjadinya abdominal migrain hingga kini belum diketahui secara pasti.

Kemungkinan terkait dengan zat-zat kimia tubuh, yaitu histamin dan serotonin.

Selain itu, tampaknya beberapa jenis makanan, seperti cokelat, makanan yang mengandung monosodium glutamat (MSG), citrus, kafein, keju, minuman berkarbonasi, mengandung zat pewarna dan perasa, serta daging yang diproses dengan nitrit dapat memicu abdominal migrain pada beberapa orang.

Pemicu lainnya yang dapat menimbulkan abdominal migrain, antara lain cahaya yang sangat terang, kualitas tidur yang kurang baik, dalam perjalanan, puasa yang lama dan stressor di sekolah atau keluarga.

Baca: Hiperhidrosis

  • Pengobatan


Terapi umumnya diawali dengan terapi nonfarmakologi, seperti dengan penjelasan dan edukasi untuk mencegah pemicu, terapi perilaku/kebiasaan, dan modifikasi diet.

Terapi perilaku dapat dilakukan dengan psikoterapi, terapi perilaku kognitif khusus, hipnoterapi, terapi keluarga, dan yoga.

Beberapa modifikasi diet yang dapat dilakukan, seperti diet tinggi serat, konsumsi probiotik, diet bebas laktosa (pada pengidap dengan intoleransi laktosa).

Jika keluhan sulit diatasi, kemungkinan dokter akan memberikan terapi obat, antara lain dengan obat-obatan pereda nyeri dan terapi pencegahan terjadinya gejala, seperti dengan golongan beta bloker, 5-HT antagonis, kalsium-kanal bloker, atau 5-HT agonist dengan antihistamin. 

Pencegahan abdominal migrain dapat dilakukan dengan menghindari pemicu yang dapat berisiko menimbulkan keluhan penyakit ini.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Nama Penyakit Abdominal Migrain
Menyerang Perut
Faktor Risiko Biasanya bersifat familial
Usia 3—10 tahun


Sumber :


1. www.halodoc.com


Penulis: Putradi Pamungkas
Baca Juga




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved