Microsoft Sebut Peretas China Mata-matai Trump dan Biden, Tiongkok: Justru Kerajaan Hacker adalah AS

Dituding ingin memata-matai Donald Trump dan Joe Biden, China: tak tertarik pada Pilpres AS


zoom-inlihat foto
ilustrasi-hackerrrr.jpg
Pixabay
Ilustrasi Hacker


Dituding ingin memata-matai Donald Trump dan Joe Biden, China: tak tertarik pada Pilpres AS

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pihak China menampik tudingan Tiongkok soal hacker yang tengah berusaha memata-matai Donald Trump dan Joe Biden.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi, seperti diberitakan Kontan.

Wang Yi menyebut China tak pernah mencampuri urusan dalam negeri Amerika Serikat.

Protes juga disuarakan oleh Jubir Kemenlu China, Zhao Lijian.

Zhao mengatakan China tidak tertarik pada pemilihan AS dan tidak pernah ikut campur di dalamnya.

Ia bahkan menyebut bahwa Amerika adalah kerajaan para peretas dunia.

Microsoft Tuding Hacker China, Rusia, dan Iran

Ilustrasi peretas
Ilustrasi peretas (Pixabay/B_A)


Baca: Demi Kalahkan Joe Biden pada Pilpres 2020, Donald Trump Rela Jika Harus Gelontorkan Uang Pribadi

Diberitakan Kontan, Microsoft Corp melaporkan bahwa para hacker dari Rusia, China dan Iran saat ini tengah memata-matai orang-orang terdekat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Hal itu dikatakan Microsoft pada hari Kamis (10/9) seperti dilansir Reuters.

Laporan Microsoft itu muncul ketika Reuters sebelumnya mengungkapkan bahwa salah satu firma penasihat kampanye utama Biden telah diperingatkan oleh raksasa perangkat lunak itu bahwa mereka berada di garis bidik hackers Rusia yang sama, yang ikut campur dalam pemilihan AS pada 2016 lalu.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved