Mirip Sunda Empire, Paguyuban Tunggal Rahayu Garut Ubah Garuda Pancasila hingga Buat Uang Sendiri

Kini muncul ormas bernama Tunggal Rahayu yang berpusat di Garut, disebut mirip dengan Sunda Empire


zoom-inlihat foto
berkas-oganisasi-atau-paguyuban-kandang-wesi-tunggul-rahayu.jpg
KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG
Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Garut Wahyudidjaya menunjukan berkas oganisasi atau paguyuban Kandang Wesi Tunggul Rahayu, Selasa (07/09/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Setelah sekian lama, kini masyarakat dihebohkan dengan organisasi serupa Sunda Empire.

Kali ini giliran ormas di Kabupaten Garut yang menjadi sorotan publik.

Ormas yang menamakan diri Kandang Wesi Tunggal Rahayu itu diduga mengubah lambang negara untuk digunakan sebagai lambang paguyuban.

Bahkan mereka membuat 'mata uang' sendiri yang digunakan sebagai alat transaksi antaranggota.

Kronologi

Kepala Bakesbangpol Garut menunjukkan dokumen pengajuan izin Paguyuban Tunggal Rahayu yang berlogo burung Garuda, Jumat (4/9). Paguyuban Tunggal Rahayu disebut mirip dengan Sunda Empire dan telah merambah hingga Majalengka.
Kepala Bakesbangpol Garut menunjukkan dokumen pengajuan izin Paguyuban Tunggal Rahayu yang berlogo burung Garuda, Jumat (4/9). Paguyuban Tunggal Rahayu disebut mirip dengan Sunda Empire dan telah merambah hingga Majalengka. (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

Baca: Dua Wanita yang Mengaku sebagai Anak Pendiri Sunda Empire Pernah Ditahan di Malaysia, Ini Kasusnya

Terbongkarnya keberadaan ormas ini bermula saat mereka ingin mendaftarkan diti ke kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Garut.

Kepala Kesbangpolinmas Garut, Wahyudidjaya mengatakan, saat pengecekan berkas, mereka menggunakan lambang burung garuda yang telah diubah.

"Yang kita soal mengenai gambar garuda, karena ini sebagai lambang negara dan sudah diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2009 tentang lambang negara," kata Wahyu seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, persyaratan mereka pun dinilai tidak lengkap.

"Jangankan akta hukum dari KemenkumHAM atau mungkin surat keterangan terdaftar dari Kemendagri, akta notaris saja tidak punya," jelasnya.

Ubah lambang negara dan buat uang sendiri

Berkas organisasi kemasyarakatan (ormas) atau paguyuban Kandang Wesi Tunggul Rahayu. Organisasi ini dinilai mirip Sunda Empire.
Berkas organisasi kemasyarakatan (ormas) atau paguyuban Kandang Wesi Tunggul Rahayu. Organisasi ini dinilai mirip Sunda Empire. (Kompas/Ari Maulana)

Baca: Berbusana Mirip Rangga Sasana, Jenderal Sunda Empire Ini Klaim 25 Persen Penduduk Bumi Pengikut SE

Masih dikutip dari laman yang sama, pada berkas mereka terlihat lambang Burung Garuda dibuat menghadap ke depan, padahal seharusnya menghadap ke kanan.

Selain itu, di bagian kepala Burung Garuda juga ditambahi dengan mahkota.

Pada tulisan semboyan Bhineka Tunggal Ika juga diganti dengan 'Soenata Logawa'.

Tak hanya itu, mereka ternyata juga mengedarkan uang sendiri yang digunakan untuk transaksi antaranggota.

Uang itu terdiri dari pecahan 20.000, 10.000, 5.000 hingga 1.000.

"Pakai foto ketua Paguyuban Tunggal Rahayu, tapi kalau lihat desain, ini gambar Soekarno sebetulnya, tapi mukanya diedit jadi foto yang bersangkutan," kata Wahyu.

Sudah banyak pengikut hingga rekrut ustaz

Jumlah pengikut paguyuban ini masih diinventarisasi, namun berdasarkan sebarannya dari dokumen yang ada di Bakesbangpol Garut ada di empat kecamatan.

Paling dominan para pengikutnya tersebar di wilayah selatan Garut.





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved