"Kalau sampai ada orang rencana mau bunuh saya pun, justru dibawa ke tempat pulau, ke tempat itu enggak ada orang yang tahu, lebih gampang bunuh saya," tutur Ahok.
Baca: Veronica Tan Pernah Diterpa Isu Perselingkuhan, Pengusaha Ini Beberkan Sifat Asli Mantan Istri Ahok
Kemudian Ahok menjelaskan alasannya lebih memilih tinggal di rumah daripada diungsikan.
Menurut Ahok, jika ada orang yang berniat untuk membunuhnya, langkah mengungsi ke tempat lain akan lebih memudahkan si calon pelaku.
"(Jika di pulau) berita bisa enggak ada. Saya bilang sama mereka saya enggak mau pergi."
"Dia (aparat) bilang nanti bisa diserbu masuk ke dalam rumah."
"Ya itu kan tugas kalian (aparat) menjaga di depan, kalau kalian takut ya tinggalin aja saya bilang."
"Saya lebih baik mati di rumah satu keluarga, itu beritanya masih ada orang tahu terbunuh di rumah," ucap Komisaris Utama PT Pertamina itu.
Baca: Viral Video Harimau Terlihat Kurus dan Perutnya Kempis, Ini Penjelasan Pengelola Kebun Binatang
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan, saat itu yang terjadi adalah perang ideologi atau keyakinan, sehingga sulit mempercayai orang lain.
Oleh karena itu, Ahok lebih memilih tinggal di rumah.
"(Seandainya) rumah saya dibakar, dikeroyok, masih ada orang tahu."
"Kalau saya diungsikan naik helikopter ke pulau ke mana, kalau ada oknum yang bunuh saya, ini kan perang ideologi, soal keyakinan."
"Kalau soal keyakinan, kan susah mau pegang siapa," ucap Ahok.
-
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Tak Ingin Maju Jadi Calon Guberinur DKI Lagi, Ahok: Kuda yang Baik Tidak Makan Rumput di Belakangnya
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Warta Kota)