TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden AS Donald Trump akan melakukan segala cara demi menang dalam Pilpres AS 2020.
Diberitakan Reuters, bahkan Presiden ke-45 AS ini sudi menggelontorkan dana pribadi untuk keperluan Pilpres pada 3 November 2020 mendatang.
Politisi Partai Republik ini mengatakan pada wartawan, kampanye kali ini akan membutuhkan modal dua atau tiga kali lipat dari Pilpres 2016.
Tetapi, jika diperlukan, ia akan menggunakan uang pribadinya.
"Jika harus, saya akan melakukannya," kata Trump.
Tim Kampanye Trump berhasil mengumpulkan dana hingga 1,1 miliar USD hingga akhir Juli.
Baca: Kian Sengit, Kamala Haris Pojokkan Donald Trump Soal Vaksin: Saya Tidak Akan Percaya Dia
Namun lebih dari 800 juta USD sudah digunakan.
Tim belum mengumumkan perolehan dana untuk periode Agustus 2020.
Sementara Joe Biden berhasil mengumpulkan 364,5 juta USD pada bulan Agustus.
Meski demikian, Donald Trump tetap bertekad harus menang dalam gelaran Pilpres kali ini.
"Apa pun yang diperlukan. Kami harus menang. Ini pemilu terpenting dalam sejarah negara kita,” ujarnya.
Manajer Kampanye Trump, Bill Stepien, mengatakan akan memantau anggaran dengan cermat mulai sekarang.
Stepien mengatakan tim Trump sangat nyaman dan percaya diri soal keuangan.
Trump Ajak Pendukung 'Coblos' Dua Kali
Baca: Donald Trump: AS Siap Membantu Menyelesaikan Konflik Antara India dan China
Diberitakan sebelumnya, Trump sempat menjadi sorotan publik karena aksinya.
Donald Trump mendesak para pendukung untuk 'mencoblos' alias memberikan suara dua kali pada Pilpres AS 3 November mendatang.
Pertama melalui surat, dan kedua secara langsung.
Sontak hal ini menjadi kontroversi karena Presiden mendorong aksi kecurangan dalam Pilpres, seperti diberitakan Kontan, Jumat (4/9/2020).
"Biarkan mereka mengirimkannya dan biarkan mereka memilih," kata Trump dalam sebuah wawancara pada Rabu dengan WECT-TV di Wilmington, North Carolina. "Dan jika sistemnya sebaik yang mereka katakan, maka jelas mereka tidak akan dapat memilih secara langsung."
Baca: Serang Balik, Joe Biden Ingin Selamatkan Amerika Serikat dari Kekacauan yang Diciptakan Donald Trump