Kisah 5 Bakal Calon Kepala Daerah yang Terkena Covid-19, Terpaksa Mendaftar via Video Call

Karena teronfirmasi terjangkit Covid-19, mereka harus mengisolasi diri dan tidak bisa mendaftar langsung


zoom-inlihat foto
muhammad-fajri-klaten.jpg
Tribun Jateng
Bakal calon wakil bupati Klaten, Muhammad Fajri, saat mengikuti proses pendaftaran Pilkada Klaten 2020 secara virtual, Sabtu (5/9/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beberapa bakal calon kepala daerah yang maju di Pilkada 2020, terkonfirmasi terjangkit Covid-19.

Mereka diketahui positif terkena Covid-19 setelah menjalani tes swab.

Tes swab menjadi satu di antara syarat untuk maju di Pilkada 2020.

Karena teronfirmasi terjangkit Covid-19, mereka harus mengisolasi diri dan tidak bisa mendaftar langsung.

Beberapa di antara mereka termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG)

Sebagai gantinya, mereka mendaftar melalui video call.

Baca: Pemerintah Akan Beri Dana Insentif bagi Daerah yang Berhasil Tekan Laju Penyebaran Covid-19

Berikut bakal calon kepala daerah di Indonesia yang postif terinfeksi virus corona baru.

1. Bupati Rokan Hilir

Bupati Rokan Hilir Suyatno dinyatakan positif Covid-19.

Padahal, Suyatno akan kembali terjun dalam Pilkada 2020 sebagai bakal calon petahana.





Halaman
1234






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved