TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia Berjalan Disiplin dan Keras, Ada Pemain yang Cedera dan Pingsan

Pola latihan keras dan manajemen yang disiplin dari Shin Tae-yong berfungsi untuk menggenjot fisik dan stamina skuad Timnas Indonesia U-19.


zoom-inlihat foto
shinnnnnnnttttt.jpg
Dokumen PSSI
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong (kanan) saat menggembleng timnya di Kroasia.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) di Kroasia dan menjalani turnamen ujicoba dengan beberapa negara pada bulan September 2020.

Shin Tae-yong dan rombongan Timnas Indonesia U-19 sebelumnya sudah menginjakkan kaki di Kroasia pada Minggu (30/8/2020).

Timnas Indonesia U-19 pun langsung digodok oleh Shin Tae-yong.

Latihan tiga kali sehari akan menjadi menu wajib bagi Brylian Aldama cs selama TC di negaranya Luka Modric tersebut.

Tak hanya soal pola latihan, Shin Tae-yong juga keras soal kedisplinan.

Sebelumnya dikabarkan bahwa ada 2 pemain Timnas Indonesia U-19 yang dicoret dan tidak berangkat ke Kroasia karena terlambat 10 menit latihan.

Kedua pemain timnas U-19 Indonesia yang ditendang yakni Serdy Ephyfano (Bhayangkara FC) dan Ahmad Afhridzal (Vamos Indonesia).

Serdy dan Rizal dicoret oleh Shin Tae-yong karena terlambat ikut berlatih bersama timnas U-19 Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2020).

Baca: Yakin Dipanggil PSSI, Bek Keturunan Wonosobo yang Main di Spanyol Ini Ingin Gabung Timnas Indonesia

Baca: Pernah Main Bareng Pilar Timnas Indonesia: Berikut Fakta Menarik Van de Beek, Pemain Baru Man United

Mengapa kedua pemain ini dicoret dan tidak ikut ke Kroasia, meski segala administrasi sudah siap membawa keduanya pergi ke Kroasia?

Mengutip dari pemberitaan Bolasport.com, ternyata Serdy dan Afhridzal masih tertidur pulas di saat para pemain timnas U-19 Indonesia sudah mulai bersiap berangkat ke Stadion Madya.

Serdy dan Rizal pun langsung menyusul rekan-rekannya itu, tetapi terlambat 10 menit.

Rombongan Timnas Indonesia U-19 berfoto ketika tiba di Kroasia, Minggu (30/8/2020) waktu setempat.
Rombongan Timnas Indonesia U-19 berfoto ketika tiba di Kroasia, Minggu (30/8/2020) waktu setempat. (Dokumen PSSI)

Keduanya dikabarkan langsung meminta maaf ke Shin Tae-yong karena terlambat akibat telat bangun.

Ketegasan dan disiplinnya Shin Tae-yong pun menjadi hal yang cukup baru bagi pemain Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia U-19 pun lebih difokuskan untuk peningkatan stamina, fisik dan berproses.

Latihan dengan bobot ringan hingga sedang dan berat sudah mulai dijalankan oleh Timnas Indonesia U-19 asuhan Shin Tae-yong.

Bahkan, dikabarkan ada pemain yang sampai cedera dan bahkan pingsan karena mengikuti pola latihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19.

"Latihan di Kroasia berjalan keras dan sampai ada pemain yang cedera dan pingsan saat digenjot fisiknya."

"Jadi kami harap masyarakat dan pendukung timnas Indonesia sabar terlebih dahulu bilamana nanti hasil uji coba kami tidak meraih kemenangan, " ucap Mochamad Iriawan mengutip dari laman resmi PSSI.

Peningkatan selama ditangani Shin Tae-yong

Sebentar lagi, publik Indonesia akan segera melihat seperti apa racikan Shin Tae-yong untuk Indonesia, meski baru di level U-19 karena tim senior belum ada laga dalam waktu dekat.

Ajang yang dimaksud adalah Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan. dimana Timnas Indonesia U-19 akan berlaga.

Seperti apa gambaran bermain dari tim yang diracik Shin Tae-yong memang masih belum ditebak secara pasti.

Baca: Gagal ke Kroasia, 1 Kiper Timnas Indonesia U-19 Cedera: Diduga Akibat Buruknya Komunikasi Dokter Tim

Baca: Jalani TC di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 Akan Hadapi 6 Negara dan 1 Klub Langganan Liga Champions

Hanya saja, yang menjadi persoalan pertama mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu ketika membesut Garuda Merah Putih adalah terkait kedisplinan.

 

Shin Tae-yong sendiri dikenal sebagai pelatih yang keras dan disiplin.

Selama ditangani Shin, Ternyata sudah ada tiga peningkatan yang terjadi dalam skuat timnas U-19 Indonesia.

Peningkatan itu diakui oleh Shin Tae-yong selepas para pemain timnas U-19 Indonesia menjalani pemusatan latihan di Jakarta.

Shin Tae-yong menempa timnas U-19 Indonesia dalam pemusatan latihan di Jakarta sejak 7 Agustus 2020 hingga 29 Agustus 2020.

Selama kurang lebih sebulan, Shin Tae-yong menggembleng timnas U-19 Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat.

Shin Tae-yong telah melakukan beberapa gebrakan dalam meracik kekuatan timnas U-19 Indonesia. 

Sesi latihan timnas U-19 Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat.
Sesi latihan timnas U-19 Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat. (Dokumen PSSI)

Mulai dari mencoret beberapa pemain hingga mendatangkan muka-muka baru dilakukan oleh Shin Tae-yong dalam tubuh timnas U-19 Indonesia.

Dari total 46 pemain timnas U-19 Indonesia yang awalnya diumumkan PSSI pada pemanggilan 21 Juli 2020, kini sekarang hanya tersisa 27 pilar.

Rencananya, 27 pesepak bola muda yang tersisa di skuat Garuda muda akan menjalani Training Camp (TC) di Kroasia.

Di Kroasia nanti, timnas U-19 Indonesia akan menjajal beberapa lawan yang tidak boleh diremehkan.

Lawan-lawan yang akan dihadapi timnas U-19 Indonesia tersebut yakni Kroasia, Bulgaria, dan Arab Saudi.

TC di Kroasia ini dimaksudkan sebagai salah satu langkah persiapan skuat Garuda muda jelang mengarungi turnamen terdekatnya yaitu Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada bulan Oktober 2020.

Baca: Cerita Ahmad Afhridzal, Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Didepak Shin Tae-yong Akibat Telat Bangun

Baca: Berlatih di Bawah Kedispilinan Shin Tae-yong, Skuat Timnas Indonesia U-19 Alami Tiga Peningkatan Ini

Walaupun, sekarang sedang ada isu kalau Piala Asia U-19 2020 bisa saja diundur pelaksanaannya.

Namun, hal tersebut tidak mengurungkan Shin Tae-yong untuk gencar menggodok timnas  U-19 Indonesia.

 

Lantas, apakah ada peningkatan yang dialami dalam skuat Garuda muda selama dilatih Shin Tae-yong ?

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, ternyata sudah memiliki jawaban untuk pertanyaan tersebut.

Menurut Iriawan, timnas U-19 Indonesia sudah mengalami tiga faktor peningkatan dibawah kepemimpinan Shin Tae-yong.

"Tadi malam kami sempat diskusi terakhir dengan Shin Tae-yong," kata Mochamad Iriawan melansir dari YouTube PSSI, 29 Agustus 2020 via Bolasport.com.

"Dia (Shin Tae-yong) menyampaikan kepada kami secara signifikan kalau mereka (timnas U-19 Indonesia) cukup bagus performance-nya,".

"Bagus performance-nya terutama yakni mental mereka (timnas U-19 Indonesia), fisik, dan teknik strategi sudah cukup membaik,".

"Sehingga, Shin Tae-yong menyampaikan signifikan sekali peningkatan perfomance dari para pemain timnas U-19 Indonesia,".

(Tribunnewswiki.com/Ris)





Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved