TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 6 telah ditutup pada Senin (31/8/2020) pukul 12.00 WIB kemarin.
Kuota peserta Kartu Prakerja gelombang 6 ini sebanyak 800 ribu peserta, sama seperti gelombang-gelombang peserta Kartu Prakerja sebelumnya.
Dengan telah ditutupnya pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 6, kini jumlah peserta Kartu Prakerja sudah mencapai 3,08 juta orang sejak gelombang 1 dibuka pada 11 April 2020 lalu.
Jumlah 3,08 peserta ternyata setara dengan 55 persen dari keseluruhan total kuota program Kartu Prakerja yang akan ditampung sebanyak 5,6 juta orang.
Setelah penutupan gelombang 6, ternyata diketahui bahwa pendaftar program Kartu Prakerja pada gelombang keenam ini melebihi kuota pelatihan yang tersedia.
"Sampai siang ini tercatat 1,76 juta orang yang mendaftar untuk gelombang 6," kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu pada Senin (31/8/2020), melansir dari Kompas.com.
"Kuota yang diterima adalah 800 ribu peserta pelatihan."
Ditanyakan mengenai pengumuman peserta pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 6 yang lolos, Louisa menyebutkan, dalam waktu 3 hari semenjak penutupan pendaftaran, diusahakan akan segera diumumkan mereka yang lolos.
Baca: Masih Ada Sisa Kuota 2,6 Juta Peserta, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 7 Diumumkan Minggu Ini
Baca: Pendaftaran Kartu Prakerja Bakal Dibuka 4 Gelombang Lagi, Gelombang 7 Diumumkan Pekan Depan
Pemerintah sendiri menargetkan total peserta program Kartu Prakerja secara keseluruhan berjumlah 5,6 juta peserta.
"Dari gelombang 1-6 sudah ada 3 juta penerima Kartu Prakerja."
"Jadi masih ada sisa kuota 2,6 juta lagi untuk gelombang-gelombang berikutnya," tutur Louisa.
Sementara itu, untuk pendaftar yang tidak lolos dalam proses pendaftaran gelombang 6 bisa kembali mencoba di gelombang berikutnya, yakni gelombang 7.
Untuk pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 7 akan dibuka pekan ini.
"Pengumuman pendaftaran gelombang 7 akan segera kami umumkan dalam pekan ini," ujar Louisa.
Namun demikian, pihaknya tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai waktu dan hari dari pembukaan pendaftaran gelombang 7 program Kartu Prakerja.
Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 20 triliun untuk program tersebut.
Namun demikian, Louisa masih enggan memberikan rincian mengenai realisasi insentif yang sudah dicairkan kepada peserta.
Sebab, hingga saat ini data insentif masih dalam proses konsolidasi.
"Untuk data insentif belum bisa saya sampaikan sekarang karena masih dalam tahap konsolidasi data. Setiap hari ada peserta yang menyelesaikan pelatihan pertamanya dan mendapat insentif pertamanya," ujar dia.
Baca: Bakal Diumumkan Minggu Ini, Simak Cara Cek Lolos atau Tidak Program Kartu Prakerja Gelombang 5
Baca: Jadwal Program Kartu Prakerja Gelombang 6 Segera Dibuka, Kuota 800 Ribu Orang, Begini Cara Daftarnya
Dari total anggaran pelaksanaan Rp 20 triliun, rinciannya sebesar Rp 5,6 triliun untuk biaya pelatihan, insentif sebesar Rp 13,45 triliun, dana survei Rp 840 miliar, PMO Rp 100 juta.
Program Kartu Prakerja sendiri sempat menuai kontroversi di awal pelaksanaan.
Hingga akhirnya, proses pendaftaran program sempat dihentikan sementara pada gelombang 3 dan kemudian gelombang 4 kembali dibuka pada 8 Agustus 2020 lalu.
Kuota peserta yang diambil pada gelombang 4 hingga 6 yang dibuka belakangan sebanyak 800.000 orang di setiap gelombang, setelah sebelumnya pada gelombang 1 hingga 3 jumlah peserta yang tersaring di kisaran 100.000 hingga 200.000 peserta.
Detail tentang Prakerja
Peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan mendapatkan bantuan atau insentif dengan total sebesar Rp 3,55 juta.
Besaran ini terdiri dari pagu pelatihan dan intensif.
Biaya pelatihan diberikan sebesar Rp 1 juta, di mana dana ini tidak bisa dicairkan karena digunakan untuk pelatihan yang diambil di platform pilihan.
Baca: Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 5 Ditutup pada 23 Agustus 2020, Kuota Hanya 800.000
Baca: Pemerintah Akan Buka Pendaftaran Peserta Kartu Prakerja Gelombang V pada 15 Agustus 2020
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan intensif sebesar Rp 600.000 per bulan, selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta.
Selain itu, setelah mengisi tiga survei yang disediakan, peserta akan mendapatkan Rp 50.000 per survei atau dengan total Rp 150.000.
Bagaimana dengan tahapan pendaftaran hingga berhasil menerima insentif program Kartu Prakerja?
Melansir informasi resmi dari Program Kartu Prakerja, berikut ini tahapan program yang harus dilalui peserta hingga sukses mendapatkan insentif.
1. Pendaftaran
Peserta dapat masuk ke situs prakerja.go.id.
Selanjutnya, membuat akun dengan data diri masing-masing.
Siapkan KTP dan gadget untuk melakukan foto KTP dan selfie dengan KTP untuk diunggah ke laman prakerja.go.id.
2. Seleksi
Setelah selesai mengisi biodata, peserta ldapat mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar untuk dapat bergabung ke gelombang pendaftaran.
Peserta dapat menunggu pengumuman hasilnya.
Kemudian peserta mendaftarkan gelombang yang tersedia.
Peserta lalu dipersilahkan menunggu hasil pengumuman seleksi dan verifikasi sesuai dengan lamanya waktu dari proses prakerja.
3. Pelatihan
Jika lolos, peserta dapat memilih pelatihan di mitra platform digital resmi.
Pelatihan ini dapat dibayar dengan Kartu Prakerja yang telah terisi saldo.
Jika belum lolos, peserta bisa mengikuti gelombang selanjutnya.
4. Mengikuti pelatihan
Setelah memilih pelatihan, peserta diminta menyelesaikannya hingga mendapatkan sertifikat elektronik.
5. Memberi ulasan dan rating
Kemudian, peserta dapat memberikan ulasan dan rating terhadap pelatihan yang diikuti.
6. Intensif
Setelah pelatihan diselesaikan, peserta akan mendapatkan intensif sebesar Rp 600.000 per bulan, selama empat bulan atau dengan total Rp 2,4 juta.
7. Intensif pasca survei kebekerjaan
Peserta mengisi tiga survei yang diberikan pasca pelatihan. Masing-masing survei akan diberikan intensif sebesar Rp 50.000 atau dengan total Rp 150.000.
(Tribunnewswiki.com/Ris)
Sebagian artikel tayang di Kompas.com berjudul Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 6 Ditutup, Kapan Pengumumannya?