Hal itulah yang membuat masyarakat menduga uang ini mengandung emas.
Kenyataannya, pemerintah menggunakan alumunium brown sebagai bahan pembuatan uang Rp 500.
Sifatnya yang tak mudah berubah warna membuat logam ini disangka sebagai emas.
3. Bahan untuk membuat uang logam di Indonesia
Pada umumnya, uang koin rupiah dibuat dengan bahan utama dari logam di antaranya alumunium, nikel, dan kuningan.
Namun, bahan yang paling sering digunakan adalah alumunium karena produksinya yang melimpah dan harganya cenderung lebih murah.
Baca: Viral Mahasiswa di Jakarta Bayar Uang Kuliah dengan Uang Koin Seberat 17 Kg, Sampai Ditolak 3 Bank
4. Uang logam keluaran Bank Indonesia ada yang benar-benar mengandung emas
Tidak perlu kecewa karena uang logam 500-an tidak ada emasnya.
Ternyata, Bank Indonesia pernah mengeluarkan uang koin yang mengandung logam mulia berharga fantastis itu lho.
Tapi, uang itu hanya dibuat sebagai koleksi Bank Indonesia saja.
Uang keluaran BI yang mengandung emas ini hanya dibuat dalam jumlah terbatas.
Uang logam dengan bahan emas memiliki beberapa seri, di antaranya seri 25 tahun Kemerdekaan RI, seri perjuangan angkatan 45, seri save the children, seri cagar alam, seri children of the world, seri 50 tahun kemerdekaan RI, dan seri 10 tahun pemimpin RI.
Bahkan uang-uang koin tersebut ada yang memiliki kandungan emas mencapai 99,99%.
Nominal yang tertera pun beragam mulai dari Rp 5000 sampai Rp 850000.
Apakah kamu termasuk yang pernah menggunakan uang logam Rp 500 tahun 1991 yang berwarna kuning emas?
Baca: Terpendam 1.100 Tahun, Ratusan Koin Emas Peninggalan Era Dinasti Abbasiyah Ditemukan di Israel
(TribunTravel/Rizky Tyas)(Tribunnewswiki/Al)
Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Benarkah Uang Logam 500 Rupiah Tahun 1991 Bahan Bakunya Mengandung Emas?