Pedagang Ini Nekat Lumuri Wajah dengan Air Liur Jenazah Covid-19 Sambil Ejek Dokter di RSBP Batam

Saat ini HL masih dalam proses karantina dan pengambilan swab setelah melumuri wajah dengan air liur jenazah Covid-19.


zoom-inlihat foto
china-laporkan-kluster-baru.jpg
Xinhua
Ilustrasi seorang pekerja medis mengambil swab di Shulan, provinsi Jilin - Pedagang di pasar membalurkan air liur jenazah Covid-19 ke wajahnya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang wanita nekat mengusap wajah dengan air liur jenazah Covid-19.

Kejadian ini diketahui terjadi di Batam, Kepulauan Riau.

Perempuan berinisial HL diketahui berprofesi sebagai pedagang di pasar Tradisional Toss 3000 Jodoh.

HL mengaku telah melumurkan air liur jenazah pasien Covid-19 ke wajahnya.

Namun, menurut Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi, aksi yang dilakukan HL belum bisa dipastikan.

Pasalnya, tidak ada sakis yang melihat ia melumurkan air liur jenazah Covid-19 ke wajahnya.

"Gaya dia saja, pengakuan dia saja. Mana berani dia, enggak ada orang yang lihat dia melumurkan air liur, orang seramai itu kejadiannya," ujar Didi.

Mengetahui hal tersebut, tim medis pun menjemput HL.

Namun ketika dijemput HL menolak hingga mencaci maki dan mengusir petugas.

"Karena dibujuk secara baik-baik tidak mau, akhirnya HL dibawa dengan paksa oleh Tim Gugus Tugas," kata Didi.

HL dibawa ke RSKI Covid-19 Pulau Galang untuk menjalani tes swab.

Baca: Perusahaan LG Jadi Kluster Baru Covid-19, 238 Karyawan Dikonfirmasi Positif

Baca: Cerita Penggali Makam Jenazah Covid-19 yang Kubur 1.500 Mayat: Kapan Ini Berakhir?

Tetapi setibanya ambulans di rumah sakit, HL menolak turun untuk menjalani pemeriksaan.

Petugas memaksa HL turun dan menjalani serangkaian pemeriksaan.

"Saat ini sedang proses karantina, pengambilan swab juga telah dilakukan," kata Didi.

Sementara itu, saat ini tim medis masih menunggu hasil swab HL.

HL akan dibawa ke Mapolresta Barelang untuk diproses apabila hasil swabnya negatif.

Tim gugus Tugas Covid-19 menyiagakan sebuah mobil ambulans untuk membawa kembali jasad pasien Covid-19 yang sebelumnya diambil paksa pihak keluarga, Jumat (26/6/2020). Upaya membawa kembali jenazah Covid-19 itu ikut dikawal ratusan anggota polisi di kawasan tersebut(KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)
Tim gugus Tugas Covid-19 menyiagakan sebuah mobil ambulans untuk membawa kembali jasad pasien Covid-19 yang sebelumnya diambil paksa pihak keluarga, Jumat (26/6/2020). Upaya membawa kembali jenazah Covid-19 itu ikut dikawal ratusan anggota polisi di kawasan tersebut(KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY) (KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)

Sebab, tindakan HL dinilai membahayakan orang lain.

Diberitakan sebelumnya, HL diduga sempat mengambil air liur jenazah pasien corona atas nama YHG (47) yang merupakan kasus 433 Batam.

HL kemudian mengusapkan air liur jenazah itu ke wajahnya, sambil mengejek salah satu dokter di RSBP Batam.

Tim Gugus Tugas Batam pun telah memburu beberapa warga yang kontak erat dengan HL, karena setengahnya diketahui terkonfirmasi positif.

Baca: Laju Pandemi Covid-19 Melambat di Seluruh Dunia, kecuali di Asia Tenggara dan Mediterania Timur

Baca: Optimis Hasilkan Vaksin Berlebih, Jokowi Bakal Jual Vaksin Covid-19 Merah Putih ke Negara Lain











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved