Kim Jong Un Beri Sebagian Wewenangnya pada Kim Yo Jong, Intelijen Korsel: Dia Ingin Hilangkan Stres

Kim Jong Un memberikan mandat kepada adiknya Kim Yo Jong untuk bertanggung jawab atas kebijakan Pyongyang terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan.


zoom-inlihat foto
kim-yo-jong-mendampingi-kim-jong-un.jpg
KCNA
Kim Yo-jong mendampingi kakaknya, Kim Jong-un, mengunjungi satu unit militer Korea Utara pada 2015. Badan Intelijen Korea selatan melaporkan bahwa Kim Jong Un memberikan mandat kepada adaiknya Kim Yo Jong untuk bertanggung jawab atas kebijakan Pyongyang terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan


Mereka harus membersihkan bagian-bagian negara setelah banjir mematikan di samping mencegah pandemi virus corona.

Ekonomi Korea Utara juga diyakini berada dalam kondisi yang buruk, sebagian karena ancaman pandemi Covid-19 yang terus berlanjut.

Baca: Tak Hanya Miliki 60 Bom Nuklir, Korea Utara Juga Pemilik Senjata Kimia Terbesar ke-3 di Dunia

Kantor berita yang dikelola pemerintah Korea Utara KCNA mengakui pada Kamis (20/8/2020), ketika dilaporkan bahwa Kim akan mengadakan pertemuan senior dengan para pemimpin tertinggi negara itu.

Laporan itu menyalahkan situasi ekonomi yang stagnan pada situasi internal dan eksternal yang parah dan berbagai tantangan tak terduga.

NIS Korea Selatan menekankan bahwa keputusan Kim untuk mendelegasikan beberapa tanggung jawab tidak terkait dengan informasi apa pun mengenai kesehatan Kim, rencana suksesi atau cengkeramannya pada kekuasaan.

Spekulasi tentang kesehatan Kim merajalela awal tahun ini setelah pemimpin Korea Utara menghilang beberapa kali dari mata publik, bahkan terkadang selama berminggu-minggu tanpa penjelasan resmi.

Kim juga dilaporkan memiliki gaya hidup yang sangat tidak sehat, dia kelebihan berat badan dan diduga sebagai perokok berat serta peminum.

Baca: Pejabat Korut Bayar Mahasiswa Rp 7,4 Juta Per Bulan untuk Jadi PSK, Kim Jong Un: Eksekusi!

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, berpidato pada Konferensi Nasional Veteran Perang yang keenam di Rumah Kebudayaan 25 April di Pyongyang, Korea Utara, Senin (27/7/2020). Kim mengatakan tidak akan ada perang lagi di negara itu karena senjata nuklirnya menjadi kemanan negara itu.
Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, berpidato pada Konferensi Nasional Veteran Perang yang keenam di Rumah Kebudayaan 25 April di Pyongyang, Korea Utara, Senin (27/7/2020). Kim mengatakan tidak akan ada perang lagi di negara itu karena senjata nuklirnya menjadi kemanan negara itu. (STR / KCNA VIA KNS / AFP)

Sementara Kim Yo Jong selama bertahun-tahun telah menjadi salah satu pembantu dan orang kepercayaan terpenting kakaknya.

Jadi, ketika isu tentang masalah kesehatan Kim Jong Un mncul, tentu saja membuat para ahli fokus pada Kim Yo Jong.

Beberapa ahli percaya bahwa profil Kim Yo Jong yang sedang naik daun telah menjadi bagian dari kampanye publisitas yang diatur dengan cermat oleh media pemerintah Korea Utara untuk menandakan bahwa dia sedang dipersiapkan untuk sesuatu.

Baca: Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 75 Republik Indonesia

Meskipun dia telah absen dari media pemerintah dalam beberapa pekan terakhir, bintang Kim terus meningkat tahun ini.

Kim Yo Jong juga diduga sebagai ‘otak’ dibalik keputusan Pyongyang untuk meledakkan sebuah kantor yang digunakan untuk dialog antara Korea Utara dan Selatan.

(Tribunnewswiki.com/Ami)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved