Kim Jong Un Beri Sebagian Wewenangnya pada Kim Yo Jong, Intelijen Korsel: Dia Ingin Hilangkan Stres

Kim Jong Un memberikan mandat kepada adiknya Kim Yo Jong untuk bertanggung jawab atas kebijakan Pyongyang terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan.


zoom-inlihat foto
kim-yo-jong-mendampingi-kim-jong-un.jpg
KCNA
Kim Yo-jong mendampingi kakaknya, Kim Jong-un, mengunjungi satu unit militer Korea Utara pada 2015. Badan Intelijen Korea selatan melaporkan bahwa Kim Jong Un memberikan mandat kepada adaiknya Kim Yo Jong untuk bertanggung jawab atas kebijakan Pyongyang terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dilaporkan telah memberikan sebagian wewenangnya untuk mengawasi urusan negara secara umum kepada adik perempuannya, Kim Yo Jong.

Menurut intelijen Korea Selatan, hal itu dilakukan untuk meringankan beban kerja Kim Jong Un.

Mengutip BBC News, Kim Yo Jong sekarang bertanggung jawab atas kebijakan Pyongyang terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan, di antara masalah kebijakan lainnya.

Keputusan Kim untuk mendelegasikan sebagian kekuasannya adalah untuk menghilangkan stres dari pemerintahannya dan menghindari kesalahan jika terjadi kegagalan kebijakan, menurut laporan Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan.

Dilansir oleh CNN, Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan mengatakan kepada anggota parlemen Korea Selatan bahwa keputusan Kim Jong Un untuk mentransfer lebih banyak kekuasaan kepada adik perempuannya semakin memperkuat argumen bahwa Kim Yo Jong sekarang adalah "pemimpin de facto nomor dua".

Meski begitu, Kim Jong Un masih merupakan otoritas tertinggi dan menjalankan "kekuasaan absolut", menurut kantor Perwakilan Kim Byung-kee, yang menghadiri pengarahan NIS.

Baca: Korea Utara Dilanda Banjir dan Kesulitan Ekonomi, Kim Jong Un Bakal Kumpulkan Anggota Partai Buruh

Kim Yo Jong bukan satu-satunya yang diberikan peningkatan wewenang, kata NIS.

Pejabat tingkat atas lainnya di pemerintahan Korea Utara dan Partai Buruh yang berkuasa telah mengambil tanggung jawab yang lebih besar sebagai bagian dari dorongan baru yang seharusnya untuk meringankan tekanan pada Kim Jong Un yang telah berkuasa selama hampir sembilan tahun.

(ILUSTRASI) Gambar file tak bertanggal ini dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 23 Juni 2019 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membaca surat pribadi dari Presiden AS Donald Trump di lokasi yang tidak diketahui. Kim Jong Un mengatakan hubungannya dengan Donald Trump seperti
Gambar file tak bertanggal ini dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 23 Juni 2019 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membaca surat pribadi dari Presiden AS Donald Trump di lokasi yang tidak diketahui. . (KCNA VIA KNS / AFP)

Hal ini juga berpotensi untuk melindungi Kim dari karena kesalahan atau ketidakmampuan pemerintah.

Rezim Kim menghadapi beberapa masalah sulit untuk diatasi selama musim panas ini.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved