Pengguna Mobil Pribadi di Aceh Tak Bisa Pakai BBM Subsidi Kecuali Tak Malu Dipasangi Stiker Ini

Kecuali Anda berani memakai stiker bertuliskan "KENDARAAN PENGGUNA PREMIUM BUKAN UNTUK MASYARAKAT YANG PURA-PURA TIDAK MAMPU"


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mobil-pribadi-di-pom-bensin-1.jpg
Unsplash - Alwin Kroon @alwinkroon
FOTO: Ilustrasi mobil pribadi di Pom Bensin


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bagi pengguna mobil pribadi, Anda dipastikan tidak dapat lagi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU se-Aceh, baik Premium maupun Solar.

Kecuali Anda berani memakai stiker bertuliskan "KENDARAAN PENGGUNA PREMIUM BUKAN UNTUK MASYARAKAT YANG PURA-PURA TIDAK MAMPU"

Sedangkan untuk kendaraan pribadi memakai Solar juga harus berani memakai stiker sejenis di bagian depan kaca mobil pribadi Anda.

Stiker ini bertuliskan "KENDARAAN PENGGUNA SOLAR SUBSIDI, BUKAN UNTUK PARA PENIMBUN YANG JAHAT"

Kebijakan ini ditandai penempelan stiker BBM berukuran 75 x 10 cm bertuliskan bacaan itu di kaca mobil angkutan umum (labi-labi) dan pikap L300 di SPBU Lamnyong, Banda Aceh, Rabu (19/8/2020).

Baca: Larangan Main Ponsel Saat Isi BBM di SPBU Karena Picu Kebakaran, Mitos atau Fakta? Ini Jawabannya

Asisten II HT Ahmad Dadek, Kadis ESDM Aceh, Mahdinur dan GM Pertamina Sumut Gede, foto bersama di depan angkutan labi labi yang sudah ditempel stiker premium, Rabu (19/8) di SPBU Lamnyong.
Asisten II HT Ahmad Dadek, Kadis ESDM Aceh, Mahdinur dan GM Pertamina Sumut Gede, foto bersama di depan angkutan labi labi yang sudah ditempel stiker premium, Rabu (19/8) di SPBU Lamnyong. (Serambi News / Herianto)

Kedua angkutan ini dinilai berhak mendapat BBM subsidi ini karena labi-labi sebagai angkutan umum dan pikap L300 dianggap berhak menerima BBM ini sebagai BBM penugasan.

Penempelan stiker ini dilakukan oleh Asisten II Setda Aceh, H T Ahmad Dadek, mewakili Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, bersama Kadis ESDM Aceh, Ir Mahdinur MT dan GM Pertamina Sumut, Gede.

Asisten II Setda Aceh, H T Ahmad Dadek, seusai acara ini kepada Serambinews.com mengatakan penempelan stiker ini sebagai tanda dimulainya sosialisasi program ini 19-25 Agustus 2020.

“Setelah masa sosialisasi penempelan stiker BBM subsidi dan BBM penugasan ini nanti berakhir pada 25 Agustus 2020, mobil yang tanpa stiker BBM subsidi (solar) dan BBM penugasan (premium) tidak lagi dilayani.

Baca: Promo Pertamina: Harga Pertalite Turun dari Rp 7.650 Menjadi Rp 6.450, Simak Syaratnya

Ya, tak lagi dilayani untuk pengisian BBM solar dan premium di SPBU di wilayah Aceh,” kata H T Ahmad Dadek.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Diperiksa KPK Selama 5 Jam,

    Selama 5 jam diperiksa, Anies dicecar penyidik KPK
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved