Suami di Aceh Tega Gantung Istri Muda di Bak Truk karena Minta Pisah Ranjang dan Terlilit Utang

Seorang suami di Aceh tega bunuh istri kemudian gantung di bak truk miliknya karena masalah utang dan minta pisah ranjang.


zoom-inlihat foto
gantung-diri3.jpg
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Suami Tega Gantung Istri Muda di Bak Truk karena Minta Pisah Ranjang dan Terlilit Utang


Arini menghubungi Uan pada Senin (10/8/2020) malam sekitar pukul 19.00 WIB atau sehari sebelum ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Pada malam itu, Uan bersama neneknya sedang menonton televisi di rumah.

Tiba-tiba masuk telepon dari ibunya yang tinggal di kampung Dusun Karang Anyar, Kampung Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

“Mama di sini nggak tahan, Mama pengen pulang, Mama di sini dipukuli dek,” ujar Uan, meniru ucapan ibunya melalui telepon.

“Saya hanya bilang ke mama, ya sudah ma, pulang ke sini. Tapi, saya tidak menanyakan lebih lanjut kapan mama pulang,” ujar Uan dengan mata berkaca-kaca saat ditanyai wartawan di RSUD Muyang Kute, Bener Meriah, Kamis (13/8/2020).

Baca: Remaja Bunuh Pacar Usai Berhubunan Badan, Jasadnya Dimasukkan Dalam Lemari TV, Sempat Ngaku ke Ibu

Menurut Uan, ia juga sering melihat status WhatsApp (WA) ibunya berisi kata-kata sedih seperti ada masalah.

“Saya sering melihat status WA mama, tapi tidak pernah bertanya soal status tersebut,” ungkapnya.

Uan juga mengungkapkan, ibunya tidak pernah pulang ke Medan dan terakhir kali bertemu dengan dirinya setahun lalu.

Menurut Uan, dirinya tahu berita duka itu setelah ditelepon oleh majikan tempat ibunya bekerja.

Setelah mendapat kabar tersebut, tambah Uan, ia bersama nenek, paman, dan anggota keluarga lainnya langsung berangkat ke Bener Meriah.

Baca: Suami Habisi Nyawa Sang Istri di Hadapan Tiga Anaknya, Bermula Karena Disuruh Membersihkan Kebun

Setelah tiba pada Kamis (13/8/2020) sekitar pukul 07.00 WIB, mereka langsung menuju ke RSUD Muyang Kute untuk menjemput jenazah ibunya.

“Jenazah mama akan dishalatkan di sini, setelah itu baru dibawa pulang ke Medan untuk dikebumikan,” kata Uan.

Uan menjelaskan, ibunya menikah dengan tersangka pada tahun 2018 lalu.

Ibunya, sambung Uan, pergi dari Medan pada tahun 2016 setelah ayah kandungnya meninggal dunia.

Menurut paman Uan, ia tidak setuju adiknya menikah dengan tersangka.

“Kami saat itu tidak setuju mereka menikah,” ujar paman Uan.

Uan Maharani dan anggota keluarga korban berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

(Serambinews.com/bud)(Tribunnewswiki/Al)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Istri Muda Ternyata Dihabisi Suami , Karena Utang dan Minta Pisah Ranjang





Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved