Kredit Macet di Tengah Pandemi Covid-19, Debt Collector Makin Dibutuhkan di China

Gelombang kredit macet memicu kekhawatiran di antara pemberi pinjaman, baik di perusahaan pembiayaan konsumen maupun bank


zoom-inlihat foto
ilustrasi-debt-collector.jpg
Tribunnews
Ilustrasi debt collector. Para penagih utang makin dibutuhkan di China.


Namun, XPCC secara bertahap telah berkembang menjadi perusahaan komersial utama.

XPCC saat ini adalah bisnis miliaran dolar dengan banyak anak perusahaan yang terdaftar dan mempunyai banyak sekali tenaga kerja.

Mayoritas tenaga kerjanya adalah etnis Han.

Produk domestik bruto (PDB) XPCC pada tahun 2013 mencapai $24 miliar, menyumbang lebih dari 17 persen total PDB Xinjiang.

(Tribunnewswiki/Tyo/Kontan/Tendi Mahadi)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul "Kredit macet membengkak karena corona, bisnis debt collector di China laris manis"





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved