TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menutup empat Puskesmas setelah 27 petugasnya dinyatakan positif Covid-19, Selasa (11/8/2020).
Sejumlah wilayah kesehatan masyarakat ini ditutup selama tiga hari ke depan.
Penutupan ini diambil setelah empat Puskesmas di Kota Bogor terinsikasi menjadi tempat penyebaran kasus positif Covid-19.
Empat Puskesmas yang ditutup sementara yaitu yaitu Puskesmas Gang Aut, Puskesmas Cipaku, Puskesmas Bogor Utara, dan Puskesmas Mekarwangi.
Dikutip dari Kompas.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor sebelumnya menemukan adanya kasus positif Covid-19 di lima puskesmas yang menginfeksi beberapa tenaga medis dan non-medis yang bkerja di fasilitas layanan kesehatan itu.
Baca: Hadi Pranoto Bakal Produksi 300 Juta Botol Obat Herbal Covid-19 Buatannya, Siapkan Dana Triliunan
Baca: Jadi Relawan, Driver Ojol Asal Bandung Ini Ceritakan Pengalamannya Disuntik Vaksin Covid-19
Setelah dilakukan tracking, terjadi penambahan kasis dengan total sebanyak delapan puskesmas yang terindikasi terpapar corona.
Dari delapan puskesmas tersebut, dilaporkan sebanyak 27 pegawai yang bekerja terkonfirmasi positif.
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, puluhan pegawai yang terpapar Covid-19 meliputi bidan, dokter umum, dokter internship (magang), pegawai farmasi, analis, petugas pendaftaran, sekuriti, bagian gizi, bagian promosi kesehatan, petugas administrasi, staf, hingga office boy.
“Dari hasil analisis, ada empat puskesmas yang tutup sementara yakni Puskesmas Gang Aut, Puskesmas Cipaku, Puskesmas Bogor Utara, dan Puskesmas Mekarwangi.
Sementara Puskemas Sindangbarang menutup layanan kesehatan ibu anak dan poned, dan Puskesmas Merdeka menutup layanan laboratorium,” ungkap Dedie, Selasa (11/8/2020).
Baca: Meninggal Akibat Covid-19, Video Pesan Wali Kota Banjar Baru Terkait Corona Viral di Media Sosial
Baca: Istri Prajurit TNI AD Positif Covid-19, Jenderal Andika Perkasa Langsung Perintahkan Pengawalan
Dedie menambahkan, saat ini semua pegawai yang terkonfirmasi positif sudah dirawat dan diisolasi.
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor juga sudah melakukan penelusuran kontak erat dan langsung melakukan tes usap kepada yang bersangkutan.
Selanjutnya, kata Dedie, pelayanan kesehatan terhadap empat Puskesmas yang ditutup itu dialihkan ke lokasi lain.
Layanan Puskesmas Gang Aut dialihkan ke Puskesmas Belong, Puskesmas Cipaku ke Puskesmas Bogor Selatan, Puskesmas Bogor Utara ke Puskesmas Tegal Gundil, dan Puskesmas Mekarwangi ke Kedung Badak.
Baca: Aksi Rebutan Jenazah Covid-19 di Kota Malang, Seorang Warga Paksa Buka Keranda dan Mencium Mayat
Baca: Liburan Berujung Petaka, Keluarga Guru SMP di Madiun Terpapar Covid-19, Suami Meninggal Dunia
Dedie mengungkapkan, temuan kasus Covid-19 di pusat kesehatan masyarakat ini merupakan hasil tes usap yang dilakukan secara masif kepada tenaga kesehatan maupun pegawai yang ada di lingkungan tersebut.
Dari 972 orang yang menjalani pemeriksaan tes usap pada Juli-Agustus 2020, hasilnya terdapat 27 orang dinyatakan terkonfirmasi positif.
Sementara 70 orang lainnya masih menunggu hasil tes swab.
"Sebanyak 16 orang berdomisili Kota Bogor dan 11 orang warga Kabupaten Bogor," sebutnya.
(Tribunnewswiki.com/SO/Kompas.com/ Ramdhan Triyadi Bempah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemkot Bogor Tutup 4 Puskesmas Usai 27 Pegawai Dinyatakan Positif Covid-19"