TRIBUNNEWSWIKI.COM – Gunung Piramid di Bondowoso, Jawa Timur kembali memakan korban.
Setalah hilangnya pendaki bernama Thoriq Rizki Maulidan, kini penajar bernama Multazam yang mendaki bersama teman-temanya ditemukan tewas di gunung Piramid.
Multazam, pelajar SMAN 1 Tangeran tewas terjatuh setelah hendak turun dari Puncak Piramid, Minggu (9/8/2020).
Gunung Piramid memang terkenal dengan medannya yang curam.
Berikut ini 5 fakta Gunung Piramid yang dikutip dari Kompas.com.
Baca: Hilang di Gunung Piramid Bondowoso, Jenazah Arik Multazam Akhirnya Ditemukan dalam Keadaan Telungkup
Baca: Gunung Piramid Bondowoso Makan Korban Lagi, Pelajar asal Tangerang Hilang Setelah Berfoto di Puncak
1. Punya punyak kemiringan ekstrem
Dikutip dari KompasTravel, Gunung Piramid merupakan bagian dri wilayah Gunung Argopuro.
Ketinggian Gunung Piramid hanya mencapai 1.521 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Dibandingkan dengan gunung lainnya di kawasan Gunung Argopuro, Gunung Piramid tidak terlalu tinggi.
Akan tetapi gunung ini memiliki kemiringan yang ekstrem.
Diperkirakan tingkat kemiringannya sekitar 90 derajat.
2. Punya sejumlah mitos
Gunung Piramid disebut demikian lantaran dari kejauhan gunung ini berbentuk segitiga seperti halnya piramida Mesir, sehingga nama Gunung Piramid disematkan.
Warga sekitar juga kerap mengingatkan kepada para pendaki Gunung Piramid untuk tidak mengambil apapun ketika mendaki Gunung Piramid terutama buah, karena konon jika mereka mengambil tidak akan kembali.
Sebelum sampai camping ground juga terdapat Batu Langgar, yang dinilai keramat oleh warga setempat.
Baca: Terungkap Penyebab Thoriq Meninggal di Gunung Piramid, Bukan karena Terpeleset
Baca: Kronologi Ditemukannya Jenazah Thoriq, Pendaki Gunung Piramid, Diduga Tergelincir Masuk Jurang
3. Tak dianjurkan bagi pendaki pemula
Meskipun ketinggian tak mencapai 2000 mdpl, gunung Piramid tak dianjurkan bagi pendaki pemula.
Sebab medan gunung ini sangat curam dengan kemiringan ekstrem.
Jalur yang harus dilewati merupakan jalur setapak dengan kultur trek bebatuan dan berpasir.
Admin @bondowosoexplorer sangat menyarankan jika ingin datang ke Gunung Piramid, maka sebaiknya menyewa jasa guide.
Ia juga menyarankan agar hanya pendaki yang sudah memiliki keahlian serta memiliki peralatan lengkap yang mendaki ke puncak.
Pertimbangannya karena medan yang ada cukup berbahaya.
Dari penuturannya, sejatinya sudah pernah ada upaya untuk komunikasi dengan pihak kelurahan dalam sebuah forum tidak resmi.
Komunikasi diharapkan menghasilkan persyaratan khusus bagi siapapun yang ingin mendaki ke Puncak Piramid, tetapi sayangnya belum ada keputusan.
4. Jalur pendakian curam dan butuh waktu lama
Dengan ketinggiannya yang sebetulnya tidak terlalu tinggi, namun mengingat medannya yang susah, membuat pendakian ke Gunung Piramid membutuhkan waktu yang lama.
Menurut admin @bondowosoexplorer waktu normal untuk sampai ke area camping ground berkisar 3 jam.
Sementara dari camping ground ke Puncak, waktu yang dibutuhkan sekitar 3-5 jam tergantung kemampuan.
Baca: Temukan Jenazah Diduga Thoriq di Jurang Gunung Piramid, Tim SAR akan Evakuasi pada Sabtu Pagi
Baca: Kabupaten Gunungkidul
5. Area berkemah hanya muat satu tenda
Camping ground gunung Piramid ini hanya muat untuk satu tenda saja.
Sementara jika melanjutkan ke Puncak Piramid, ukuran puncak sangatlah sempit.
Yaitu hanya berkisar 5 meter, sehingga sangat tidak mungkin untuk mendirikan tenda di sana.
(Tribunnewswiki.com/SO/Kompas.com/Nur Rohmi Aida)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Fakta Seputar Gunung Piramid, Tempat Hilangnya Thoriq"