TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang karyawan Dunkin' Donuts ditangkap setelah seorang Polisi Negara Bagian Illinois Amerika Serikat menemukan lendir dalam minumannya, Jumat (31/7/2020) waktu setempat.
Dia adalah Vincent Sessler, 25, yang dituduh meludahi kopi seorang polisi Chicago.
Dikutip dari CNN, sang polisi yang membuka tutup kopi tersebut menemukan lendir.
Polisi Negara Bagian Illinois itu menyebut insiden tersebut sebagai suatu hal yang keterlaluan, menjijikkan, menghina, dan berbahaya.
Awal mulanya, polisi yang berbasis di Chicago tersebut, membeli kopi hitam besar pada Kamis malam.
Baca: Penemuan Mayat Wanita Terikat di Kasur Apartemen Masih Menjadi Misteri, Polisi Temukan Ini
Baca: Pertama Kali, Polisi Hanya Terdiam Meski Pendemo Kritik Pemerintahan Raja Thailand Secara Terbuka
Kemudian ia melepas tutup kopi yang dipesannya untuk mendinginkan kopi tersebut.
Namun saat dia membuka penutup tersebut,ia menemukan sepotong lendir besar dan tebal yang kemudian dikonfirmasikan sebagai ludah yang mengambang di kopinya.
Vincent didakwa dengan perilaku tidak tertib, perilaku sembrono dan tak bermartabat seperti yang diterangkan oleh Kepolisian Negara Bagian Illinois.
Setelah kejadian menjijikan tersebut diselidiki, Sessler diberhentikan dari pekerjaannya.
Juru bicara Dunkin mengatakan, perilaku yang dilaporkan tidak sesuai dengan nilai-nilai dagang Dunkin' Donuts
"Jenis perilaku yang dilaporkan kepada kami tidak konsisten dengan nilai-nilai yang telah digaungkan pihaknya," kata juru bicara itu.
"Dunkin 'sangat menghargai petugas polisi yang bekerja tanpa lelah untuk menjaga komunitas kita aman, dan pemilik waralaba telah menghubungi petugas secara langsung untuk meminta maaf atas insiden itu." tambah dia.
Baca: Promo Senin, Dunkin Donuts Gratis 4 Donat & 1 Minuman, Starbucks Beli 1 Gratis 1, Ada Juga Promo KFC
Sementara itu, Direktur ISP Brendan F. Kelly mengatakan dalam sebuah pernyataan, apa yang dilakukan Vincent adalah hal yang menjijikan.
"Ini keterlaluan dan menjijikkan. Para pria dan wanita dari Kepolisian Negara Bagian Illinois mengorbankan hati dan jiwa mereka untuk melindungi kehidupan dan hak-hak semua orang di negara bagian ini setiap hari," kata Brendan.
"Mereka layak mendapatkan perlakuan yang menghina dan berbahaya ini. Untuk keselamatan mereka, petugas dan karyawan ISP akan dilarang menggurui lokasi ini." katanya mengimbuhkan.
Akibat ulahnya tersebut, Vincent Sessler ditahan di Distrik ke-8 Departemen Kepolisian Chicago dan penyelidikan sedang berlangsung.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)