TRIBUNNEWSWIKI.COM - Youtuber asal Palembang, Sumatera Selatan, Edo Putra akhirnya ditangkap polisi karena membuat video prank daging berisi sampah.
Edo diamankan oleh pihak kepolisian Satreskrim Polrestabes Palembang setelah video prank tersebut viral di media sosial.
Ia pun harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kantor polisi terkait video pranknya tersebut.
Setelah ditangkap, pihak keluarga Edo ungkap konten tersebut merupakan setting-an untuk kepentingan konten.
Bahkan, dua wanita yang ada di dalam video itu merupakan ibunda Edo dan orangtua temannya.
Berikut fakta-fakta prank daging isi sampah yang dilakukan oleh Youtube Edo dan temannya:
1. Viral di media sosial
Video milik Edo, Youtuber asal Palembang, akhirnya viral di berbagai media sosial.
Video berdurasi 11 menit 56 detik itu terlihat Edo bersama rekannya membagikan kantong plastik yang disebut daging kepada dua orang ibu.
Tampak kedua wanita tersebut gembira dan berterima kasih terhadap bingkisan yang diberikan.
"Senanglah dapat rezeki," ujar salah satu korban.
Baca: Akhir Kisah Dua Pria yang Videonya Viral Prank Daging Isi Sampah, Begini Nasibnya Sekarang
Setelah Edo pergi, ibu tersebut membuka bingkisan dan terkejut bahwa yang didapat bukan daging, melainkan sampah.
Edo kemudian kembali mendatangi dua korbannya dan meminta maaf.
Setelah itu, ia memberikan uang Rp 500.000 kepada korbannya.
2. Sebut video setting-an
Setelah tertangkap polisi, keluarga Edo, Makmun (38) yang juga seorang paman, mengatakan jika video tersebut dibuat sebagai setting-an.
Menurutnya, video tersebut dibuat Edo untuk keperluan konten dan tidak benar-benar dilakukan oleh ponakannya.
Baca: Video Viral Youtuber Edo Putra Dibekuk Polisi Usai Prank Beri Daging Isi Sampah, Korban Ibu Sendiri?
"Sebenarnya itu sudah di-setting. Kepentingannya cuma buat konten," kata Makmun, Minggu (2/8/2020).
Kata Makmun, dua korban prank sampah itu adalah ibu dan orangtua dari teman Edo.
"Itu ibunya dan yang satunya orangtua temannya," ungkapnya.
3. Pernah buat prank THR kosong
Masih dikatakan Makmun, sebelum membuat konten daging isi sampah, keponakannya pernah membuat video prank tunjangan hari raya (THR) kosong.
Pada video itu, kata Makmun, Edo memberikan amplop THR kosong kepada warga.
Pihak keluarga sempat menasihati terkait dengan itu.
"Waktu Idul Fitri juga begitu bikin video THR amplop kosong. Kami sudah nasihati, tapi diulangi lagi," ujarnya.
Kata Makmun, keponakannya menjadi YouTuber baru dua bulan.
"Baru sih, belum sampai dua bulan," kata Makmun dikutip dari Kompas TV.
Baca: Youtuber Prank Sembako Sampah Ferdian Paleka Bebas, Orang Tua dan Korban Berdamai
4. Ditangkap polisi
Setelah video prank miliknya viral di kanal YouTube-nya bernama Edo Putra Official, Edo kemudian pun ditangkap polisi.
Edo diamankan pihak kepolisian bersama dengan temannya yang juga membantunya dalam video prank daging tersebut.
"Sudah diamankan," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Setiyadji melalui pesan singkat, Minggu.
Kata Anom, ia belum memastikan motif dari pelaku membuat video tersebut karena saat ini Edo masih diperiksa.
"Besok baru akan disampaikan (rilis) lengkap semuanya," ujarnya.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Aji YK Putra)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Prank Daging Isi Sampah YouTuber Edo Putra, Keluarga Sebut Setting-an hingga Ditangkap Polisi"